Home Blog Page 136

Jenny Polanco Miss World Dominican Republic 1978 Meninggal Dunia Terkena Covid19

0

 

Bertambah lagi satu orang ratu kecantikan dunia yang meninggal dunia terinfeksi virus corona covid-19.

Kabar tersebut dibagikan dari akun @officialglobalbeauties dan @jenny_polancodr yang mengabarkan bahwa Jenny Polanco, designer dan juga yang merupakan Miss World Dominican Republic 1978, meninggal dunia sebagai korban virus corona setelah berpergian ke Spanyol.

Jenny kelahiran Santo Domingo 18 Januari 1958 kembali ke rumah dengan gejala flu, yang kemudian dikonfirmasi sebagai efek dari virus corona.

Jenny meninggal dunia pada tanggal 25 Maret 2020. Selamat jalan Jenny.

Penulis : Irwans

Valentina Figuera Miss Grand International 2019 Berikan Bantuan Gizi Untuk Paramedis

Hari ini Valentina Figuera Miss Grand International 2019 melakukan aksi sosialnya dengan membagikan kue-kue yang ia buat sendiri bersama madame Therea Vice President Miss Grand International Organization.

Mulai dari mengilas, mengisi isian kue, memulasnya dengan kuning telor dan memanggangnya hingga matang.

Valentina-Figuera-Miss-Grand-International-2019

Kue itu ia bagikan dibeberapa rumah sakit yang berada di Bangkok, Thailand dan diterima oleh paramedis yang sekarang menjadi garda terdepan dalam menanggulangi virus corona covid-19.

Selain membutuhkan perlengkapan medis seperti APD (alat pelindung diri) Masker dan Hand Sanitizer. Asupan bergizi seperti kue buatan Miss Grand International 2019 tersebut tentunya sangat bermanfaat untuk paramedis agar tetap prima dalam aktivitasnya yang sangat padat.

Valentina-Figuera-Miss-Grand-International-2019

Ditambah lagi Thailand tingkat kedua tertinggi di Asia Tenggara yang terpapar virus corona covid-19 yang positif ada 1,771 meninggal dunia 12 dan yang sembuh ada 416.

Good idea Miss Grand International 2019.

Penulis : Irwans

Albertina Fransisca Maiola Putri Pariwisata Indonesia 2008 Ditetapkan Sebagai Suspect Covid19

Albertina Francisca Mailoa @chikamailoa Putri Pariwisata Indonesia 2008 yang biasa disapa dengan nama Chika dan Top 15 Miss Tourism International 2008 dan meraih dua spesial award Miss Photohenic dan Miss Youthful.
Albertina-Francisca-Mailoa-Putri-Pariwisata-Indonesia-2008
Diakun Instagram miliknya di insta story mengabarkan bahwa dirinya dan ibunda tengah berada di ruang isolasi sejak tanggal 17 Maret 2020. Chika dan ibunda telah menjalani test swab dan sambil menunggu hasil, saat ini mereka ditetapkan sebagai suspect covid-19.

Chika menjadi orang pertama dari kalangan dunia pageants yang berani berterus terang mengabarkan kondisinya sedang terpapar virus corona covid-19. Chika juga mengucapkan terima kasih kepada tim kesehatan yang tengah membantu dalam proses pengobatannya. Chika menyebut merekalah malaikat penolong dalam keadaan pandemik saat ini.

Albertina-Francisca-Mailoa-Putri-Pariwisata-Indonesia-2008

Chika juga berpesan kepada siapa pun yang sempat bertemu dan kontak dengan dirinya terhitung sejak tanggal 14 Maret 2020 untuk segera memeriksakan diri. Serta menghimbau untuk masyarakat Indonesia tetap berada dirumah saja, jaga kesehatan, minum vitamin dan berjemur dibawah sinar matahari agar terhindar dari virus corona covid-19. Cepat sembuh Kak Chika.

Berikut penjelasan mengenai status ODP, PDP dan SUSPECT .

1. ODP singkatan dari Orang dalam Pemantauan. ODP biasanya belum menunjukkan tanda-tanda sakit, namun pada umumnya ODP ini dipantau karena pernah melakukan kontak atau interaksi dengan pasien Corona.

2. PDP singkatan dari Pasien dalam Pengawasan. Pasien yang menunjukkan beberapa gejala Corona, seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas akan mendapatkan pengawasan. Status PDP ini setingkat lebih tinggi daripada ODP.

3. Suspect atau terduga adalah pasien yang sudah menunjukkan gejala Corona. Saat di rumah sakit ia akan menjalani bronkoskopi, guna mengambil cairan dari saluran napas. Kemudian dilanjutkan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan status kondisi pasien apakah Positif atau negatif.

