Home Blog Page 2

Dari JF3 Model Search Ke Ajang International

JF3 Model Search adalah ajang kompetisi modeling yang sangat bergengsi diadakan oleh Summarecon Mall yang terletak dikawasan Jakarta Utara.

Aktif melakukan pencarian bakat model muda berbakat sejak tahun 2004 dengan nama Gading Model Search pada tahun 2022 hingga berganti nama menjadi JF3 Model Search seperti sekarang, JF3 konsisten mendukung perkembangan industri kreatif di Indonesia dan turut berperan aktif dalam menciptakan generasi baru bagi para pelaku fesyen, salah satunya di bidang modeling.

Banyak alumninya, setelah mengikuti kompetisi berkarir didunia modeling, entertainment, beauty dan male pageant nasional dan internasional, diantaranya ada 9 yang terkenal.

Patricia-Gauw-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

1. Patricia Gunawan, finalis JF3 Model Search 2009, juara 2 Wajah Femina 2010, Miss Indonesia Gorontalo 2012, Top 15 Miss Indonesia 2012, 1st Runner Up Miss Asean 2012 dan Runner Up Asia’s Next Top Model season 4 2016 (Singapore).

Kezia-Warouw-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

 

2. Kezia Warouw, Juara 3 JF3 Model Search 2015, Puteri Indonesia 2016 dan Top 13 Miss Universe 2016 (Filipina).

Bunga-Jelitha-Ibrani-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

3. Bunga Jelitha Ibrani, Juara pertama JF3 Model Search 2005, Winner Supermodel International 2011, Puteri Indonesia 2017 dan Miss Universe Indonesia 2017 (Amerika Serikat).

Andry-Permadi-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

4. Andry Permadi, Finalis JF3 Model Search 2015 dan 4th Runner Up Manhunt International 2017, serta winner Best National Costume Manhunt International 2017 (Thailand).

Albertina-Fransisca-Maiola-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

5. Albertina Fransisca Maiola, Finalis JF3 Model Search 2008 dan Putri Pariwisata Indonesia 2008 serta Top 15 Miss Tourism International 2008 (Malaysia).

Nadia-Purwoko-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

6. Nadia Purwoko, Juara pertama JF3 Model Search 2008 dan Miss Grand Indonesia 2018 serta 2nd Runner Up Miss Grand International 2018 (Myanmar).

Gandhi-Fernando-Inilah-10-Alumni-JF3-Model-Search-Yang-Sukses-di-ajang-Nasional-dan-International

7. Gandhi Fernando, Finalis JF3 Model Search 2007, Mister Indonesia Bangka Belitung 2018 dan Mister Supranational Indonesia 2018 (Polandia).

Abi-Bakar-Sacron-Alumni-JF3-Model-Search-Manhunt-International-Indonesia-2025

8. Abi Bakar Sacron, finalis JF3 Model Search 2018, Manhunt International Indonesia 2025 dan Best Model Asia Manhunt International 2025 (Thailand).

Jordan-Daniel-Alumni-JF3-Model-Search-Mister-Cosmo-Indonesia-2026

9. Jordan Daniel, winner JF3 Model Search 2022 dan Mister Cosmo Indonesia 2026 (Vietnam).
10.

Indonesia Juara 3 Ajang Dengan Nama Yang Sama “Cosmo”

 

Tahukah kamu! Kalau didunia ini ada banyak ajang kecantikan dunia dengan nama yang mirip-mirip namun dengan penambahan sedikit berbeda.

Dan negara tercinta Indonesia sudah meraih gelar tersebut, yaitu Miss Cosmopolitan World 2017, Miss Cosmo World 2018 dan Miss Cosmo 2024.

Miss Cosmopolitan World 2017 diraih Sheryltha Pratyscha asal Jawa Timur, sebelum meraih gelar tersebut beliau pernah mengikuti ajang Puteri Indonesia 2015 mewakili Jawa Timur dan setelah Miss Cosmopolitan World ia juga mengikuti ajang Miss Grand Indonesia 2019 dengan posisi terakhir Top 10. Selain membawa pulang mahkota Miss Cosmopolitan World 2017, Tyscha (biasa disapa) juga berhasil meraih gelar Best National Costume, Miss Elegance dan Miss Gintell Wellness. Kontes kecantikan tersebut diselenggarakan di Putrajaya Marriott Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 16 September 2017 dan diikuti 27 negara.

