Home Blog

Miss Congeniality Title Award Miss Universe

 

Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1952, di ajang Miss Universe ada 3 penghargaan khusus atau special awards utama yang diberikan kepada beberapa kontestan yang memenuhi kriteria. Ketiga awards itu adalah Best National Costume, Miss Photogenic, dan tentunya Miss Congeniality. Untuk Best National Costume, secara tradisi pemenang dipilih oleh komite Miss Universe Organization, namun di beberapa tahun juga menggunakan sistem vote. Untuk Miss Photogenic, rata-rata menggunakan vote dari publik.

Sementara Miss Congeniality, pemenangnya (sejatinya) dipilih oleh sesama kontestan terkait dengan persona dari kontestan tersebut. Sehingga cukup aneh ketika di tahun 2025 lalu, pemenang Miss Congeniality ditentukan oleh voting publik (well, we can say that 2025 edition was an anomali, lmao).

Ada beberapa nama Miss Universe yang selain memenangkan gelar utama, juga mendapatkan salah satu dari Special Awards di atas. Seperti Wendi Fitzwilliam, Miss Universe 1998 dan Amelia Vega, Miss Universe 2003 yang juga memenangkan Best National Costume. Sementara beberapa pemenang seperti Denise Quiñones, Miss Universe 2001, juga memenangkan gelar Miss Photogenic.

Akan tetapi, hingga saat ini, belum pernah ada pemenang Miss Universe yang juga memenangkan gelar Miss Congeniality. Yang sangat mendekati dengan pencapaian tersebut, adalah Maribel Arrieta dari El Salvador sebagai 1st Runner Up Miss Universe 1955, dan juga Jesinta Campbell dari Australia yang meraih posisi 2nd Runner Up Miss Universe 2010.

Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah untuk menjadi seorang Miss Universe, harus memiliki jiwa kompetisi yang tinggi? Sehingga koneksi dengan sesama kontestan tidak begitu diperlukan.

Sementara di ajang Miss USA dan Miss Teen USA, pernah ada pemenang yang juga meraih Miss Congeniality. Miss Teen USA 2003, Tami Farell, memenangkan award ini. Dan di tahun 1995, Chelsi Smith, juga meraih award yang sama. Bahkan di ajang Miss Universe, Chelsi yang menjadi juara juga belum berhasil meraih award Miss Congeniality seperti yang ia raih di Miss USA.

Jadi, apakah kriteria menjadi Miss Universe, belum sejalan dengan karakteristik pemenang Miss Congeniality? Masih menjadi misteri…

Merayakan 15 Tahun Ayu Dyah Andari Berkarya

0

 

Ayu Dyah Andari kembali dengan koleksi terbaru ‘Puspa: Aksara Hati’ sebagai karya monumental di tahun kelima belas berkarir sebagai seorang desainer. Sepak terjangnya di dunia busana Indonesia dikenal melalui eksplorasi ultra-feminine modest wear la memulai kariernya di industri fashion pada tahun 2011, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di bidang teknik industri.

Berkiprah di dunia mode yang penuh dinamika dan pasang surut
bukanlah perkara mudah, namun Ayu Dyah Andari mampu menanganinya,
bahkan kini ia berdiri bersejajar bersama para penentu mode Indonesia di garis depan.

Latar belakang tersebut membentuk cara pandang Ayu Dyah Andari yang strategis dan terstruktur dalam mendesain pakaian dan membangun brand. la menghadirkan desain yang memadupadankan detail bordir tangan, terutama motif mawar yang menjadi ciri khasnya, dan kombinasi kain wastra dari seluruh penjuru Indonesia.