Penulis : Irwans

Siklus 6 Tahunan, Apakah Benar Jawa Timur Baru Bisa Menang di Puteri Indonesia?

0

Puteri Indonesia Jawa Timur adalah sebuah kontes kecantikan yang diadakan untuk wanita berusia 17 sampai 25 tahun di provinsi Jawa Timur, pemenang Puteri Indonesia Jawa Timur akan mewakili Jawa Timur diajang kontes kecantikan nasional yaitu Puteri Indonesia.

Jawa Timur sudah aktif sejak tahun 1992 diwakili Pungky Sukmawati berasal dari Surabaya, meraih posisi Harapan 1 dan spesial award Puteri Fotogenik. Tahun 1994 diwakili Linda Fatmawati dari Malang sebagai finalis, tahun 1995 diwakili Rosa Andriani Rai asal Banyuwangi Jawa Timur berhasil meraih posisi 1st Runner-up dan tahun 1996 diwakili Luluk Fitriyah asal Mojokerto sebagai finalis.

Paska mati suri empat tahun kemudian pemilihan Puteri Indonesia bangkit kembali ditahun 2000 Jawa Timur diwakili Erik Erika Sintiawati dari Jember berhasil masuk top 10. Tahun 2001 diwakili Prisca Olivia Charlotte dari Surabaya berhasil masuk top 10 dan spesial award Puteri Favorit. Tahun 2002 diwakili Destria Rifana dari Mojokerto berhasil masuk top 5. Tahun 2003 diwakili Dewi Nurhayati dari Jombang sebagai finalis. Tahun 2004 diwakili Monica Widodo dari Surabaya sebagai finalis. Tahun 2005 diwakili Asta Mina Karunia dari Bangkalan sebagai finalis. Tahun 2006 diwakili Jaswin dari Gresik berhasil masuk top 5 dan spesial award Puteri Berbakat.

Putri-Raemawasti-Puteri-Indonesia-2007-dan-Riyo-Mori-Miss-Universe-2007

Tahun 2007 adalah puncak pertama Jawa Timur meraih tahta dan mahkota Puteri Indonesia saat itu yang meraihnya adalah Putri Raemawasti dari Blitar dan mewakili Indonesia di Miss Universe 2007 yang diadakan di Vietnam. Tahun 2008 diwakili Yustin Karina dari Malang berhasil masuk top 10, Puteri Intelegensia dan Puteri Indonesia Kepulauan Jawa. Tahun 2009 diwakili Nadia Zahara dari Sidoarjo berhasil masuk top 10 dan Puteri Intelegensia. Tahun 2010 diwakili Betha Landes Kemala Sari dari Pasuruan sebagai finalis dan meraih spesial award Puteri Indonesia Kepulauan Jawa. Tahun 2011diwakili Liza Elly Purnamasari dari Malang berhasil meraih 1st Runner-up atau Puteri Indonesia Lingkungan dan mewakili Indonesia di Miss International 2011 di Jepang. Tahun 2012-2013 diwakili Asri Nofalya Kamalin dari Pasuruan sebagai finalis.

Elvira-Devinamira-Puteri-Indonesia-2014-dan-Gabriella-Isler-Miss-Universe-2013

Tahun 2014 Jawa Timur sukses meraih juara Puteri Indonesia diwakili Elvira Devinamira dari Surabaya, ini adalah juara kedua Jawa Timur, hebatnya lagi Elvira mengukir sejarah ditingkat internasional dengan masuk top 15 Miss Universe 2015 yang diadakan di Nevada, Amerika Serikat dan meraih juara pertama kostum nasional terbaik dengan tema Borobudur rancangan designer alm Dynand Fariz dari Jember Fashion Carnaval.

Tahun 2015 diwakili Rr. Sheryltha Pratyscha dari Malang sebagai finalis. Tahun 2016 diwakili Badzlina Sukmawati dari Surabaya sebagai finalis dan meraih spesial award Puteri Indonesia Kepulauan Jawa. Tahun 2017 diwakili Fatma Ayu Husnasari dari Blitar sebagai finalis dan meraih spesial award Puteri Indonesia Kepulauan Jawa. Tahun 2018 diwakili Alshya Sekar Amaranggana Wibowo dari Sidoarjo sebagai finalis. Tahun 2019 diwakili Bella Putri Ekasandra dari Malang sebagai finalis.

Puasa enam tahun sebagai finalis dan satupun tidak ada yang masuk jajaran semifinalis atau 11 besar membuat provinsi Jawa Timur memutar strategi dengan memilih wakil yang benar-benar siap bertanding ditahun 2020 dengan segala package yang sudah ready cantik, tinggi, jenjang, advoksi nyata serta background pendidikan sarjana.

