Home Blog Page 25

Gelar Continental

0

Saat ini ada 4 pageant Grand Slam yang memberikan gelar Continental untuk kontestannya nih. Kita bahas detailnya satu-satu yuk

Miss World
– Pertama kali diberikan 1981
– Gelar yang saat ini diberikan ada 6 yaitu Africa, Americas, Asia, Caribbean, Europe, dan Oceania
– Kriteria menangnya adalah kontestan terbaik di setiap benua yang bukan juara utama

Miss Supranational
– Pertama kali diberikan 2009
– Gelar yang saat ini diberikan ada 5 yaitu Africa, Americas, Asia Oceania, Caribbean, dan Europe
– Kriteria menangnya adalah kontestan terbaik di setiap benua yang bukan finalis Top 5

Miss International
– Pertama kali diberikan 2015
– Gelar yang saat ini diberikan ada 4 yaitu Africa, Americas, Asia Pacific, dan Europe
– Kriteria menangnya berdasarkan pilihan sesama kontestan

Miss Universe
– Pertama kali diberikan 2024
– Gelar yang saat ini diberikan ada 4 yaitu Africa & Oceania, Americas, Asia, dan Europe & Middle East
– Kriteria menangnya jujur Mimin tidak tahu, tapi dugaan Mimin ini diberikan untuk kontestan terbaik di setiap benua saat Preliminary.

Sebut Saja Ini Dedicated Post Untuk Sophie Kirana

0

Dear Sophie, sejak pertama kali liat kamu di audisi batch 1 Puteri Indonesia 2024, Mimin langsung terkesima. Melihat sosok kamu yang begitu kemayu dan lembut, bibir Mimin langsung dengan tegas berkata: INTERNATIONAL!

Ya, seyakin itu Mimin kalau kamu bakalan ke Miss International tahun ini. Dan ketika kamu disebutkan sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2024, rasanya campur aduk. Senang, tapi ada sedihnya. Dan ada juga takutnya. Jujur, Mimin takut banget kamu bukan berangkat ke Miss International.

Tapi ketakutan itu berhasil ditepis, ketika diumumkan bahwa ajang internasional yang diikuti Astamara akan diumumkan kemudian. Dan optimisme Mimin seketika kembali. Benar saja, kamulah Sang Miss International Indonesia 2024.

Seiring dengan itu, ada ketakutan lain yang muncul. Mimin nggak perlu jabarin apa, tapi kalau kalian Pageant Lovers sejati pasti paham. Tetapi, lagi-lagi, ketakutan Mimin ditakis oleh Sophie. Sosoknya yang lembut dan santun, rasanya bisa menyihir siapapun yang melihatnya. Karena konon, seribu kekerasan hati bisa diruntuhkan dengan satu senyuman. Dan itulah yang sepertinya sudah Sophie lakukan selama berkompetisi di sana.

Dan setelah 7 tahun penantian, Sophie, our Green Astamara, bisa membawa kembali nama Indonesia ke Top 5, sebagai 4th Runner Up Miss International 2024. Sophie memang tidak memenangkan mahkota utama seperti Duo Tata, tetapi dia memenangkan hati banyak orang. Sophie adalah berlian istimewa dari Yogyakarta, yang terlahir sebagai Puteri Indonesia dan berprestasi di ajang Dunia.

Terima kasih, Sophie! Terima kasih untuk kerja keras dan dedikasimu untuk Indonesia. Kami bangga! 👑

(Jujur ngetik ini Mimin berkaca-kaca deh neyk.. 🥹)

Wayang Indonesia di Ajang International

0

Sebagai negara yang memiliki banyak culture budaya nusantaranya, beragam national costume sudah dihadirkan oleh perwakilan Indonesia diajang International termasuk tema ‘Wayang’.

Dari catatan Mimin ada 3 ajang Grand Slam yang memiliki ide serupa tersebut, yaitu :

1. Nadine Alexandra Miss Universe Indonesia 2011.

‘The Beauty of Wayang Golek’ merupakan rancangan Guruh Soekarno Putra yang diproduksi oleh Guruh Soekarno Persada Batik and Craft.

2. Intan Aletrino Miss Supranational Indonesia 2016.

‘Enchanted of Wayang Golek’ merupakan rancangan (alm) Dynand Fariz yang diproduksi oleh Jember Fashion Carnval

3. Nathanel Yoga Mr World Indonesia 2024.

‘Suryanata Rajawana’ merupakan rancangan @ahmaf_mubarok dan @bubahalfian yang diproduksi oleh @jemberfashioncarnaval

Takdir Yang Serupa

0

Dua wanita beda negara, bahkan beda benua, tapi memiliki takdir yang serupa dalam perjalanan pageant mereka.

