Home Blog Page 3

Apakah Akan Menjadi Host Puteri Indonesia

0

 

Menjadi modeling memang makanannya, namun menjadi host Jury Session Miss Cosmo 2025 bikin pangling dibuatnya.

Menurut Mimin cara pembawaan dan gesture saat @tatajuliastrid Miss Cosmo 2024 menjadi host kemarin malam bikin siapapun yang melihatnya sangat surprise sekali. Jarang-jarang banget melihat tata didapuk jadi host.

Bukan tidak mungkin, seiring waktu Tata mungkin suatu saat bisa menjadi host diajang Puteri Indonesia, ada yang setuju dengan pendapat Mimin gak nih. What Do You Think Genks.

Pembawa Obor Sea Games

0

Miss World 2025 @suchaaata mendapat kehormatan ditunjuk sebagai salah satu pembawa obor SEA Games yang akan berlangsung di Thailand bulan Desember mendatang.

Seremonial resmi berlangsung hari ini di mana His Majesty King Rama X selaku Kepala Negara menjadi figur pertama yang menyalakan obor tersebut sebelum diberikan kepada Gubernur Bangkok dan kemudian dilanjutkan kepada para pembawa obor lainnya termasuk Opal.

Dari kota Bangkok, obor ini akan dibawa berkeliling ke sejumlah kota lain di Thailand sebelum digunakan untuk menyalakan kaldron di Upacara Pembukaan nanti.

Anak Kesayangan Miss International

0

Biasanya di setiap ajang kecantikan ada beberapa former Queens yang bisa dibilang sebagai ‘anak kesayangan’. Dan nampaknya untuk Miss International, Andrea Rubio mulai masuk ke dalam list anak kesayangan juga nih hehehe.

Tahun ini, Andrea yang sebelumnya menjabat sebagai Miss International 2023 akan ambil bagian dalam kegiatan Miss International 2025, sekaligus didapuk menjadi salah satu host di acara puncak nanti.

Kalau dilihat memang Andrea ini secara karakter sangat cocok dengan karakteristik Asia, anggun, hangat, ramah, dan kayanya jarang banget kita liat dia nggak tersenyum di foto-fotonya.

Nggak heran sih kalau dia disayang sama banyak orang hehehe. Te amo, Andrea!

Catatan Hitam Miss Universe 2025

0

Perhelatan Miss Universe 2025 edisi ke-74 sudah berakhir diadakan 2-21 November di Bangkok, Thailand. Bak drama series setiap harinya (episode) ada saja berita terbarunya yang terjadi, bahkan sampai acara selesai.

1. Day 1 : “Kena Fitnah” hari pertama karantina Team PageantEmpire kena fitnah, saat kedatangan kontestan di Hotel Chatrium Riveraide Bangkok, ada yang bertanya kurang sopan kepada Emma (MGI 2025) didepan Mr Nawat dan mengaku dari “Indonesia” padahal team PageantEmpire saat itu masih dibandara Suvarnabhumi bukan berada di lobby hotel.

2. Day 2 : “Judol” masih dihotel yang sama, dihari kedua karantina kericuhan bermula penangkapan beberapa orang yang diduga terlibat kasus judi online oleh pihak kepolisian setempat.

3. Day 3 : “Walk Out” Miss Mexico bersitegang dengan Mr Nawat, kemudian keluar dari ruangan orientasi sempat walk out, namun pada malam harinya kembali berpartisipasi di Sawadee Cruise. Selain Miss Mexico, Miss Universe 2024 juga sama, sempat walk out dan malamnya turut berpartisipasi di gala dinner Sawadee Cruise.

4. Day 4 : “Prescon Sambil Menangis” sebelum acara The Universe Ceremony, Mr Nawat sempat prescon mencurahkan apa yang terjadi pada hari sebelumnya dan selesai acara ia juga meminta maaf.

5. Day 5 : “Reaksi Miss Mexico” selesai acara The Universe Ceremony menjadi viral. Disaat kontestan lainnya bertepuk tangan beliau diam membisu.

6. Day 6 : “Miss Universe 2024 Menghilang” tidak mengikuti rangkaian karantina sampai karantina berlangsung di Phuket.

7. Day 7 : “Pesawat Delay” rombongan kontestan kloter 2 dimana didalamnya ada wakil Indonesi sempat mengalami delay, menyebabkan mereka tiba ke Phuket subuh dini hari sekitar jam 2 pagi.