Pencarian pun mulai dilakukan, disaat provinsi lain sudah audisi dan memilih wakil mereka di Graha Mustika Ratu. Jawa Timur justru konsisten setiap tahunnya melakukan pemilihan sendiri dengan mengelar pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur.

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-2020-dan-Zozibini-Tunzi-Miss-Universe-2019

Mutiara Yang Hilang Kembali Datang dan Bawa Jawa Timur Akhirnya Berjaya Lagi
Satu persatu peserta audisi berdatangan dan terpilihlah 12 finalis yang bersaing, diantara finalis tersebut hadir wajah lama Raden Rara Ayu Maulida Putri biasa disapa Ayuma.

Ayu sendiri pernah mengikuti pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur 2017 saat itu ia bersaing dengan Fatma Ayu Husnasari yang terpilih sebagai pemenang pertama dan Ayuma hanya meraih 1st Runner up.

Ayu-Maulida-1st-runner-up-puteri-indonesia-jawa-timur-2017

Uniknya lagi saat Ayuma terpilih sebagai pemenang pertama Puteri Indonesia Jawa Timur 2020 justru yang menyebutkan nama pemenang tersebut adalah Fatma Ayu Husnasari yang bertindak sebagai host malam final.

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-2020-dan-ArtikaWhulandary-Beauty-Camp

Ayuma mempunyai jiwa mental yang sangat kuat, namanya tercium didunia beauty pageants saat menjadi anak didik ArtikaWhulandary Beauty Camp dibuat oleh Artika Sari Devi Puteri Indonesia 2004 asal Bangka Belitung dan top 15 Miss Universe 2005 di Thailand dan Whulandary Herman Puteri Indonesia 2013 dari Sumatera Barat dan top 15 Miss Universe 2013 di Russia.

Dan ditahun yang sama Ayuma terlihat menyambut kedatangan Ariska Putri Pertiwi Miss Grand International 2016 dibandara Soekarno Hatta.

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-2020-Ariska-Putri-Pertiwi-Miss-Grand-International-2016-dan-Elvira-Devinamira-Puteri-Indonesia-2014

Setelah gagal di pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur 2017, Ayuma yang dibimbing Elvira Devinamira Puteri Indonesia 2014 langsung mengajaknya menghadiri malam final Puteri Indonesia 2018, ada alasan jelas Elvira mengajak Ayuma, ia ingin Ayuma bisa melihat suasana dan atmosfer ditingkat nasional dan itu memacu semangatnya untuk fighting jika ingin kembali.

Paska kegagalan tahun 2018 Ayuma banting setir fokus menyelesaikan pendidikannya di Universitas Airlangga dan melakukan advoksi “Senyum Desa” yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak-anak. Serta terjun kedunia modeling, semua ajang fashion show ia ikuti dan menjadi ikonnya.

Tahun 2019 menjadi puncaknya saat Ayuma mengikuti pemilihan modeling di Jakarta Fashion Week Model Search 2020. Dibawah mentor seperti Wita Juwita juara pertama Wajah Femina 2013 dan Ai Syarif Creative Director Jakarta Fashion Week, Ayuma lolos mewakili Surabaya ke Jakarta.

 

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-2020-dan-Face-Of-Asia-2019Ditingkat nasional Ayuma bersama empat wakil dari daerah mewakili Indonesia ketingkat kontes modeling dan semi beauty pageants yaitu Asia Model Festival yang diikuti puluhan negara. Predikat tertinggi diraih Ayuma dengan meraih gelar grand Prize Face Of Asia 2019 di Korea Selatan mengalahkan 74 model lain dari 27 negara Asia.

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-2020-dan-Face-Of-Asia-2019

Dengan kemenangan tersebut bak Mutiara Yang Hilang ditengah kemarau yang panjang dimana 6 tahun Jawa Timur panceklik, pageant lover Indonesia memasukan Ayuma sebagai wishlist atau kandidat kuat untuk pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur 2020.

Terdorong dengan dukungan yang mengalir deras dan berkaca dengan kegagalan ditahun 2017, membuat sosok Ayuma lebih matang, kuat, percaya diri dan tetap rendah hati.

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-Jawa-Timur-2020

Ayuma akhirnya terpilih sebagai Puteri Indonesia Jawa Timur 2020 dari Surabaya dan mewakili ketingkat nasional. Ditingkat nasional Cah Ayu tersebut juga kembali memecah kebuntuan Jawa Timur yang tidak plecement sejak tahun 2015 dan mempertahankan siklus 6 tahun Jawa Timur baru bisa juara Puteri Indonesia untuk ketiga kalinya setelah tahun 2007 dan 2014.