@athennacrosby (kiri) dan @zoalizevr (kanan) sama-sama mengikuti ajang nasional untuk memilih wakil ke Miss World 2024 namun mereka sama-sama jadi 1st RU. Setahun kemudian keduanya sama-sama mencoba lagi ajang yang sama dan ternyata sama-sama keluar jadi juara dan sama-sama bakal berkompetisi di Miss World 2025.

Mungkin sudah diatur takdir ya kalau mereka diberi waktu setahun untuk lebih mematangkan diri dulu. Semoga nantinya bisa jadi yang terbaik saat berkompetisi di tingkat dunia.

Hasil Terbaik Selama 13 Tahun

0

Sejak kemenangan Ivian Sarcos 13 tahun lalu, Venezuela memasuki era kegelapan di Miss dan Mr World. Wakil mereka seringkali unplaced atau maksimal lolos di first cut saja. Setelah lama frustasi sampai ada PL Venezuela yang menganggap negara mereka kena hukuman dari Oma Morley, hari Sabtu kemarin datanglah harapan baru.

Keberhasilan @juangarciaac masuk Top 10 dan menjadi Mr World Americas 2024 berhasil mematahkan kutukan maksimal masuk first cut aja sekaligus jadi prestasi terbaik Venezuela di ajang Oma Morley selama 13 tahun belakangan ini.

Apakah harapan ini bakal berlanjut di Miss World 2025 atau Venezuela kembali dimentokin lagi? Kita tunggu saja ya … O ya sekedar untuk data, inilah placement Venezuela di ajang Oma Morley selama 13 tahun terakhir.

Miss World 2012 – unplaced
Mr World 2012 – unplaced
Miss World 2013 – unplaced
Mr World 2014 – unplaced
Miss World 2014 – unplaced
Miss World 2015 – unplaced
Mr World 2016 – absen
Miss World 2016 – unplaced
Miss World 2017 – Top 40
Miss World 2018 – Top 30
Mr World 2019 – Top 29
Miss World 2019 – Top 40
Miss World 2022 – Top 40
Miss World 2024 – unplaced
Mr World 2024 – Top 10 & Mr World Americas

Mimpi Ke Miss World Akhirnya Terwujud

0

Setelah di Afrika Selatan kejadian 1st RU tahun lalu jadi juara tahun ini, kejadian serupa kembali terjadi di Amerika Serikat. Baru saja 1st RU Miss World America 2023 @athennacrosby dinobatkan jadi juara Miss World America 2024 dan akan berkompetisi di Miss World 2025.

Kemenangan ini sekaligus mewujudkan mimpi Athenna yang mengaku ingin berkompetisi di Miss World karena filosofinya sejalan dengan dirinya yang punya passion di bidang sosial.

Meski sempat dirumorkan akan mengikuti Miss Venezuela 2024 karena dia punya warga negara ganda, Athenna yang pernah jadi Top 15 Miss Teen USA 2016 ini ternyata tetap setia mencoba jadi wakil Amerika Serikat di Miss World dan loyalitasnya itu berbuah manis hari ini.

Congrats!

Jumlah Placement Grand Slam 2024 Per Benua

Dengan berakhirnya semua Grand Slam pageants yang diadakan tahun 2024 ini, Mimin coba rekap berapa banyak sih total placement per benua di tahun ini untuk 5 pageant tersebut. Dan inilah rekapannya

Africa
Total 22 placement
13 MW + 2 MS + 0 MGI + 4 MI + 3 MU

Americas
Total 45 placement
8 MW + 9 MS + 10 MGI + 5 MI + 13 MU

Asia & Oceania
Total 38 placement
9 MW + 6 MS + 7 MGI + 7 MI + 9 MU

Europe
Total 30 placement
10 MW + 8 MS + 3 MGI + 4 MI + 5 MU

Gak heran sih kalau Americas paling banyak placement-nya, tapi sayangnya meski banyak placement tidak ada satupun yang jadi juara. Asia & Oceania ada di posisi kedua jumlah placement tapi untuk hasil akhir paling berjaya tahun ini dengan 3 gelar juara. Dan Africa sepertinya masih sering “kurang dilirik” ya dan placement-nya paling sedikit.

What do you think gaes?

