10 Potret Alumni Puteri Indonesia Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih

2326
Qory-Sandioriva-Puteri-Indonesia-2009-Paskibra

Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Wali Kota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Merdeka). Anggotanya berasal dari pelajar SMA Sederajat kelas 1 atau 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus.

Selama waktu seleksi sampai 16 Agustus, seorang anggota calon Paskibraka dinamakan “CAPASKA” atau Calon Paskibraka. Pada waktu penugasan 17 Agustus, anggota dinamakan “PASKIBRAKA”, dan setelah 17 Agustus, dinamakan “PURNA PASKIBRAKA”. Tingkatan Paskibraka ada tiga yaitu: Paskibraka Nasional (bertugas di Istana Merdeka) Paskibraka Propinsi (bertugas di Pusat pemerintahan gubernur propinsi) Paskibraka Kota (bertugas di Pusat pemerintahan wali kota/kabupaten).

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat ibu kota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa yang bertugas.

Ketika Ibu kota dikembalikan ke Jakarta pada tahun 1950, Mutahar tidak lagi menangani pengibaran bendera pusaka. Pengibaran bendera pusaka pada setiap 17 Agustus di Istana Merdeka dilaksanakan oleh Rumah Tangga Kepresidenan sampai tahun 1966. Selama periode itu, para pengibar bendera diambil dari para pelajar dan mahasiswa yang ada di Jakarta. Tahun 1967, Husein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Soeharto, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, dia kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu: Pasukan 17 / pengiring (pemandu), Pasukan 8 / pembawa bendera (inti) dan Pasukan 45/pengawal.

Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan Paskibraka. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka. Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi.

Sebentar lagi kita akan menantikan detik-detik hari kemerdekaan Indonesia ke 75. Ternyata ada loh banyak alumni Puteri Indonesia yang menjadi Paskibra. Berikut 10 potret alumi Puteri Indonesia pasukan pengibar bendera pusaka sang merah putih.

1. Suci Khanisa Puteri Indonesia Sulawesi Tengah 2016
Suci Khanisa atau Uci adalah seorang pelatih atau biasa dibilang pengajar paskibra. Uci yang tomboy lebih suka pakai kemeja flannel dan sneakers dalam kesehariannya, mewakili Sulawesi Tengah di pemilihan Puteri Indonesia 2016.

Suci-Khanisa-Puteri-Indonesia-Sulawesi-Tengah-2016-Paskibra

2. Friska Juliana Puteri Indonesia Bengkulu 2013
Bripda Friska Juliana adalah Puteri Indonesia Bengkulu 2013 dan Top 10 Puteri Indonesia 2013, meski aktif sebagai Polwan di Mabes POLRI, Friska aktif di kegiatan seni dan pernah menjadi Paskibra Propinsi Bengkulu 2007.

Friska-Juliana-Puteri-Indonesia-Bengkulu-2013-Paskibra

3. Dewi Anggraeni Lamuda Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2014
Pada tahun 2010 Dewi pernah mewakili Sulawesi Selatan sebagai Purna Paskibra tingkat kota, setelah itu kariernya didunia pageants terus berlanjut dengan mengikuti Duta Wisata Luwu Utara 2012, Dara kab.Luwu Utara 2014, Dara Sulsel 2014 dan terpilih sebagai Puteri Indonesia Sulawesi Selatan 2014 dan kemudian ia mewakili Sulawesi Selatan di pemilihan Puteri Indonesia 2015.

Dewi-Anggraeni-Lamuda-Puteri-Indonesia-Sulawesi-Selatan-2014

4. Sydney Amanda Ramandita Puteri Indonesia DKI Jakarta 6 2014
Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia pernah menjadi anggota Paskibra tingkt propinsi DKI Jakarta 2007, setelah itu ia terus mengukir banyak prestasi. Meraih Juara Harapan 1 None Jakarta Pusat 2010 (seangkatan dengan Maria Selena Puteri Indonesia 2011 yang meraih Juara Favorit), Finalis Putra Putri Batik Nusantara 2011, Finalis Wajah Femina 2011 (seangkatan dengan Raisa, Finalis Puteri Indonesia 2014 asal Sumatera Barat).

Terlihat dalam beberapa foto tahun 2013 Sydney menjadi Paskibra memberikan karangan bunga dengan kedatangan Sultan Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah dan Putri Masako dari Jepang dalam sebuah acara nasional.