Kini Ayuma Puteri Indonesia 2020 disibukan dengan berbagai tugas dengan menjadi Duta MPR RI serta persiapan menuju karantina Miss Universe 2020.

Ayu-Maulida-Puteri-Indonesia-2020-dan-Duta-MPR-RI

Pertanyaan besar kini tertuju kepada provinsi Jawa Timur, bagaimana mencari perwakilannya dipemilihan Puteri Indonesia selanjutnya, apakah mempertahankan siklus 6 tahun baru juara atau ada perubahan. Kita tunggu gebrakan selanjutnya.

Penulis : Irwans

Paramedisku Pahlawanku

0

Karya seni unik dan artistik ditampilkan oleh seniman @ugurgallen yang memiliki follower ratusan ribu.

Ia mengabadikan berbagai objek foto dengan dua sisi yang berbeda menjadi satu frame dan mempunyai makna yang mendalam.

Salah satunya yang mendapatkan sorotan adalah para medis dokter dan perawat lengkap dengan masker digabungkan dengan sosok pahlawan yang biasa dikenal dalam film superhero.

Dengan merebaknya virus Corona atau covid19 diseluruh dunia, maka pantaslah jika paramedis sekarang menjadi sosok pahlawan baru dan nyata bagi seluruh umat diseluruh dunia ya guys.

Btw ada yang tau siapa nama pemeran salah satu superhero tersebut yang juga finalis Miss Universe?

Penulis : Irwans

Curhat Dr. Mutia Sari Wirman 1st Runner Up Putri Pariwisata Indonesia 2010, Akui Banyak Pasien Terpapar Virus Corona Dirawat di RSCM

Apakabarnya Mutia Sari Wirman 1st runner up Putri Pariwisata Indonesia 2010, wanita kelahiran Bandar Lampung 28 April 1989, sekaranga ya? Sosok wanita ramah tersebut sekarang sudah menjadi dokter loh guys disalah satu rumah sakit di Jakarta.

Pada masa mudanya Mutia pernah menjadi bagian Paskibra Nasional mewakili propinsi daerahnya ditingkat nasional sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2005.

Mutia-Sari-Wirman-1-st-runner-up-putri-pariwisata-indonesia-2010-dan-Miss-Tourism-Queen-Of-The-Year-International-Indonesia-2011

Makin dewasa, Mutia kembali mengasah kemampuannya dengan mengikuti kontes beauty pageants nasional yaitu Putri Pariwisata Indonesia 2010 mewakili propinsi Lampung, ia berhasil meraih posisi kedua atau 1st runner up. Juara pertama diraih propinsi Sulawesi Utara oleh Cynthia Sandra Tidajoh dan mewakili Indonesia di Miss Tourism International.

Meski hanya menjadi juara kedua, Mutia juga diberikan kesempatan oleh Yayasan Eljohn Pageants untuk mengikuti kontes beauty pageants tingkat internasional yaitu Miss Tourism Queen Of The Year International 2011 di Tiongkok.

Kontes ini masih terapliasi dengan Miss Tourism International dibawah naungan Datuk Tan Sri Ooy sebagai founder utama. Saat itu Mutia belum berhasil masuk dalam jajaran semifinalis, tapi ia banyak mendapatkan pengalaman yang sangat berarti baginya. Pemenangnya adalah Urvashi Rautela dari India dan juga mewakili India di Miss Universe 2015 yang sekarang lebih dikenal sebagai seorang aktris Bollywood.

Mutia-Sari-Wirman-1-st-runner-up-putri-pariwisata-indonesia-2010-dan-Miss-Tourism-Queen-Of-The-Year-International-Indonesia-2011

Kini 10 tahun berlalu bagaimana sosoknya tersebut. Dari kabar yang team Pageantempire dapatkan sekarang Mutia sudah menjadi dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat dengan status sebagai PPDS (Peserta Program Pendidikan Spesialis) Ilmu Kesehatan Mata di FKUI-RSCM.

Profesi sebagai dokter tersebut Mutia dapatkan setelah menyelesaikan pendidikan di universitas YARSI jurusan kedokteran.

Ditengah wabah virus corona covid-19, Mutia mengakui saat ini banyak pasien yang terpapar penyakit Corona, terutama dibagian IGD (instalasi gawat darurat) dan membuat paramedis sangat kewalahan merawat pasien.

Bahkan saat pertanyaan mengenai kondisi keadaan saat ini dirumah sakit tersebut. Apakah banyak pasien yang sembuh atau lebih banyak yang sakit.