Diatas 120 Peserta

0

Sampai hari ini ada 3 edisi kontes kecantikan internasional yang jumlah pesertanya berhasil menembus di atas 120 negara/teritori. Ketiga edisi tersebut adalah

– Miss World2013 di Nusa Dua, Indonesia. Diikuti oleh 127 perwakilan negara/teritori.

– Miss Universe2024 di Mexico City, Mexico. Diikuti oleh 125 perwakilan negara/teritori.

– Miss World2014 di London, Inggris. Diikuti oleh 121 perwakilan negara/teritori.

Kedepannya mungkin bakal ada lagi edisi-edisi lain yang bisa tembus 120 atau bahkan 130 peserta ya, apalagi tampaknya makin banyak negara/teritori yang tertarik coba-coba ikutan pejen. Kita tunggu aja ya.

Puteri Indonesia Jawa Timur 2025, Harapan Baru untuk Jawa Timur di Puteri Indonesia 2025

0

Gelaran pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur 2025 baru saja usai diselenggarakan. Kedua belas finalis terpilih telah menjalankan kompetisi mereka dengan sangat baik. Mereka yang terpilih adalah yang telah lolos melewati seleksi pada tahap audisi, yang digelar di akhir tahun 2024 lalu di Aston Gresik. Dan pada malam final Puteri Indonesia Jawa Timur 2025, dinobatkanlah Firsta Yufi Amarta Putri dari Banyuwangi, sebagai pemenang, yang akan mewakili Jawa Timur di ajang Puteri Indonesia 2025 bulan April-Mei mendatang. Dengan advokasi bertajuk ‘Hope for the Hopeless’, Firsta menjadi harapan Jawa Timur untuk kembali meraih kesuksesan di ajang Puteri Indonesia.

Sebelum mengikuti malam Grand Final, para finalis Puteri Indonesia Jawa Timur mengikuti berbagai rangkaian kegiatan selama masa kompetisi. Dimulai dengan acara Welcome Dinner dan Sashing Ceremony yang diselenggarakan di Kantor Bupati Pasuruan, dilanjutkan dengan kunjungan ke RSUD Bangil untuk memberikan penghiburan dan semangat kepada pasien anak-anak dan keluarga mereka.

Setelah jeda liburan akhir tahun, rangkaian acara Puteri Indonesia Jawa Timur 2025 pun dilanjutkan dengan aktivitas Pra Karantina, Preliminary, Karantina dan Malam Final.

Pada malam Preliminary Puteri Indonesia Jawa Timur 2025, yang diselenggarakan pada hari Kamis, 9 Januari lalu di Pakuwon Mall, para finalis Puteri Indonesia Jawa Timur 2025 mengikuti beberapa kompetisi, yaitu Evening Gown, Talent, dan juga Motion Challenge. Ke dua belas finalis tampil begitu memukau, diiringi sambutan riuh dari para pendukung masing-masing.

Dan pada event preliminary tersebut, terpilih beberapa unggulan di masing-masing kategori. Mereka yang terpilih sebagat tiga besar yaitu, pada kategori Talent, terpilih Fransisca Novia, Marsha Alycia dan Dian Pramitha. Kemudian untuk Montion Challenge, terpilih Aling Arafah El Ghufron, Firsta Yufi Amarta Putri dan Fransisca Novia. Sementara untuk Evening Gown, terpilih Dinda Zoraya Dewi, Firsta Yufi Amarta Putri dan Anggya Juwita Rachman. Para unggulan tersebut memperebutkan tempat sebagai juara atribut yang diumumkan pada malam final.

Para finalis kemudian mengikuti acara Pra Karantina dan Karantina, di mana mereka mendapatkan pembekalan dari Ikatan Alumni Puteri Indonesia Jawa Timur, atau IAPI Jatim, dan beberapa narasumber lainnya. Selain itu, pada masa karantina ini mereka juga mengikuti proses deep interview untuk menentukan siapa saja yang akan melaju pada malam final.

Setelah serangkaian kegiatan karantina dilakukan, malam Grand Final pun diselenggarakan pada tanggal 12 Januari 2025 di Ballroom Novotel Samator Surabaya Timur. Dua belas finalis tampil begitu memukau diiringi dengan sorak sorai para pendukung setia. Dan pada malam final, terpilih 5 besar Puteri Indonesia Jawa Timur 2025. Mereka adalah Dinda Syahva Salsabilla dari Sidoarjo, Firsta Yufi Amarta Putri dari Banyuwangi, Aling Arafah El Ghufron dari Malang, Anggya Juwita Rachman dan Dinda Zoraya Dewi dari Surabaya. Mereka berlima kemudian mengikuti speech challenge untuk mempresentasikan advokasi mereka masing-masing.