Miss Cosmopolitan World adalah kontes kecantikan internasional yang didirikan pada tahun 2015 dan berkantor pusat di Malaysia, di bawah kepemimpinan Amelia Liew sebagai owner ajang tersebut, dan
diadakan di Penang pada 20 Mei 2015.

Selama kurun waktu tersebut sudah diselenggarakan sebanyak 6 kali 2015-2019, 2020-2022 (tertunda karena covid) 2023 lanjut lagi dan 2024 sampai sekarang vakum, berikut daftar para pemenangnya.

1. Rachel Adele Harradence (New Zealand) Miss Cosmopolitan World 2015
2. Veronika Markova (Russia) Miss Cosmopolitan World 2016
3. Sheryltha Pratyscha (Indonesia) Miss Cosmopolitan World 2017
4. Soyeon Lim (Korea) Miss Cosmopolitan World 2018
5. Priya Rani Lama (Nepal) Miss Cosmopolitan World 2018
6. Rindsay Rachelle Laige (Malaysia) Miss Cosmopolitan World 2023

Miss Cosmo World 2018 diraih Delvia Wirajaya asal Maluku, sebelum meraih gelar tersebut beliau pernah mengikuti ajang Putri Pariwisata Indonesia 2015 mewakili Maluku meraih 1st Runner Up dan dikirim ke Miss Queen Tourism International belum berhasil serta meriah Best National Costume. Selain membawa pulang mahkota Miss Cosmo World 2018, Delvia juga berhasil meraih gelar Best Beautiful Smile dan puncak acara dihelat pada 2 Desember 2018 di One World Hotel, Petaling Jaya, Malaysia, dengan menyisihkan 26 delegasi negara lain.

Miss Cosmo World adalah kontes kecantikan internasional tahunan yang didirikan pada tahun 2017 dan berbasis di Malaysia. Miss Cosmo World didirikan oleh Carrie Lee Sze Kei, pemenang Miss Chinese Cosmos International Pageant pada tahun 2004. Kontes ini didirikan pada tahun 2006 dan berkembang menjadi kontes kecantikan internasional yang berbasis di Malaysia. Pada tahun 2017, kontes ini diubah namanya menjadi Miss CosmoWorld, memperluas jangkauannya secara internasional.

Miss Cosmo World adalah kontes kecantikan yang menyoroti warisan dan budaya Malaysia di panggung internasional. Acara ini menekankan kecantikan, bakat, dan ekspresi budaya untuk menumbuhkan kesadaran global dan pemahaman tentang identitas Malaysia. Acara ini juga berfokus pada pemberdayaan perempuan, bertujuan untuk mendukung dan membimbing perempuan dalam pengembangan pribadi dan profesional mereka. Kontes ini mencakup inisiatif yang memberikan kesempatan kepada peserta di bidang seperti perawatan diri dan kewirausahaan, yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan sumber daya untuk kesuksesan di masa depan.

Selama penyelenggaraannya Miss Cosmo World sudah diadakan sebanyak 7 kali, 2017-2020, 2021 (tertunda karena covid) 2022-2024 dan 2025 sampai 2026 belum ada pengumuman kapan diadakan lagi. Berikut daftar para pemenangnya.

1. Natthapat Pongpraphan (Thailand) Miss Cosmo World 2017
2. Delvia Wirajaya (Indonesia) Miss Cosmo World 2018
3. Sandra Soman (India) Miss Cosmo World 2019
4. Shirley Yeap (Malaysia) Miss Cosmo World 2020
5. Meiji Aculana Cruz (Philippines) Miss Cosmo World 2022
6. Shelby Ann Howell (Amerika Serikat) Miss Cosmo World 2023
7. Valeria Sizova (Australia) Miss Cosmo World 2024.

Miss Cosmo 2024 diraih Ketut Permata Juliastrid Sari asal Bali, sebelum meraih gelar tersebut beliau pernah mengikuti ajang Puteri Indonesia 2024 mewakili Bali dan meraih gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2024. Selain membawa pulang mahkota Miss Cosmo 2024, Tata (biasa disapa) juga berhasil meraih gelar Cosmo Beauty Icon Award.