“Makin banyak yang terinfeksi (sakit) saat membantu pasien saya mengunakan APD dan masker, setelah selesai bertugas langsung mandi agar tidak terpapar virus” ucapnya.

Mutia-Sari-Wirman-1-st-runner-up-putri-pariwisata-indonesia-2010-dan-Miss-Tourism-Queen-Of-The-Year-International-Indonesia-2011

Mutia juga mengungkapkan bahwa dokter-dokter yang lagi mengambil spesialis terutama yang spesialis anestesi sudah ada beberapa orang yang dirumahkan karena sudah ada yang terpapar dan statusnya menjadi ODP (orang dalam pengawasan)

Ditengah kondisi wabah virus corona covid-19 yang menyerang diseluruh dunia. Dengan jumlah pasien yang membludak dimana tingkat kesembuhan berbanding terbalik daripada yang terpapar lebih banyak. Dan paramedis menjadi ujung tombak garda paling depan dalam membantu merawat pasien.

Mutia-Sari-Wirman-1-st-runner-up-putri-pariwisata-indonesia-2010-dan-Miss-Tourism-Queen-Of-The-Year-International-Indonesia-2011

Bahkan APD (alat pelindung diri) masker dan hand sanitizer sangat dibutuhkan saat ini, dan sekarang barang-barang tersebut sangat langka dan sudah sangat jarang ada dipasaran. Namun bagi Mutia, ia sangat bersyukur ditempat ia bekerja saat ini.

“Alhamdulillah, kalau untuk di rscm fasilitas sudah disediakan oleh management. Kami yang sebagai PPDS (Peserta Didik Dokter Spesialis) terpenuhi semua. mungkin rumah sakit yang lainnya banyak yang kekurangan APD”

Untuk itu Mutia menghimbau masyarakat agar membantu paramedis untuk mendapatkan APD, masker dan hand sanitizer dengan berdonasi dan memberikan sumbangan kepada rumah sakit yang ada di seluruh Indonesia.

Mutia-Sari-Wirman-1-st-runner-up-putri-pariwisata-indonesia-2010-dan-Miss-Tourism-Queen-Of-The-Year-International-Indonesia-2011

Dengan bantuan tersebut, setidaknya bisa meringankan beban pihak rumah sakit, barang tersebut selain dipakai dokter dan perawat juga dipakai para pekerja rumah sakit, seperti apoteker, ahli gizi, radiografer, satpam, supir ambulance dan cleaning service yang semuanya berhubungan dengan pasien dirawat.

Mutia juga menghimbau untuk masyarakat Indonesia dan pageants lover Indonesia, agar tetap berada dirumah saja dan jangan keluar rumah jika tidak perlu, agar terhindar dari terpapar virus corona covid-19 dan banyak makan yang bergizi serta olahraga ringan dan berjemur dibawah sinar matahari, yang bagus di jam 9 sampai 10 untuk menjaga imunitas, supaya sehat dan bugar.

Penulis : Irwans

Jika Macan Asia Sudah Bangun Siap-Siap Winner Ya Guys

0

Ini adalah cuplikan saat Larra Dutta Miss Universe 2000 asal India saat sesi QnA Top 5.

Menjawab pertanyaan dengan tenang itu bukan hal yang mudah ditengah gemuruh penonton, Larra Dutta yang terbiasa melakukan meditasi Yoga, melahap semua jawaban.

Bahkan dengan lugas dan pas ia bisa mempresentasikan kebudayaan India mengenai simbol-simbol yang ada dalam setiap gerakan tarian.

Bahkan dalam sesi swimsuit dan evening gown, Lara Dutta berhasil meraih nilai tertinggi dari dewan juri.

Lara-Dutta-Miss-Universe-2000
So? Apakah tahun ini Macan Asia tersebut akan kembali bangun dan bangkit lagi, setelah cukup lama vakum masuk dalam jajaran top 5 bahkan winner, terakhir kali tahun 2000 diraih Larra Dutta, yang menjadikan India saat itu berhasil winner didua ajang kontes bergengsi.

Miss Universe 2000 & Miss World 2000 oleh Priyanka Chopra mengulang sejarah ditahun 1994, diraih Sushmita Sen Miss Universe 1994 dan Aishwarya Rai Miss World 1994.

Penulis : Irwans

10 Film Terbaik Aishwarya Rai Miss World 1994 Buat Temani Kamu di Rumah Aja

0

Nama Aishwarya Rai semakin meroket semenjak memenangi gelar kontes kecantikan Miss World 1994, wanita cantik bermata biru kelahiran 1 November 1973 di Manglore, Karnataka, India.