Dari 5 Besar, kemudian dikerucutkan menjadi 3 Besar. Dan mereka yang melaju adalah Anggya Juwita Rachman dari Surabaya, Firsta Yufi Amarta Putri dari Banyuwangi dan Aling Arafah El Ghufron dari Malang. Mereka pun mengikuti sesi final Q and A dalam balutan Kebaya bernuansa hijau yang sangat elegan.

Pada malam final, Melati Tedja selaku Puteri Indonesia Jawa Timur 2024 dan Puteri Indonesia Pendidikan & Kebudayaan 2024, kembali mempresentasikan Busana Tradisional bertemakan Surabaya “The Sura ing Baya” karya Dhaniel Mohtar dari Jember, yang meraih penghargaan Best Traditional Costume di Puteri Indonesia 2024 lalu. Selain itu, ada juga sesi apresiasi kepada Almh. ibu BRA Mooryati Soedibyo selaku Founder Yayasan Puteri Indonesia, dan juga Ibu Maharani Eka Putri selaku Pembina IAPI Jawa Timur yang sudah berdiri selama 15 tahun sejak 2009.

Puteri-Indonesia-Jawa-Timur-2025-Harapan-Baru-untuk-Jawa-Timur-di-Puteri-Indonesia-2025

Di penghujung acara malam final, diumumkan beberapa penghargaan khusus, yaitu:

Best In Motion Challenge – Aling Arafah El Ghufron
Best in Evening Gown – Anggya Juwita Rachman
Best in Social Media – Dinda Zoraya Dewi
Best in Video Profile dan Puteri Indonesia Jawa Timur Intelegensia 1 – Firsta Yufi Amarta Putri
Puteri Indonesia Jawa Timur Intelegensia 2 – Afina Syahrani Damiar
Puteri Indonesia Jawa Timur Berbakat – Fransisca Novia
Puteri Indonesia Jawa Timur Persahabatan – Arelisa Della Awangga
Puteri Indonesia Jawa Timur Favorit – Aprilly Nathania Tanojo

Dan akhirnya, di penghujung acara, diumumkan para pemenang Puteri Indonesia Jawa Timur 2025. Dimulai dari Runner Up 2 yang berhasil diraih oleh Aling Arafah El Ghufron dari Malang, dan Runner Up 1 yang disabet oleh Anggya Juwita Rachman.

Dan mahkota Tyara Asmitha Chatura karya dari Leciel Design pun disematkan di kepala Firsta Yufi Amarta Putri, sebagai Puteri Indonesia Jawa Timur 2025.

Firsta menjadi harapan baru bagi provinsi dan pageant lovers Jawa Timur untuk kembali berjaya di pemilihan Puteri Indonesia tingkat nasional bulan Mei nanti. Firsta tentunya menjadi harapan untuk meneruskan kejayaan Jawa Timur yang sudah diukir selama empat tahun terakhir, dan tentunya menjadi harapan untuk meraih mahkota utama Puteri Indonesia yang ke empat kalinya untuk Jawa Timur.

Selamat Firsta! Semangat terus untuk berproses menjadi yang terbaik sebagai kebanggaan Jawa Timur.

Penguasa Lisensi di Peru

0

Jessica Newton salah satu nama yang mungkin sudah dikenal banyak PL ya. Beliau ini bisa dibilang sebagai penguasa lisensi pejen untuk negara Peru.

Melalui organisasi Miss Peru yang dipimpinnya, beliau ini adalah pemegang lisensi untuk Miss Universe, Miss International, Miss Supranational, Miss Grand International, dan Miss Earth di Peru.

Belakangan gak hanya di beauty pejen, Jessica juga merambah ke male pejen lewat Hombres Del Ano, sebuah platform khusus untuk pejen pria yang terafiliasi dengan Miss Peru. Lisensi yang saat ini dipegang Hombres Del Ano adalah Mr World, Mister Supranational, dan Mister Global.

Meski sudah punya banyak koleksi lisensi, gak tertutup kemungkinan Jessica masih akan menambah koleksinya nih. Salah satu yang jadi spekulasi PL Peru saat ini adalah lisensi Miss World bisa saja pindah ke Miss Peru, terlebih setelah lisensi Mr World duluan pindah ke Hombres Del Ano. Kita tunggu gimana perkembangannya. Apakah betul koleksi lisensinya bakal nambah lagi nih?