Ajang pencarian bakat modeling bagi putra putri Indonesia “Grand Model Indonesia” edisi keenam sukses digelar pada Minggu, 20 Oktober kemarin. Mister Grand Model dimenangkan oleh wakil dari Kalimantan Timur – Andra Mahendra dan Miss Grand Model dari Bangka Belitung – Fika Febriani.
Gala Dinner & Sashing CeremonyNational Costume Competition
Karantina telah dilaksanakan di hotel Orchardz Industri, Jakarta sejak 17 Oktober dan sashing ceremony kepada lebih dari 70 peserta dilaksanakan di restoran White Rabbit, Gatot Subroto. Sementara preliminary dan national competitions dilaksanakan pada 18 Oktober di Mantra, Pantai Indah Kapuk dengan konsep panggung megah dengan layar LED vertikal hingga ke atap panggung.
Fashion show berkonsep Floral & ResortOpening number berbagai kategoriPemenang berbagai kategoriPara juri nasional & internasional
Final sendiri diadakan di MiMi LiveHouse, Pantai Indah Kapuk yang dibagi beberapa segmen untuk kategori Little & Mini, Preteen, Teen, Muslimah, dan Dewasa. Berikut daftar langkap pemenangnya:
Di hari terakhir rangkaian acara dilakukan farewell, launching pemilihan Grand Model Indonesia 2025 yang akan dimulai bulan Januari, serta pengumuman wakil-wakil Indonesia yang akan yang akan berkompetisi di tingkat internasional.
Kalau negara lain ada World Couple, maka Bolivia bakal punya World Sibling. Soalnya wakil mereka ke Mr World 2024 yaitu @marioachavez99 adalah kakak laki-laki dari Miss Bolivia World 2024 @olga.chavezi yang bakal berkompetisi di Miss World 2025.
Mario yang berusia 25 tahun dengan tinggi 190 cm ini adalah seorang Commercial Engineer yang fasih berbahasa Inggris dan hobi berenang.
Dia dan adiknya Olga bakal tercatat dalam sejarah sebagai pasangan kakak-beradik pertama yang sama-sama memegang gelar nasional di tahun yang sama dari organisasi nasional yang sama.
Miss Korea adalah pageant nasional di negara asal K-pop yang pertama diadakan tahun 1957 oleh surat kabar Hankook Ilbo. Sekitar 50 perwakilan berbagai provinsi di Korea Selatan dan komunitas warga Korea di luar negeri mengikuti babak final kontes ini setiap tahunnya. Di final, biasanya akan dipilih 7 pemenang yang terdiri atas 3 tingkatan sebagai berikut:
– 1 pemenang dengan tingkatan tertinggi “Jin” atau “kebaikan” yang menjabat sebagai Miss Korea
– 2 pemenang dengan tingkatan kedua “Sun” atau “kebaikan” yang setara Runner Up
– 4 pemenang dengan tingkatan ketiga “Mi” atau “kecantikan” yang setara Finalis
Miss Korea saat ini merupakan pemegang lisensi Miss International dan Miss Earth. Sebelumnya mereka juga pernah memegang lisensi Miss Universe (1957-2015), Miss World (1959-2010), dan Miss Supranational (2010). Satu-satunya wakil dari ajang ini yang pernah jadi juara ajang internasional mayor adalah Mina Sue Choi sebagai Miss Earth 2022.
Sebagai pageant nasional dengan sejarah panjang, gak heran Miss Korea melahirkan banyak alumni yang sukses, terutama di bidang entertainment. Beberapa alumni ajang ini yang sukses jadi artis K-drama dan ajang internasional yang mereka ikuti diantaranya Lee Honey (MU 2007), Kim Sa-rang (MU 2001), Go Hyun-jung (MW 1990), dan Kim Hye-ri (MW 1989).
In the pic: Runner Up Miss Korea 2021 Mina Sue Choi yang kemudian jadi juara Miss Earth 2022.
Irene Ng’endo Mukii, 26 tahun asal Juja, dinobatkan sebagai Miss Universe Kenya 2024. Kemenangan Irene menandakan kembalinya Kenya di ajang Miss Universe setelah absen selama dua tahun sejak partisipasi terakhir negara ini di tahun 2021 lalu.
Irene sendiri bukanlah wajah baru di dunia pageant. Di tahun 2020, ia mewakili negaranya di ajang Miss Grand International dan berhasil menembus babak 20 besar.
Di ajang Miss Universe, Kenya baru satu kali mendapatkan placement di tahun 2016. Di mana Mary Esther Were berhasil melaju hingga babak 6 besar. Akankan Irene berhasil membawa kembali Kenya ke jajaran semifinalis atau bahkan melebihi pencapaian pendahulnya di 2016?
Apakah kalian tahu persamaan dari keempat wanita yang ada di foto ini? Jawabannya adalah, mereka adalah para pageant fighter yang menyaksikan kemenangan dari negara yang sama di dua kompetisi internasional yang berbeda.