Ibu satu anak dari pernikahannya dengan aktor Abishek Bachchan ini, sudah membintangi puluhan iklan komersil dan 50 film nasional maupun internasional.

Pertama kali berakting di film politik Tamil berjudul Iruvar ditahun 1997 dengan peran ganda dan di tahun yang sama dia debut di Bollywood lewat film komedi romantis Aur Pyaar Ho Gaya bersama Bobby Deol sampai film terakhirnya Fanney Khan ditahun 2018.

Mengisi waktu karantina dirumah aja, akibat dampak merebaknya virus corona atau covid19 hampir di 187 negara diseluruh dunia. Berikut team Pageantempire hadirkan 10 film terbaik Aishwarya Rai Miss World 1994 yang patut kalian tonton saat lagi rebahan dirumah.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Taal

1. Taal (1999)
Aishwarya Rai menjadi pemeran utama sebagai penyanyi muda berbakat sebagai Mansi Shankar, dalam film ini musikal ia beradu akting bersama Akshay Khanna, Anil Kapoor, dan lainnya. Meski di India film ini disambut biasa-biasa saja, Taal justru berhasil menjadi film India pertama yang masuk dalam 20 besar di box office Amerika Serikat. Mansi Shankar adalah gadis dari latar belakang sosial rendah yang membuat dia kerap dipandang sebelah mata, termasuk ketika dia akan dinikahi oleh Manav Mehta, putra seorang pebisnis kaya yang jatuh cinta padanya.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Hum-Dil-De-Chuke-Sanam

2. Hum Dil De Chuke Sanam (1999)
Dalam film drama romantis ini Aishwarya Rai dipasangankan dengan dua aktor populer India, Salman Khan dan Ajay Devgn. Aishwarya memerankan Nandini, putri seorang musisi klasik India yang terkenal, Pundit Darbar. Suatu hari seorang pemuda bernama Sameer tinggal bersama mereka untuk mempelajari musik klasik yang menjadi passionnya. Awalnya Nandini dan Sameer tidak akur dan saling meledek, tapi lambat laun mereka jatuh cinta. Hal ini membuat marah sang ayah, Pundit, karena Nandini sebenarnya sudah dijodohkan dengan pria tampan lainnya, Vanraj.

Berkat perannya tersebut Aishwarya Rai mendapatkan penghargaan pertamanya sebagai aktris terbaik di festival filmfare India tahun 2000. Hebatnya lagi Aishwarya Rai masuk dua sekaligus masuk nominasi sebagai aktris terbaik, selain Hum Dil De Chuke Sanam mengantarkannya sebagai pemenang satu lagi filmnya yang masuk nominasi tersebut yaitu film Taal.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Mohabbatein

3. Mohabbatein (2000)
Kisah film romantis Mohabbatein masih menjadi favorit banyak orang sampai saat ini. Narayan Shankar (Amitabh Bachchan) adalah seorang kepala kampus khusus pria yang sangat konservatif. Dia tak mengizinkan para mahasiswanya terlibat dalam urusan asmara dan segala kegiatan hura-hura lainnya. Suatu ketika datanglah seorang guru musik flamboyan, Raj Aryan Malhotra (Shah Rukh Khan), yang mengubah banyak hal di kampus itu. Narayan tak suka dengan apa yang dilakukan Aryan. Akhirnya terungkap bahwa Aryan sebenarnya adalah mantan kekasih Megha (Aishwarya), putri Narayan yang mati bunuh diri karena cintanya pada Aryan dulu tak direstui.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Devdas

4. Devdas (2002)
Film garapan Sanjay Leela Bhansali ini didasarkan pada novel klasik Devdas karya Sharat Chandra Chattopadhyay. Film ini menampilkan Shah Rukh Khan sebagai Devdas, seorang sarjana hukum kaya yang baru kembali dari London untuk menikahi kekasih masa lalunya, Paro. Namun penolakan dari keluarganya membuat Devdas hancur dan tenggelam dalam dunia hitam. Meski film ini mendapat ulasan beragam di India, di dunia internasional Devdas mendapat sambutan hangat dan dianggap sebagai salah satu film terbaik yang pernah dibuat. Berkat akting yang memukau dan mengharu biru, Aishwarya Rai diganjar penghargaan keduanya sebagai aktris terbaik di festival filmfare India tahun 2003.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Bride-and-Prejudice