Merayakan-15-Tahun-Ayu-Dyah-Andari-Berkarya

Selama 15 tahun berkarya desainnya banyak terinspirasi dari estetika klasik Eropa, khususnya gaya diterjemahkan ke dalam siluet feminin, lembut, Victorian, yang namun tetap elegan. Ayu Dyah Andari telah berhasil membangun jenamanya di tanah air dan global, la telah hadir di berbagai pagelaran kelas dunia, seperti London Fashion Week. New York Fashion Week dan Paris Fashion Air. Sekarang, jenama Ayu Dyah Andari mencakupi lini bridal, couture, ready-to-wear, parfum hingga aksesoris. ‘Puspa: Aksara Hati adalah surat terbuka Ayu Dyah Andari untuk perempuan Indonesia.

Merayakan 15 tahun berada di dunia fashion, ADA mempersembahkan rangkaian pergelaran karya dalam koleksi yang diberi tajuk PUSPA. Sebuah Art Installation and Private Collection yang digelar selama dua hari, pada 7 dan 8 Mei 2026, di Le Nusa, Jakarta Selatan

Batas Usia Pemenang Puteri Indonesia

 

Menyambung postingan Mimin semalam mengenai tahun kelahiran Puteri Indonesia, di tahun 2027 nanti, adalah kesempatan terakhir bagi kandidat kelahiran tahun 1999 untuk mengikuti pemilihan Puteri Indonesia.

Hal itu berkaitan dengan batas atas usia finalis Puteri Indonesia yaitu 27 tahun. Sehingga untuk para wanita Indonesia yang memiliki mimpi untuk menjadi bagian dari Puteri Indonesia, mereka masih memiliki peluang satu kali lagi untuk mencoba.

Akan tetapi, hal ini tidak memungkinkan bagi mereka yang berulang tahun di kuartal pertama 2027 atau sekitar bulan Januari – April, karena biasanya final Puteri Indonesia diselenggarakan di sekitar bulan Mei.

Hal ini juga menandakan bahwa tahun 2027 akan menjadi penutup bagi kandidat yang lahir di tahun 1990an. Karena setelahnya, para pemenang Puteri Indonesia akan lahir dari tahun 2000 dan seterusnya.

So, buat kalian yang masih punya kesempatan dan bercita-cita untuk join, saran Mimin, gaskan! Selagi peluang masih ada, who knows?

Usia Pemenang Puteri Indonesia

 

Sejak diselenggarakan kembali setelah absen selama satu tahun di 2021, @officialputeriindonesia sudah memahkotai 5 pemenang yang menjadi ‘tuan’ bagi mahkota Borobudur Merah versi terbaru.

Kalau kita melihat dari tahun kelahiran masing-masing pemenang, dalam 3 tahun terakhir, usia pemenang Puteri Indonesia terbilang semakin dewasa. Di mana tahun ini, Puteri Indonesia terpilih yaitu @agnesrahajeng genap berusia 26 tahun. Sementara pendahulunya berusia lebih muda satu dan tiga tahun dari usianya.

Dari 29 orang pemenang Puteri Indonesia, @harashta Puteri Indonesia 2024 menjadi pemegang gelar dengan tahun kelahiran termuda yaitu 2003. Namun demikian, pemenang Puteri Indonesia termuda dari sisi usia, dipegang oleh Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, yang dinobatkan sebagai pemenang pada usia sekitar 18 tahun 53 hari.

Sementara itu, masih dari segi usia, pemenang Puteri Indonesia dengan usia yang paling dewasa dipegang oleh @farhanariswari Puteri Indonesia 2023. Ia dinobatkan sebagai pemenang di usia 26 tahun, 11 bulan, sekitar 21 hari. Sembilan hari setelah penobatannya sebagai Puteri Indonesia, tepatnya 28 Mei 2023, Farhana berulang tahun yang ke 27.

Savikara Nama Quartet Puteri Indonesia 2026

 

Akhirnya nama quartet Puteri Indonesia 2026 sudah diumumkan yaitu #Savikara nama yang indah dan penuh makna.

Mereka juga sudah diumumkan langsung oleh Ibu @putri_k_wardani209 siapa saja yang berangkat keajang internasional.