Sydney-Amanda-Ramandita-Puteri-Indonesia-DKI-Jakarta-6-2014-Paskibra

5. Putri Winda Sari Puteri Indonesia Sumatera Utara 2014
Presenter berita TVONE yang juga Puteri Indonesia Sumatera Utara 2014 dan pemenang pertama Wajah Femina 2015, Putri Winda Sari pernah menjadi pasukan pengibar bendera pada tahun 2010.

Putri-Winda-Sari-Puteri-Indonesia-Sumatera-Utara-2014-Paskibra

6. Ananda 1st Runner Up Puteri Indonesia 2006
Wanita kelahiran 3 Juni 1984 ini merupakan 1st Runner Up Puteri Indonesia 2006. Ananda yang pada saat itu mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pun dinonabatkan sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2006. Ananda yang pernah menjadi model video klip band legendaris Sheila On 7, menjadi MTV VJ Hunt people choice 2004 ini adalah Pembawa Baki Nasional Paskibra tahun 1999 di Istana Negara saat itu kehadiran mereka disambut hangat Presiden B.J Habibie.

Ananda-1st-Runner-Up-Puteri-Indonesia-2006-Paskibra

7. Sriana Sihombing Puteri Indonesia Kalimantan Tengah 2014
Sriana Sihombing Puteri Indonesia Kalimantan Tengah 2014 dan Puteri Indonesia Intelegensia 2014, membagikan ceritanya mengenai pertemuan dengan bapak Agustin Teras Narang.

“Pertama kali saat tahun 2009 dimana pada masa itu saya sebagai salah satu anggota Paskibra Provinsi Kalimantan Tengah. Kemudian berlanjut pada tahun 2010 dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia Regional Kalimantan. Hingga akhirnya hanya bisa membaca lewat koran dan televisi mengenai pendapat serta pandangan beliau. Dan pada Juni 2015 saya akhirnya tidak hanya bertemu, tapi berbincang-bincang dan saya dapat menjadikan bapak sebagai salah satu dari interview”.

Sriana-Sihombing-Puteri-Indonesia-Kalimantan-Tengah-2014-Paskibra

8. Marisa Sartika Maladewi Puteri Indonesia Lingkungan 2013
Wanita yang lahir pada tanggal 28 juni 1993 ini adalah Runner up Puteri Indonesia 2013. Marisa yang juga merupakan Puteri Indonesia Lingkungan 2013 ini merupakan perwakilan Indonesia diajang Miss International 2013. Ternyata Marisa pada saat menempuh pendidikan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan pernah menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Muara Enim 2009.

Marisa-Sartika-Maladewi-Puteri-Indonesia-Lingkungan-2013-Paskibra

9. Novia Indriani Maumaja 3rd runner up Puteri Indonesia 2013
Miss Grand International Indonesia 2013 yang juga merupakan 3rd Runner Up Puteri Indonesia 2013 ini juga merupakan Paskibra, saat itu Novia merupakan siswi kelas 3 IPA SMA Katolik Rex Mundi Manado, terpilih menjadi anggota Paskibra saat perayaan 17 Agustus 2011 di istana negara Jakarta yang kala itu dirinya bertugas dihadapan bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan disambut hangat Andi Mallarangeng Menteri Pemuda dan Olahraga,  Novia menjadi Pasukan Pengibar Bendera Nasional pada tahun 2011 mewakili Provinsi Sulawesi Utara.

Novia-Indriani-Maumaja-3rd-runner-up-Puteri-Indonesia-2013

10. Qory Sandioriva Puteri Indonesia 2009
Wanita asal Aceh yang baru saja melangsungkan pernikahan keduanya dengan Shah Rei (Airline Pilot) pada bulan Juni 2020, setiap memasuki tanggal 17 Agustus selalu merasa sangat bahagia, karena pada saat hari dan tanggal tersebut tepat dengan hari lahirnya dan juga hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Qory yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1991 ini pernah menjadi Paskibra dengan posisi sebagai pembawa baki. Pada saat mengikuti kontes internasional Miss Universe 2010 di Las Vegas, Amerika Serikat. Qory juga diberikan kejutan saat dikarantina ia merayakan ulang tahun disaksikan seluruh kontestan Miss Universe 2010 termasuk pemenangnya Ximena Navarrete dari Mexico dan Donald Trump owner Miss Universe saat itu yang kini dikenal sebagai Presiden Amerika Serikat.

Qory-Sandioriva-Puteri-Indonesia-2009-Paskibra

Penulis : Irwans

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here