Miss Cosmo adalah kontes kecantikan internasional tahunan yang didirikan pada Agustus 2023 dan berbasis di Vietnam. Diselenggarakan oleh UNICorp dan UNIMedia, Tran Ngoc Nhat (presiden) dan Tran Viet Bao Hoang (ceo) ajang ini bertujuan untuk merayakan keragaman, inklusi, serta memberdayakan wanita modern melalui kampanye Impactful Beauty (Kecantikan yang Berpengaruh).

Miss Cosmo 2024 adalah edisi perdana kontes Miss Cosmo yang digelar pada 5 Oktober 2024 di Saigon Riverside Park, Kota Hồ Chí Minh, Vietnam. Edisi perdana tersebut diikuti 56 negara.

Pada 11 Juni 2024, kontes ini secara resmi diluncurkan melalui sebuah konferensi pers di GEM Center, Kota Hồ Chí Minh. Dalam kesempatan ini diumumkan bahwa kompetisi akan berlangsung mulai 15 September, dengan rangkaian aktivitas berkonsep festival yang diadakan di sejumlah kota tujuan wisata di seantero Vietnam. Puncaknya, malam preliminary dan final digelar pada 2 dan 5 Oktober di Phú Thọ Indoor Stadium, Kota Hồ Chí Minh.

Berikut daftar para pemenangnya dalam dua tahun terakhir 2024-2025.

1. Ketut Permata Juliastrid Sari (Indonesia) Miss Cosmo 2024
2. Yolina Serafina Lindquist (Amerika Serikat) Miss Cosmo 2025

‘Dihalangi’ Satu Negara, Dicintai Satu Dunia

0

Di tahun 2024, seorang wanita berusia 23 tahun dari Soweto bernama Chidimma Vanessa Onwe Adetshina, mendaftarkan dirinya ke dalam kompetisi Miss South Africa. Dengan penuh harap, ia bisa berpartisipasi dan memiliki kesempatan untuk menjadi pemenang, juga mewakili negaranya berkompetisi di tingkat internasional.

Singkat cerita, Chichi, begitu ia biasa disapa, lolos menjadi salah satu dari 30 besar. Ia pun menjadi bagian dari reality show ‘The Crown Chaser’, yang menjadi salah satu sistem penilaian di Miss South Africa, untuk mencari siapa saja yang akan masuk dan lolos sebagai finalis yang akan tampil di malam final.

Namun, langkahnya mendapatkan halangan yang begitu besar, terutama dari publik yang begitu menyoroti latar belakangnya. Diketahui Chichi yang berayahkan seorang Nigeria, dan Ibu berkebangsaan Mozambik, tak memiliki latar belakang sebagai seorang Afrika Selatan. Permasalahan ini kemudian menjadi begitu besar bahkan hingga melibatkan Departemen Dalam Negeri setempat, yang kemudian melakukan investigasi terhadap data diri Chichi. Namun, masih ada sebagian dari publik yang mendukung Chichi, dan menyatakan bahwa ia merupakan representasi dari beragamnya latar dari negara itu.

Pada akhirnya, pihak setempat pun menyatakan bahwa Chichi tidak eligible untuk berkompetisi. Meskipun menjadi salah satu dari kontestan terfavorit, dirinya dengan terpaksa harus mundur dari kompetisi.

Bak pelangi setelah badai, Chichi kemudian mendapatkan undangan dari negara asal ayahnya, Nigeria, untuk berkompetisi di ajang Miss Universe Nigeria. Ia pun menerima undangan tersebut, dan berpartisipasi. Keputusan itu pun mendapatkan dukungan tak hanya dari masyarakat Nigeria, tetapi para pageant lovers dari seluruh dunia yang mengikuti perjalanannya.

Hasilnya, ia keluar sebagai pemenang dan berkompetisi di Miss Universe 2024 sebagai perwakilan Nigeria.

Chichi pun mengukir sejarah sebagai wanita Nigeria pertama yang lolos ke babak 5 besar di Miss Universe, dan berakhir sebagai Runner Up pertama. Ia juga bahkan dinobatkan sebagai pemegang gelar Miss Universe Africa & Oceania 2024.

Just like Catriona Gray once said, “You are never denied, only redirected..”

Miss Supranational France 2026

 

Sebuah kabar menyebutkan bahwa @evegillesoff Miss France 2024 mengikuti sesi Supranational bersama dengan para kontestan Miss Supranational 2026. Hal ini langsung mencuatkan rumor bahwa Eve akan menjadi perwakilan yang ditunjuk untuk mewakili Prancis di ajang tersebut.