Rafieya Husain, wanita asal Guyana ini berkompetisi di dua ajang besar dunia, yaitu Miss World 2014 dan Miss Universe 2017. Di ajang Miss World, Rafieya sukses menembus babak 11 besar, bahkan meraih gelar Miss World Caribbean. Sayangnya, hal itu tidak berulang ketika ia mengikuti Miss Universe, karena langkahnya harus terhenti di eliminasi pertama atau first cut. Di dua kontes tersebut, Rafieya menyaksikan kemenangan wakil dari Afrika Selatan.
Beralih ke Olivia Jordan, Miss USA 2015. Sebelumnya, ia berkompetisi di ajang Miss World 2013 yang diselenggarakan di Bali, dan berhasil masuk ke 20 besar. Kemenangannya sebagai wakil Oklahoma pertama yang meraih gelar Miss USA, mengantarkannya ke panggung Miss Universe 2015. Olivia sendiri berhasil keluar sebagai 2nd Runner Up. Dan, ia pun harus menyaksikan dua kali kemenangan wakil Filipina di ajang yang ia ikuti.
Kemudian ada Ivana Batchelor dari Guatemala. Di ajang Miss Grand International 2020, ia berhasil menjadi 2nd Runner Up. Sayang, ketika mengikuti Miss Universe 2022, ia harus tersisih sebelum berhasil masuk ke 16 besar. Dan kedua kontes yang diikuti Ivana tersebut, wakil Amerika Serikat keluar sebagai pemenang.
Terakhir, ada Chanelle de Lau. 1st Runner Up Miss International 2017, dan 4th Runner Up Miss Supranational 2024. Seperti kita ketahui, dua ajang tersebut sama-sama dimenangkan oleh wakil Indonesia, yang sama-sama berasal dari Jawa Barat. Chanelle sendiri sepertinya adalah ‘Lucky Charm’ untuk wakil Indonesia, di mana di Miss Universe 2016 pun yang ia juga ikuti, wakil Indonesia yaitu Kezia Warouw, berhasil tembus ke babak 13 besar.
Savena Mushinge, Top 20 Miss USA 2023 perwakilan dari state Maryland, dikabarkan mengikuti audisi Miss Universe Zambia 2024.
Sebelum memenangkan Miss Maryland USA, Savena pernah menyandang gelar sebagai Miss Supranational Zambia 2022. Sayangnya, ia belum berhasil lolos ke tahap 24 besar kala itu.
Jika Savena berhasil memenangkan gelar Miss Universe Zambia tahun ini, maka ia akan kembali mengenakan selempang Zambia di ajang internasional.
Ajang pencarian bakat modeling bagi putra putri Indonesia ini diselenggarakan untuk kali keeenam di bawah naungan Sahabat Management Indonesia. Selain mencari bakat-bakat modeling untuk berbagai kategori, ajang Grand Model Indonesia tentunya mencari sosok yang juga dapat mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia, serta dapat menumbuhkan kecintaan kedaerahan dan nasionalisme.
Sosok yang mereka cari tentunya selain memiliki paras dan kepribadian yang menarik, juga harus memiliki ketertarikan pada dunia modeling dan entertaintment. Pemenang juga harus siap untuk menjadi wakil Indonesia yang akan mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di level internasional.
Pemilihan Grand Model Indonesia terdiri dari beberapa kategori yang dipisahkan berdasarkan jenis kelamin dan usia, yaitu:
Miss Grand Model Indonesia dengan kategori:
Miss: usia 17-30 tahun
Muslimah: 17-30 tahun
Teen: 14-16 tahun
Preteen: 11-13 tahun
Little: 8-10 tahun
Mini: 4-7 tahun
Miter Grand Model Indonesia dengan kategori:
Miss: usia 17-30 tahun
Teen: 14-16 tahun
Preteen: 11-13 tahun
Little: 8-10 tahun
Mini: 4-7 tahun
Founder Sahabat Management Indonesia – Angga Pry Handoko (atas). Para Regional Director (bawah)
Tahun ini acara diselenggarakan dari tanggal 17-21 Oktober di Orchardz Hotel Industri, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sistem penjurian dilakukan dengan akumulasi skor selama karantina dan juga voting.
Top 6 akan terdiri dari 5 finalis terpilih dengan hasil skor tertinggi selama karantina, plus 1 finalis dengan skor voting tertinggi. Top 3 akan dipilih berdasarkan 80% skor selama karantina, 10% dari skor performa selama penyisihan di Top 6, 10% dari Tourism Campaign.