8. Day 8 : “Iceland Mundur” Helena Hafporsdottir O’Connor Miss Universe Iceland 2025, memutuskan mengundurkan diri dari ajang Miss Universe dikarenakan sakit.

9. Day 9 : “Drama Saham MUO” Kasus keuangan JKN yang menyeret MUO terus berlanjut setelah para kreditur (pemberi hutang) JKN mengeluarkan pernyataan resi dan permintaan maaf pada pihak OJK Thailand.

10. Day 10 : “Update Kembali” setelah lama menghilang dari acara rangkaian karantina, Miss Universe 2024 terpantau update kembali diakun sosmed pribadinya.

11. Day 11 : “Ditahan Polisi” Jorge Figueroa National Director Mexico ditahan di Thailand, atas laporan Nawat Itsaragrisil informasi tersebut dibagikan oleh portal 2001online.com

12. Day 12 : “Keracunan Makanan” ada banyak kontestan yang keracunan makanan, termasuk wakil Indonesia Sanly Liu dan terparah sampai menjalani perawatan Miss Guyana.

13. Day 13 : “43 Kontestan Absen” saat kegiatan di Siam Niramit di Phuket, total ada 43 kontestan yang absen. Penyebabnya diduga karena kondisi kesehatan mereka yang kurang baik, termasuk beberapa kontestan yang sudah mengkonfirmasi bahwa mereka mengalami keracunan.

14. Day 14 : “Keserimpet Walk” ada delapan kontesan yang mengalami insiden keserimpet saat sesi swimsuit fashion show di Columbia Picture Aquaverse Pattaya, mereka adalah Argentina, Mayotte, Malaysia, Guadalupe, India, Ghana, Honduras dan Ukrine.

15. Day 15 : “Estonia Curhat” Miss Estonia sempat curhat kepada portal pageants yang meliput rangkaian karantina, karena saat sesi closed door interview ia mendapatkan pertanyaan yang kurang baik dari dewan juri, yang membuat kecewa.

16. Day 16 : “Suriname Mundur” setelah 2 minggu tidak hadir di Miss Universe 2025 tanpa kabar, pihak Miss Universe Suriname secara resmi mengumumkan wakil mereka Chiara Wijtuin tidak akan mengikuti Miss Universe 2025.

17. Day 17 : “Obral Tiket” tiket national costume, preliminary dan final Miss Universe 2025 diobral sampai diskon 30%, yang awalnya dikabarkan sold out ternyata belum terjual habis.

18. Day 18 : “Logo Kembali” sempat viral logo Miss Universe menghilang dari Legacy Holding di Mexico sehingga menimbulkan banyak spekulasi termasuk Lupita Jones Miss Universe 1991 asal Mexico yang memposting diakun sosmednya. Namun kabar terbaru menunjukkan logo Miss Universe kembali muncul di Legacy Holding dengan terang.

19. Day 19 : “Miss Jamaica Kecelakaan” saat sesi preliminary Evening Gown, Gabrielle Henry Miss Universe Jamaica terjatuh dilubang panggung Miss Universe, beliau mengalami cidera hingga menjalani perawatan diruang ICU sampai saat ini.

20. Day 20 : “Juri Mundur” Omar Harfouch salah satu anggota selection committee mengundurkan diri dikarenakan ketidak cocokan beliau dengan owner Miss Universe Raul Rocha dan beliau juga tahu bahwa pemenang Miss Universe sudah disetting dan harus memberikan nilai tinggi untuk wakil Mexico. Padahal sebelumnya beliaulah yang mendamaikan perseteruan Raul Rocha dengan Mr Nawat.

21. Day 21 : “Pemenang Yang Tidak Diakui” kemenangan Fatimah Bosch wakil Mexico sebagai Miss Universe 2025 menuai pro dan kontra, banyak pageants lover dan portal pageants serta penonton yang hadir langsung di Impact Challenger 2 memberikan opini mereka bahwa yang layak juara adalah Olivia Yale Miss Universe Cote D’iviore dengan menjawab pertanyaan dengan baik

22. Day 22 : “Memutuskan Lepas Lisensi” National Director Ghana memutuskan melepas lisensi dikarenakan melihat situasi dan kondisi Miss Universe saat ini kurang memungkinkan untuk mereka memegang linsesi tersebut. Mereka akan fokus keajang Miss Cosmo.