Seperti yang kita ketahui beberapa waktu lalu, organisasi Miss France tengah mempertimbangkan untuk mengakuisisi lisensi Miss Supranational, di tengah pertimbangan terkait lisensi Miss Universe. Apakah pada akhirnya, ini merupakan lanjutan dari hal tersebut?

Eve sendiri sebelumnya berkompetisi di Miss Universe 2025 dan berhasil lolos ke Top 30. Sementara Prancis di Miss Supranational sudah absen sejak 2023. Jika hal ini terkonfirmasi, maka ini juga akan menandakan kembalinya negara Menara Eiffel ini ke panggung Miss Supranational.

Kita nantikan bersama konfirmasi dan update-nya..

Vietnam, Australia, Malaysia dan Myanmar Sukses Raih Juara Mister, Miss dan Teen Culture International 2026

 

Mister dan Miss Culture International dan Teen 2026 digelar dengan sukses di Jakarta, Indonesia. Edisi tahun keempat tersebut diselenggarakan oleh Rahmad, S.H dari Yayasan Pesona Kreatif Indonesia dari tanggal 1-7 Juni 2026.

Diikuti 30 kontestan dari berbagai negara dibagi per kategori yaitu Mister Culture International ada 8 kontestan Indonesia, Thailand, Serbia, Vietnam, Venezuela, Myanmar dan Ethiopia. Miss Culture International diikuti 17 negara Indonesia, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, Hongkong, China, India, Taiwan, Ethiopia, Uganda, Australia, Canada, United Kingdom, Philippines dan Jepang. Dan Mister Teen diikuti 5 negara Indonesia, Philippines, Malaysia, India dan Serbia sedangkan Miss Teen diikuti 4 negara Indonesia, Canada, Myanmar dan Nigeria.

Rangkaian karantina meliputi, sashing ceremony, photoshoot, videoshoot, kunjungan ke sponsor, talent show, deep interview, preliminary di Mall Gajah Mada dan malam final di Radio RRI Pusat Jakarta.

Para dewan juri yaitu Jehu Jedi Mister Supranational Indonesia 2026, Putri Juficha Miss Earth Indonesia 2025, dr Vannesa Zahra Puteri Indonesia DKI Jakarta 4 2024, Rubi Hermawan Presdir Rahasia Investasi Sukses dan Prof. Dr. Roy Darmawan Ahli Pengembangan Diri dan Pageant Specialist

Pemenang Mister Culture International diraih Khoa Nguyen Ngoc dari Vietnam, Miss Culture International Ashleigh Gonde dari Australia, Mister Teen Muhammad Nazrin dari Malaysia dan Miss Teen Nan Thet Hmue Zen dari Myanmar.

Prestasi-Indonesia-di-ajang-Mister-Miss-dan-Teen-Culture-International-2026

Sedangkan wakil Indonesia Muhammad Rizky kategori Mister belum masuk jajaran placement, sementara Ajeng Nindya berhasil meraih 2nd runner-up Miss Culture International, Adelio Mahaputra meraih 2nd runner-up Mister Teen dan Nia Nur Ramadhani juga meraih 2nd Miss Teen.

Vanessa Pulgiran Juara Edisi Pertama MGI All Stars

  1. MGI All Stars adalah kontes kecantikan yang berbeda dengan ajang kontes kecantikan lainnya, dimana para kontestan tersebut ada yang pernah ikut ajang kecantikan lainnya, ada yang juara, runner-up, semifinalis dan unplaced (finalis saja).

Seperti Faddya Halaby juara Miss Tourism International 2014 mewakili Italy, Vanessa Pulgiran Top 12 Miss Universe 2025 mewakili Colombia, Faith Maria Porter 3rd runner-up Miss Grand International 2025 dari Ghana, Gazini Ganados Top 20 Miss Universe 2019 dari Philipina, Giang Huong Miss Queen International 2012 dan Miss Universe Vietnam 2025. Indonesia sendiri diwakili Dela Deniya Top 11 The Miss Globe 2025.

Acara berlangsung dari mulai 15 Mei dan grand final 30 Mei, dimana rangkaian karantina diisi dengan kegiatan photoshoot, videoshoot, kunjungan ke sponsor, deep interview, preliminary dibagi 2 babak, preliminary pertama penilaian evening gown dan bare face, dimana semua kontestan menghapus riasan wajahnya langsung diatas panggung dan preliminary kedua penilaian swimsuit dan runway catwalk.