@agnesrahajeng Puteri Indonesia 2026 ke @misssupranational
@vkosasie Puteri Indonesia Lingkungan 2026 ke @missinternationalofficial
@karinamoudy Puteri Indonesia Pariwisata 2026 ke @misscosmointernational
@giselathesa Puteri Indonesia Pendidikan 2026 ke @misscharm.tv

Sebagai Pageants Lover Indonesia dan pendukung garda terdepan untuk perwakilan Indonesia diajang internasional. Ada pesan dan harapan gak nih buat Savikara. Cuss berikan koment positif Kelen Genks.

Gelar Perdana Untuk Tanah Jawara

0

 

Perhelatan Puteri Indonesia 2026 baru saja usai digelar. 45 wanita cantik dari 34 provinsi di Indonesia, berkompetisi untuk memperebutkan gelar Puteri Indonesia yang ke 29. Di akhir acara, mahkota utama Borobudur Merah, disematkan kepada wakil Banten, Agnes Aditya Rahajeng.

Agnes yang berusia 26 tahun, merupakan seorang Sarjana Ilmu Komunikasi, yang kini aktif dan berprofesi sebagai seorang Content Creator. Kemenangan Agnes menjadikan ini sebagai kali pertama provinsi yang berjuluk Tanah Jawara, memenangkan gelar Puteri Indonesia. Setelah sebelumnya dua kali harus puas menempati posisi kedua di tahun 2004 dan 2018.

Mendampingi Agnes di babak 4 besar, juga terpilih Victoria Veronica Titisari Kosasieputri dari Bali sebagai Puteri Indonesia Lingkungan, disusul Karina Moudy Widodo dari DKI Jakarta 3 sebagai Puteri Indonesia Pariwisata, dan Gisela Belicia Alma sebagai Puteri Indonesia Pendidikan.

Gelar-Perdana-Untuk-Tanah-Jawara

Sementara itu, Nilam Onasis Sahputri dari Kalimantan Utara, dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Kebudayaan, bersama dengan Glorya Yame Nayoan dari Papua, yang dimahkotai sebagai Puteri Indonesia Digital dan Inovasi.

Melengkapi 16 besar, terpilih wakil Sumatera Utara, Sumatera Barat 1, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat 1, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku dan Papua Selatan.

Selain memenangkan gelar Puteri Indonesia, Banten juga menyabet gelar Best Traditional Costume. Begitu pula dengan wakil Bali, Puteri Indonesia Lingkungan, yang meraih gelar Puteri Indonesia Berbakat. Wakil DKI Jakarta 1 memenangkan 2 awards, yaitu Puteri Indonesia Influencer, dan juga Puteri Indonesia Intelegensia, bersama dengan wakil Bangka Belitung dan Jawa Barat 2.

Terkait dengan ajang internasional yang akan diikuti, hingga saat ini masih menunggu keputusan terbaik dari tim dan juga Yayasan Puteri Indonesia.

Acara malam final Puteri Indonesia 2026, dimeriahkan oleh bintang tamu Adrian Khalif dan Anggis Devaki. Turut dihadiri juga oleh para Ratu Dunia tahun 2025, yaitu Eduarda Braum, Miss Supranational 2025, Catalina Duque, Miss International 2025, Yolina Lindquist, Miss Cosmo 2025 dan Anna Blanco Flores, Miss Charm 2025. Dipandu oleh Choky Sitohang dan Patricia Gouw, acara semakin meriah dengan kehadiran Ibu Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara sebagai salah satu dewan juri yang menentukan pemenang.