23. Day 23 : “Lepas Gelar Continental dan Speak Up” Olivia Yale secara resmi melepas gelar Miss Universe Africa 2025. Konfirmasi tersebut secara resmi diumumkan oleh COMICI selaku pemegang lisensi Miss Universe di Cote D’iviore dan diakun sosmednya sendiri Olivia Yale tidak menyertakan gelas Miss Universe Cote D’iviore melainkan Miss Cote D’iviore.

Selain itu banyak juga kontestan Miss Universe yang mulai bersuara disosmed mereka, mengenai ajang tersebut yang tidak netral dan kurang fair, seperti Miss Indonesia, Palestine, Vietnam, Estonia dan masih banyak lagi.

24. Day 24 : “Drama Visa” melalui akun Missuupdate melaporkan dalam wawancara terbarunya, Presiden MUO Raul Rocha kembali membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan alasan Olivia Yace tidak menang adalah karena pemegang paspor Cote d’Ivoire butuh visa untuk bisa berkunjung ke 175 negara dan itu akan menyulitkan MUO karena harus registrasi visa terus-menerus.

Namun pernyataan ini tidak tepat karena Olivia Yace sebetulnya juga memegang paspor USA dan dia bebas masuk tanpa visa ke semua negara yang memiliki perjanjian bebas visa dengan USA. Selain itu pernyataan di atas juga dinilai rasis karena kriteria penentuan pemenang Miss Universe kini juga seolah-olah ditentukan kekuatan paspor negara asal kontestan.

Walaupun ajang Miss Universe 2025 secara resmi sudah berakhir namun cerita seru bak drama series setiap episodenya terus berjalan, akankah cerita drama tersebut akan berakhir atau berlanjut tanpa ada ujungnya, kita tunggu saja ya.

Kriteria Sudah Tak Sejalan?

0

 

Beberapa waktu lalu the New L-Men of the Year memberikan pernyataan bahwa mulai di tahun 2026 mendatang, baik Para Pemenang maupun Grand Finalis yang terpilih, tidak akan dikirimkan ke ajang internasional.

Hal ini dikarenakan kriteria yang mereka cari dirasa berbeda dengan ajang internasional, di mana pemenang dan peserta yang nantinya dipilih akan menjadi sosok Health Influencer yang menginspirasi gaya hidup sehat.

Lalu, bagaimanakah dengan peluang Indonesia di ajang male pageant dunia ke depannya? Sejauh ini, L-Men juga sudah memberikan prestasi yang cukup baik di ajang dunia, dan salah satu prestasi tertinggi mereka adalah di tahun 2022.

Dimana Matthew Gilbert Wibowo yang merupakan Runner Up the New L-Men 2021 berhasil menjadi Runner Up 1 Mister Supranational 2022. Disusul prestasi Glenn Victor Sutanto yang menjadi Runner Up 2 Mister International 2024.

Akankah ada wajah dan nuansa baru untuk Male Pageant di Indonesia ke depannya? Share your thoughts.

Edisi perdana Puteri Inspirasi Indonesia 2025

 

Edisi perdana Puteri Inspirasi Indonesia 2025 dibawah naungan Yayasan Tiga Tiara Indonesia dengan national director & Owner Ms Lina Ve. Ajang tersebut bertujuan untuk melahirkan puteri remaja dan puteri anak dalam sebuah kontes kecantikan guna mengembalikan nilai kekeluargaan dan stabilitas emotional . Ajang tersebut saat ini memiliki 2 katagori pemenang yaitu anak dan remaja dengan diikuti 18 kontestan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Setelah mengikuti rangkian karantina dengan beberapa kegiatan seperti pelatihan dan beberapa kelas hingga prose penilaian, pada tanggal 22 November 2025 di gelar Grand Final di Ballroom Jayagiri, Grand Pasundan Convetion Hotel Bandunng.