Pada babak preliminary kontestan dinilai langsung oleh dewan juri dengan memberikan score/nilai yang terlihat langsung. Para dewan yaitu Omel Sousa Coach Pageants asal Venezuela, Omar komposer dari Lebanon, Lupita Jones Miss Universe 1991 dari Mexico, Isabella Menin Miss Grand International 2022 asal Brazil, Abena Akuba Miss Grand International 2020 asal USA, Jojo Bragais fashion designer asal Philippines dan PST selebritis asal Thailand.

Untuk placement dimulai dari Top 18, Top 10, Top 5 dan Top 3 lalu pengumuman 2nd runner-up, 1st runner-up dan juara pertama. Penentuan posisi Top 18 dibagi 15 pilihan dewan juri, sedangkan 3 lagi dari pemenang vote challenge People Choice (Vietnam) Potrait Challenge (Myanmar) dan Runway Challenge (Mongolia).

Setelah melalui babak perbabak akhirnya dewan juri memilih Vanessa Pulgiran sebagai juara pertama disusul Faith Maria Porter juara kedua dan Giang Huong sebagai juara ketiga.

MGI All Stars diadakan setahun dua kali dan edisi kedua akan diadakan kembali bulan Desember 2026 di Thailand.

Miss Congeniality Title Award Miss Universe

 

Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1952, di ajang Miss Universe ada 3 penghargaan khusus atau special awards utama yang diberikan kepada beberapa kontestan yang memenuhi kriteria. Ketiga awards itu adalah Best National Costume, Miss Photogenic, dan tentunya Miss Congeniality. Untuk Best National Costume, secara tradisi pemenang dipilih oleh komite Miss Universe Organization, namun di beberapa tahun juga menggunakan sistem vote. Untuk Miss Photogenic, rata-rata menggunakan vote dari publik.

Sementara Miss Congeniality, pemenangnya (sejatinya) dipilih oleh sesama kontestan terkait dengan persona dari kontestan tersebut. Sehingga cukup aneh ketika di tahun 2025 lalu, pemenang Miss Congeniality ditentukan oleh voting publik (well, we can say that 2025 edition was an anomali, lmao).

Ada beberapa nama Miss Universe yang selain memenangkan gelar utama, juga mendapatkan salah satu dari Special Awards di atas. Seperti Wendi Fitzwilliam, Miss Universe 1998 dan Amelia Vega, Miss Universe 2003 yang juga memenangkan Best National Costume. Sementara beberapa pemenang seperti Denise Quiñones, Miss Universe 2001, juga memenangkan gelar Miss Photogenic.

Akan tetapi, hingga saat ini, belum pernah ada pemenang Miss Universe yang juga memenangkan gelar Miss Congeniality. Yang sangat mendekati dengan pencapaian tersebut, adalah Maribel Arrieta dari El Salvador sebagai 1st Runner Up Miss Universe 1955, dan juga Jesinta Campbell dari Australia yang meraih posisi 2nd Runner Up Miss Universe 2010.

Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah untuk menjadi seorang Miss Universe, harus memiliki jiwa kompetisi yang tinggi? Sehingga koneksi dengan sesama kontestan tidak begitu diperlukan.

Sementara di ajang Miss USA dan Miss Teen USA, pernah ada pemenang yang juga meraih Miss Congeniality. Miss Teen USA 2003, Tami Farell, memenangkan award ini. Dan di tahun 1995, Chelsi Smith, juga meraih award yang sama. Bahkan di ajang Miss Universe, Chelsi yang menjadi juara juga belum berhasil meraih award Miss Congeniality seperti yang ia raih di Miss USA.

Jadi, apakah kriteria menjadi Miss Universe, belum sejalan dengan karakteristik pemenang Miss Congeniality? Masih menjadi misteri…

Merayakan 15 Tahun Ayu Dyah Andari Berkarya

0

 

Ayu Dyah Andari kembali dengan koleksi terbaru ‘Puspa: Aksara Hati’ sebagai karya monumental di tahun kelima belas berkarir sebagai seorang desainer. Sepak terjangnya di dunia busana Indonesia dikenal melalui eksplorasi ultra-feminine modest wear la memulai kariernya di industri fashion pada tahun 2011, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di bidang teknik industri.