Final Hotpicks Puteri Indonesia 2026

0

Setelah melihat dengan seksama secara langsung pra karantina dan karantina inilah final hotpicks @officialputeriindonesia 2026

@agnesrahajeng Banten
@vkosasie Bali
@ayuusulis_ Sumatera Selatan
@louisa.mahuze_ Papua Selatan
@agitanazzzrr Lampung
@chikabiata DKI Jakarta 4
@rayyahaq Jawa Timur
@karinamoudy DKI Jakarta 3
@melisaforis_ NTT
@natasya.palasa Sumatera Utara
@cherrgr Kalimantan Timur
@lovelytolembo_ Sulawesi Tengah
@najwaaputrichyni Sumatera Barat 1
@giselathesa DKI Jakarta 2
@gittaputrii Jawa Tengah
@nandapril Sulawesi Selatan 1

Bubbling Up :
@gloryastevanny Papua
@anjaliekhan Sulawesi Selatan 2
@feleonora_ DKI Jakarta 6
@anneshae.g Maluku
@athallahardian DKI Jakarta 1

 

4 Ratu Kecantikan Dunia Tiba di Indonesia

0

4 Ratu Kecantikan dunia sudah tiba di Indonesia, mereka adalah Eduarda Brum Miss Supranational 2025, Catalina Duque Miss International 2025, Yolina Lindquist Miss Cosmo 2025, Anna Blanco Flores Miss Charm 2025 dan Chelsea Fernandez Runner Up Miss Cosmo 2025.

Mereka datang mengenakan kebaya Indonesia dan tampil cantik dengan riasan dari Mustika Ratu. Kehadiran mereka di Taman Sari Royal Heritage Spa adalah salah satu treatment yang diberikan oleh Yayasan Puteri Indonesia sebelum esok harinya mereka hadir dimalam grand final Puteri Indonesia 2026.

Disini mereka mendapatkan spesial treatment termasuk pijat tradisional Indonesia dan disuguhkan makanan dan minuman khas Indonesia, salah satunya wedang jahe dan jamu Indonesia.

Ratu Kecantikan dunia tersebut sangat antusias dengan suguhan tersebut, dimana di negaranya tidak ada.

Puteri Indonesia 2026 Spesial Awards

0

Preliminary Puteri Indonesia 2026 berlangsung 21 April 2026 di Ballroom Kuningan City Mall. Ke-45 finalis menampilkan tradisional costume, bakat yang dipilih 10 finalis dan evening gown. Berikut Top 3 pemenang spesial awards, dimana pemenang utamanya diumumkan pada malam final 24 April 2026 di Jakarta Convention Center.

Berbakat : Bali, DKI 6 @feleonora_ & Sumatera Utara @natasya.palasa

Traditional Costume : Sumatera Selatan, Lampung @agitanazzzrr & Banten

Photogenic : Sumatera Barat 1 @najwaaputrichyni , DKI 4 @chikabiata & Sumatera Selatan

Makeup : Banten @agnesrahajeng , Sumatera Utara & Papua Selatan @louisa.mahuze_

Catwalk : Sumatera Selatan @ayuusulis_ , Banten & Bali

Video Profile : Banten, Bali & Jawa Timur @rayyahaq

Evening Gown :
Winner : Bengkulu @shanianabilaow
1st Runner Up : NTT @melisaforis_
2nd Runner Up : Bali @vkosasie

 

Hotpicks Welcoming Dinner Puteri Indonesia 2026

0

Setelah melihat dengan seksama secara langsung pra karantina dan awal karantina inilah Hotpicks Welcoming Dinner @officialputeriindonesia 2026

@agnesrahajeng Banten
@karinamoudy DKI Jakarta 3
@ayuusulis_ Sumatera Selatan
@rayyahaq Jawa Timur
@giselathesa DKI Jakarta 2
@chikabiata DKI Jakarta 4
@agitanazzzrr Lampung
@vkosasie Bali
@gittaputrii Jawa Tengah
@nilamonasis Kalimantan Utara
@fahirariva Jawa Barat 2
@cherrgr Kalimantan Timur
@almaszhr D.I. Yogyakarta
@melisaforis_ NTT
@louisa.mahuze_ Papua Selatan
@lovelytolembo_ Sulawesi Tengah

Bubbling Up :
@gloryastevanny Papua
@nandapril Sulawesi Selatan 1
@najwaaputrichyni Sumatera Barat 1
@scherenvs DKI Jakarta 7
@aliyahkhansaa Bangka Belitung