Acara berlangsung penuh suka cita dengan dihadiri kelurga serta mendapat dukungan penuh dari pemerintahan setempat. Dibuka dengan opening dance dari para kontestan, setelah itu mereka tampil memukau berlenggak lenggok dengan evening gown serta menyampaikan speechnya.
Tiba saatnya juri hari harus memilih 5 kontestan dari setiap katagori, dalam sesi ini kontestan terpilih harus menyampaikan advokasi dan harapan mereka sebagai role model. Untuk Babak terakhir dipilih 3 kontestan dari katagori anak dan remaja, untuk menentukan pemenangnya setiap kontestan terpilih diberikan pertanyaan yang sama. Hingga akhirnya berikut Results ajang Puteri Inspirasi Indonesia 2025.

Edisi-perdana-Puteri-Inspirasi-Indonesia-2025

Katagori Anak:
– Winner Puteri Inspirasi Anak Indonesia 2025 : DKI Jakarta – Sara Lintang,
– 1st Runner Up : DKI Jakarta – Revanya Latisha Kurniawan,
– 2nd Runner Up: Sumatera utara – Aisyah Humaira Achsanti,
– 3rd Runner Up : DKI Jakarta – Farisha Ellena Ayunindya,
– 4th Runner up : Jawa tengah – Ashira Syamabell.

Katagori Remaja:
– Winner Puteri Inspirasi Remaja Indonesia 2025 : Jawa Timur – Laura Sabrina,
– 1st Runner Up : Jawa Barat – Fatimah Azzahra,
– 2nd Runner Up: DKI Jakarta – Chloe Xaviera,
– 3rd Runner Up : Jawa Tengah, Aissya Zahra Mumtazah,
– 4th Runner up : Jawa Barat, Naja Putri Nurhilyah Hendrawinat.

Selain itu juga diberikan gelar atribute berikut:
Katagori Anak:
– Best video presentation DKI Jakarta – Sarah Lintang
– ⁠Top Model Jawa Barat – Natasha Gisella
– ⁠Photogenic Jawa Tengah – Ashira Syamabell
– ⁠Social Media Jawa Barat – Zuriel Zanaya
– ⁠Lingkungan Jawa Barat – Zuriel Zanaya
– ⁠Enterpreneurship Jawa Barat – Natasha Gisella
– ⁠Social & Humaniti Jawa Tengah – Azkeiya Putri

Katagori remaja:
– Best video presentation Jawa Timur – Laura Sabrina
– ⁠Top Model Jawa Barat – Naja Putri
– ⁠Photogenic DK Jakarta – Chloe Xaviera
– ⁠Social Humanity DKI Jakarta – Ngappah Stephanie Louise
– ⁠Entrepreneurship Sumatera Utara – Debra Nayma Aleasi
– ⁠Lingkungan DKI Jakarta – Debra Nayma Aleasi
– ⁠Social media Jawa Barat – Ratu Dzhny Nouva .

Natdir Miss Universe Iceland 2025 Pernah Pulang Gak Ikut Karantina Miss Universe

0

Kepulangan Helena O’Connor, Miss Universe Iceland 2025 dikarenakan kondisi kesehatannya, pernah juga terjadi di tahun 2003. Di mana saat itu, Manuela Osk Hardadottir, Miss Iceland yang berkompetisi di Panama, mengalami dehidrasi yang cukup parah, sehingga memaksanya untuk mundur beberapa saat menjelang preliminary competition.

Dan seperti yang kita ketahui, kendala kesehatan juga dialami oleh Helena di Thailand tahun ini. Di mana beberapa saat setelah kedatangannya di Thailand, kondisi kesehatan Helena menurun dan akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan beberapa saat menjelang momen sashing ceremony. Dan akhirnya, Helena pun memutuskan untuk mundur dari kompetisi demi kesehatannya.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Manuela menjabat sebagai pemegang lisensi dari Miss Universe Iceland.

Saat ini pun kita mendengar beberapa kontestan sedang dalam kondisi yang kurang baik. Mari kita doakan semoga semuanya lekas pulih dan bisa bergabung kembali dengan yang lainnya, hingga malam puncak di tanggal 21 November nanti selesai.

Miss Universe Pakistan dan Palestine Pakai Pakaian Renang Tertutup

0

Meskipun bukan seorang Muslim, Roma Riaz, Miss Universe Pakistan 2025 dan Nadeen Ayoub, Miss Universe Palestine 2025, memilih untuk mengenakan model pakaian renang yang tertutup untuk gelaran Swimsuit Fashion Show hari ini.