Berkiprah di dunia mode yang penuh dinamika dan pasang surut
bukanlah perkara mudah, namun Ayu Dyah Andari mampu menanganinya,
bahkan kini ia berdiri bersejajar bersama para penentu mode Indonesia di garis depan.

Latar belakang tersebut membentuk cara pandang Ayu Dyah Andari yang strategis dan terstruktur dalam mendesain pakaian dan membangun brand. la menghadirkan desain yang memadupadankan detail bordir tangan, terutama motif mawar yang menjadi ciri khasnya, dan kombinasi kain wastra dari seluruh penjuru Indonesia.

Merayakan-15-Tahun-Ayu-Dyah-Andari-Berkarya

Selama 15 tahun berkarya desainnya banyak terinspirasi dari estetika klasik Eropa, khususnya gaya diterjemahkan ke dalam siluet feminin, lembut, Victorian, yang namun tetap elegan. Ayu Dyah Andari telah berhasil membangun jenamanya di tanah air dan global, la telah hadir di berbagai pagelaran kelas dunia, seperti London Fashion Week. New York Fashion Week dan Paris Fashion Air. Sekarang, jenama Ayu Dyah Andari mencakupi lini bridal, couture, ready-to-wear, parfum hingga aksesoris. ‘Puspa: Aksara Hati adalah surat terbuka Ayu Dyah Andari untuk perempuan Indonesia.

Merayakan 15 tahun berada di dunia fashion, ADA mempersembahkan rangkaian pergelaran karya dalam koleksi yang diberi tajuk PUSPA. Sebuah Art Installation and Private Collection yang digelar selama dua hari, pada 7 dan 8 Mei 2026, di Le Nusa, Jakarta Selatan

Batas Usia Pemenang Puteri Indonesia

 

Menyambung postingan Mimin semalam mengenai tahun kelahiran Puteri Indonesia, di tahun 2027 nanti, adalah kesempatan terakhir bagi kandidat kelahiran tahun 1999 untuk mengikuti pemilihan Puteri Indonesia.

Hal itu berkaitan dengan batas atas usia finalis Puteri Indonesia yaitu 27 tahun. Sehingga untuk para wanita Indonesia yang memiliki mimpi untuk menjadi bagian dari Puteri Indonesia, mereka masih memiliki peluang satu kali lagi untuk mencoba.

Akan tetapi, hal ini tidak memungkinkan bagi mereka yang berulang tahun di kuartal pertama 2027 atau sekitar bulan Januari – April, karena biasanya final Puteri Indonesia diselenggarakan di sekitar bulan Mei.

Hal ini juga menandakan bahwa tahun 2027 akan menjadi penutup bagi kandidat yang lahir di tahun 1990an. Karena setelahnya, para pemenang Puteri Indonesia akan lahir dari tahun 2000 dan seterusnya.

So, buat kalian yang masih punya kesempatan dan bercita-cita untuk join, saran Mimin, gaskan! Selagi peluang masih ada, who knows?

Usia Pemenang Puteri Indonesia

 

Sejak diselenggarakan kembali setelah absen selama satu tahun di 2021, @officialputeriindonesia sudah memahkotai 5 pemenang yang menjadi ‘tuan’ bagi mahkota Borobudur Merah versi terbaru.

Kalau kita melihat dari tahun kelahiran masing-masing pemenang, dalam 3 tahun terakhir, usia pemenang Puteri Indonesia terbilang semakin dewasa. Di mana tahun ini, Puteri Indonesia terpilih yaitu @agnesrahajeng genap berusia 26 tahun. Sementara pendahulunya berusia lebih muda satu dan tiga tahun dari usianya.

Dari 29 orang pemenang Puteri Indonesia, @harashta Puteri Indonesia 2024 menjadi pemegang gelar dengan tahun kelahiran termuda yaitu 2003. Namun demikian, pemenang Puteri Indonesia termuda dari sisi usia, dipegang oleh Qory Sandioriva, Puteri Indonesia 2009, yang dinobatkan sebagai pemenang pada usia sekitar 18 tahun 53 hari.

Sementara itu, masih dari segi usia, pemenang Puteri Indonesia dengan usia yang paling dewasa dipegang oleh @farhanariswari Puteri Indonesia 2023. Ia dinobatkan sebagai pemenang di usia 26 tahun, 11 bulan, sekitar 21 hari. Sembilan hari setelah penobatannya sebagai Puteri Indonesia, tepatnya 28 Mei 2023, Farhana berulang tahun yang ke 27.