5. Bride and Prejudice (2004)
Bride and Prejudice sebagian besar difilmkan dalam bahasa Inggris dengan sejumlah dialog berbahasa Hindi dan Punjabi. Film ini mengadaptasi gaya Bollywood dari novel Pride and Prejudice karya Jane Austen. Aishwarya Rai bermain sebagai Lalita Bakshi, seorang wanita muda yang tinggal di Amritsar bersama keluarganya yang memiliki empat anak perempuan. Dia juga membantu bisnis ayahnya. Sang ibu bermaksud mencarikan suami kaya dan terhormat untuk keempat putrinya. Lalita lalu bertemu Mr. Will Darcy (Martin Henderson), seorang pria Amerika keturunan Eropa yang akan menemani kisahnya.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Dhoom-2

6. Dhoom 2 (2006)
Sukses besar dengan Dhoom, sineas membuat film kedua dengan mengkasting beberapa muka baru, salah satunya Aishwarya Rai. Abhishek Bachchan dan Uday Chopra tetap tampil sebagai partner polisi Jai Dixit dan Ali Khan yang berhasrat menangkap pencuri profesional yang sangat licin, Mr. A, yang diperankan Hrithik Roshan. Aishwarya bermain sebagai Sunehri alias Mr.”S,” seorang wanita yang mengidolakan Mr. A dan menyamar sebagai dirinya. Dia kemudian akan membentuk sekutu dengan Mr. A untuk melakukan perampokan terbesar. Siapa yang akan menang? Mr. A dan sekutunya atau polisi?

Film ini mampu mengantarkan Aishwarya Rai masuk nominasi aktris terbaik di Festival Filmfare 2007.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Guru

7. Guru (2007)
Guru adalah film drama biografis yang menggambarkan kehidupan Dhirubhai Ambani, seorang konglomerat pendiri Reliance Industries. Aishwarya Rai berperan sebagai Sujata, istri tokoh utama Gurukant “Guru” Desai (Abhishek Bachchan). Gurukant adalah pemuda desa yang punya mimpi besar. Meski diremehkan banyak orang, termasuk oleh ayahnya sendiri, Gurukant memulai bisnisnya secara perlahan hingga sukses mendirikan perusahaan. Namun di dalam prosesnya, Gurukant terkadang juga memakai cara-cara kotor yang akan menjadi bumerang bagi dirinya.

Berkat film ini Aishwarya Rai kembali masuk nominasi aktris terbaik di Festival Filmfare 2008.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Jodhaa-Akbar

8. Jodhaa Akbar (2008)
Setelah performa beberapa film terakhirnya kurang memuaskan, Aishwarya Rai akhirnya bisa merasakan kembali kesuksesan box office dan kritis berkat film kolosal romantis Jodhaa Akbar di tahun 2008. Film ini menarasikan pernikahan antara penguasa Mughal Jalaluddin Muhammad Akbar (diperankan Hrithik Roshan) dan putri Rajput Jodha Bai (diperankan Aishwarya). Jodhaa adalah putri Raja Bharmal dari Amer yang ditunangkan dengan raja Rajput lainnya dengan mahar mahkota ayahnya ketika dia sudah meninggal nanti. Di saat yang sama, kekaisaran Mughal berencana menyerang Amer dan raja Bharmal pun dengan kesal membuat kesepakatan dengan raja Akbar untuk menikahkan putrinya dengannya sekaligus membentuk koalisi yang kuat.

Setelah beberapa filmnya mengalami kegagalan ditahun 2008, berkat film Jodhaa Akbar Aishwarya Rai kembali masuk nominasi aktris terbaik di Festival Filmfare 2009.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-The-Pink-Panther-2

9. The Pink Panther 2 (2009)
Film The Pink Panther 2 menceritakan tentang Inspector Jacques Clouseau (Steve Martin), seorang detektif polisi yang lugu dan selalu berhasil memperoleh keberuntungan dalam membongkar kasus kejahatan.

Suatu hari, benda­-benda bersejarah di seluruh dunia mendadak hilang satu per satu. Seperti kain kafan Turin, Magna Charta, pedang bersejarah Jepang, hingga berlian kebanggaan Prancis, Pink Panther.

Jacques Clouseau kembali dipanggil untuk memimpin sebuah kelompok elite detektif yang didatangkan dari seluruh dunia.

Hadirlah Pepperidge (Alfred Molina) dari Inggris, detektif andal untuk urusan observasi; detektif asal Italia bernama Vincenzo (Andy Garcia); gadget freak dari Jepang, Kenji Mazuto (Yuki Matsuzaki), dan seorang psikolog kriminal cantik asal India, Sonia (Aishwarya Rai).

Mereka bertugas menangkap sang pencuri bernama Tornado. Namun, mereka menganggap Clouseau adalah orang yang tidak kompeten, bodoh, dan serampangan.