Nampaknya hal ini mereka lakukan untuk menghormati kebudayaan negara mereka masing-masing yang sarat akan nuansa Islami.

Hal yang sama pernah juga ditunjukkan oleh Erica Robin, Miss Universe Pakistan 2023. Erica yang berhasil membawa Pakistan lolos ke babak Top 20 pada debutnya di Miss Universe, juga mengenakan burkini saat kompetisi swimsuit.

Meskipun Erica adalah seorang Kristiani, ia memilih mengenakan burkini untuk menghormati budaya negaranya yaitu Pakistan.

Final Miss Universe 2025 yang Mengundang Tanya

0

 

Miss Universe 2025 berakhir dengan final yang di satu sisi sangat kompetitif, namun di sisi lain meninggalkan banyak tanda tanya. Format Top 30 membuat persaingan terasa ketat sejak awal, namun dinamika penilaian malam final dinilai oleh banyak penonton sebagai salah satu yang paling tidak fair dalam sepuluh tahun terakhir. Kualitas peserta sebenarnya merata, tetapi arah penilaiannya kerap terasa sulit diprediksi bahkan untuk pengamat berpengalaman.

Top 30 tetap diisi oleh negara powerhouse seperti Filipina, Thailand, Venezuela, Puerto Rico, USA, dan Meksiko. Sejumlah negara Eropa dan Amerika Latin juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Indonesia belum berhasil masuk Top 30, namun Sanly Liu tetap membawa nama Indonesia melalui penghargaan Best Skin Award yang memperlihatkan kualitas persiapan serta perhatian detail yang kuat.

Pengumuman Top 12 menjadi salah satu momen terbesar malam itu. Dua negara yang awalnya tidak dijagokan justru tampil sebagai dark horse, China dan Malta. China hadir dengan presentasi panggung yang tenang dan terkontrol, sementara Malta tampil refined dengan konsistensi yang solid. Keduanya mencuri perhatian dan menjadi bukti bahwa kompetisi tahun ini cukup terbuka bagi negara selain powerhouse.

Masuk ke sesi QnA, sorotan publik semakin besar. Côte d’Ivoire memberikan salah satu jawaban paling kuat dan terstruktur malam itu, dengan penyampaian yang jelas dan penuh keyakinan. Banyak yang menilai performanya layak menembus posisi lebih tinggi, namun ia justru berhenti di posisi lima. Sebaliknya, Meksiko yang dianggap tampil paling lemah di QnA justru keluar sebagai pemenang Miss Universe 2025. Hasil ini memunculkan diskusi besar dan memperkuat kesan bahwa sesi QnA memiliki penilaian yang tidak sepenuhnya konsisten.

Final 2025 kemudian ditutup dengan banyak apresiasi tetapi juga banyak pertanyaan. Perubahan teknis yang mendadak, drama internal yang tidak perlu, serta keputusan penilaian yang sulit dipahami membuat banyak penggemar merasa kompetisi tahun ini kehilangan transparansi yang seharusnya menjadi standar utama Miss Universe.

Meski tetap menghadirkan momen emosional dan kejutan yang menarik, Miss Universe 2025 juga menjadi pengingat penting bahwa kredibilitas sebuah kompetisi global ditentukan oleh kejelasan proses dan konsistensi penilaian. Tahun ini menunjukkan bahwa standar itu masih perlu diperbaiki agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Kriteria Pemenang Versi CEO Miss Universe

0

Dalam salah satu wawancara, CEO MUO yang baru Mario Bucaro mengungkapkan bahwa tema Miss Universe 2025 adalah “Perdamaian” sehingga salah kriteria pemenangnya tentunya adalah mampu memenuhi tema besar tersebut.

Miss Universe 2025 harus mampu menjadi sosok duta yang menjembatani komunikasi antar bangsa dan dapat berperan dalam misi membangun komunitas global yang toleran dan damai.

Menurut analisa mimin, kriteria yang diungkapkan sang CEO ini tampaknya cukup dipengaruhi latar belakang beliau yang pernah menjadi Menteri Luar Negeri Guatemala.

Gak heran memang bila kualitas pemenang yang disebutkan beliau wajib memenuhi kualifikasi untuk menjadi seorang diplomat kecantikan di panggung dunia.