Pemenang Utama nilainya akan dipilih berdasarkan 80% skor selama karantina, 10% performa selama penyisihan di Top 3, dan 10% dari babak Q&A. Berikut persentasi penilaian selama karantina:
Introduction & Tourism Speech: 10%
Nusantara Culinary Festival: 5%
Photoshoot: 5%
Talent Show: 10%
National Costume Contest: 10%
Super Model Contest: 15%
Catwalk Class: 5%
Rehearsal: 5%
Beauty Class: 5%
Deep Interview: 15%
Voting: 15%
Juri-juri akan terdiri dari:
Founder Sahabat Management Indonesia – Angga Pry Handoko
Founder Grand Global Ambassador International, Sally Crown Beauty Consultants – Mrs. Sally Danishly (Malaysia)
Founder Kids & Teen Pageant Global – Mr. Leo Raynold (Malaysia)
Founder Majestic Group – Mr. Manjesh Giri (Nepal)
Founder Junior Model International, Mister & Miss Teen Super Globe, Miss Super Globe – Mr. Arun Ratna (India)
Chairman Little & Teen Glam International – Mr. Direk Primo Gusi (Australia/Filipina)
1st Runner Up Miss Universe Indonesia 2023 – Vina Anggi Sitorus
Actor & Model – Leon Dozan
International Guests/Judges
Selain itu tamu-tamu kehormatan lainnya diantaranya:
Miss Teen Glam International 2024 – Aisha Fahia
Little Miss Glam International 2024 – Yohana William Marpaung
2nd Runner-up Miss Teen Super Globe 2024 – Vania Cassandra
Miss Teen Super Globe (Junior) 2024 – Aerlyn Adeeva Masysha
Miss Preteen Junior Model Indonesia 2024 – Rasty Adelina
Princess Junior Model International 2024 – Athiyah Queenera Alfiansia
2nd Runner-up Prince Junior Model International 2024 – Muhammad Rasydan
1sr Runner-up Miss TOD Junior Model International 2024 – Adzkiyah AzkayraMiss Grand Global Ambassador International Universe 2024 – Zulaikha Amira
Mister Grand Global Ambassador International Universe 2024 – Bayu LesmanaMini Miss Global 2024 – Aaisyah Batsirya
1st Runner-up Mini Miss Global 2024 – Naura Irawan
4th Miss Teen Global – Nadya Christy Cinta
Mister Teen Metropolitan International 2024 – Arman Manihar
Miss Preteen Metropolitan International 2024 – Sohana Chand
Gala Dinner & Sashing CeremonyPeluncuran Mahkota Baru & Sashing Ceremony
Di hari pertama karantina, peserta akan menyampaikan Introduction & Tourism Speech dilanjutkan dengan Nusantara Culinary Festival, Photoshoot, Gala Dinner dan Sashing Ceremony. Hari kedua akan ada Talent Show dan Peliminary Comptetition (National Costume, Super Model). Hari ketiga akan ada Catwalk Class, Gladi Bersih dan Deep Interview. Hari keempat adalah Grand Final & Coronation Night. Hari kelima adalah Launching Grand Model Indonesia & Grand Runway Indonesia 2025.
Saat ini Sahabat Management Indonesia memegang beberapa lisensi ajang internasional.
Jenna Dykstra, Miss Supranational United States 2024 dan 1st Runner Up Miss Supranational 2024, ternyata masih memiliki darah Polandia. Dengan keikut sertaannya di ajang Miss Supranational kemarin, wanita semampai asal Minnesota ini serasa seperti kembali ke ‘kampung halaman’ dari salah satu leluhurnya.
Tahukah kamu, Jenna sendiri hanya memiliki waktu sekitar 3 minggu untuk persiapan kompetisi. Ia terpilih sebagai Miss Supranational US di tanggal 28 Mei, dan di tanggal 17 Juni ia sudah bertolak ke Polandia untuk memulai rangkaian acara Miss Supranational. Meski demikian, Jenna berhasil keluar sebagai pemenang kedua.
Dengan kesuksesannya itu banyak penikmat pageant dari Amerika Serikat bahkan negara-negara lain yang menginginkan Jenna untuk mencoba peruntungan di pageant lain selepas kontraknya dengan Miss Supranational berakhir(*). Dan ajang yang banyak dijadikan rekomendasi untuk Jenna tak lain dan tak bukan adalah, Miss USA.
(*) Berdasar informasi terakhir yang didapat, 5 Besar Miss Supranational di setiap tahunnya, kecuali pemenang utama, akan dikontrak selama satu tahun sampai ajang Miss Supranational berikutnya diselenggarakan, baru setelahnya jika memang ada rencana, mereka diizinkan untuk mengikuti ajang lain. Sementara pemenang utama, tidak dizinkan untuk mengikuti ajang apapun lagi.
Sebelumnya banyak desas-desus bahwa Miss Namibia 2023 yang juga Top 20 Miss Universe 2023 Jameela Uiras bakal ditunjuk jadi wakil negaranya di Miss World 2025.
Tapi justru malah teman seangkatannya Miss Cameroon 2023 Issie Princesse yang udah duluan confirm jadi kontestan Miss World 2025.
Apakah desas-desus tentang Jameela bakal jadi kenyataan dan dia bakal nyusul Issie ke Miss World, atau desas-desus cuma sebatas gosip aja. Just wait and see.