Aishwarya-Rai-Miss-World-1994-Ae-Dil-Hai-Mushkil

10. Ae Dil Hai Mushkil (2016)
Ae Dil Hai Mushkil adalah film drama percintaan yang melibatkan tiga karakter utama. Ditemani Ranbir Kapoor dan Anushka Sharma, Aishwarya Rai berperan sebagai seorang penyair wanita bernama Saba. Saba adalah seorang janda dan tak punya lagi tempat untuk cinta di hatinya. Dia adalah mantan istri Tahir Taliyar Khan (Shah Rukh Khan). Dia dan Ayan (Ranbir) sebenarnya saling jatuh cinta, tapi karena dia juga menyayangi Alizeh (Anushka), mantan kekasih Ayan, Saba pun memilih untuk meninggalkan Ayan.

Penulis : Irwans

Dua Kontes Kecantikan Dunia Diundur Penyelenggaraanya

 

Bukan Satu Tapi Sekali Dua Kontes Beauty Pageants Ditunda Dampak Dari Corona Covid19

Nambah lagi ya Shay, kontes beauty pageants berikutnya yang ditunda penyelenggaraannya dan diadakan dibulan Agustus 2020.

Kedua ajang beauty pageants tersebut yaitu Miss Grand USA 2020 dan Miss Supranational USA 2020 diadakan tanggal 24-31 Agustus 2020 dikota Chicago

Pengunduran jadwal tersebut ditanda tangani langsung oleh Israel Silva selaku CEO H&I Grand Productions.

Penulis : Irwans

Lucia Bose Adalah Ratu Kecantikan Dunia Pertama Yang Meninggal Dunia Karena Covid-19

Berita duka cita datang dari dunia beauty pageants, ratu kecantikan Italy yaitu Lucia Bose Miss Italy1947 meninggal dunia hari ini dalam usia 89 tahun disebuah rumah sakit di kota Segovia, Spanyol. Kematian Lucia disiarkan oleh sejumlah media dengan indikasi karena tertular virus Corona atau covid-19.

Selama tiga hari terakhir dirawat, Lucia mengalami nyeri pada bagian perut dan mengalami peradangan paru-paru, dan hingga hari ini tidak dapat ditolong. Lucia memiliki nama lengkap Lucia Borloni lahir di kota Milan pada 28 Januari 1931, dia adalah tiga anak dari pasangan Domenico Borloni dan Francesca Bosé.

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Ketika Lucia baru berusia 16 tahun dan bekerja sebagai administrasi di toko kue Galli di Milan, seorang teman mengambil fotonya dan mengirim foto tersebut dalam audisi Miss Italy. Kontes Miss Italy 1947, yang berlangsung pada 28 September di kota Stresa di Piedmont Italia. Perlu dicatat bahwa dari tahun 1939 hingga 1941 kontes ini diadakan dengan nama Miss Sorriso dan diselenggarakan kembali pada tahun 1946 dengan nama Miss Italy, sebuah kontes yang diadakan hingga hari ini, tetapi pemenangnya tidak lagi berpartisipasi dalam salah satu kontes utama kecantikan internasional.

Hasil akhir kontes adalah sebagai berikut, Miss Cinema 1947 diraih oleh Bianca Maria Reina dari Lombardy, Silvana Magnano dari Lazio sebagai 4th Runner up, Palmira Omiccioli dari Liguria sebagai 3rd runner up, Luigia Lollobrigida dari Lazio sebagai 2nd Runner up, Gianna Maria Canale dari Calabria sebagai 1st runner up dan Miss Italy 1947 diraih oleh Lucía Borloni dari Lazio.

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Dan semua pemenang tersebut semuanya menjadi aktris terkenal di Italia, mungkin yang paling terkenal adalah Luigia Lollobrigida dikenal dengan nama Gina Lollobrigida.

Sayangnya saat Lucia menang sebagai Miss Italy 1947 ia tidak dikirim keajang internasional mana pun, karena kontes Miss Europe tidak diadakan dari tahun 1939 hingga 1947.

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Memasuki tahun 1948, Lucia fokus mengejar karir sebagai seorang aktris, mengadopsi nama panggung Lucia Bose menganti nama belakang Boroloni dari nama belakang Ayahnya menjadi Bose diambil nama belakang ibunya. Lucia melakukan debutnya dalam film pendek “Cinque giorni di Milano” pada tahun 1948, dan mendapatkan peran utama pertamanya pada tahun 1950 dalam film “Non c’è pace tra gli ulivi” disutradarai oleh Giuseppe de Santis dan film berikutnya “Cronaca di un amore” disutradarai oleh Michelangelo Antonioni, sepanjang tahun tersebut karier Lucia melesat dengan mencatatkan bermain sebanyak 40 film, terutama di Italia dan Spanyol, ia juga berpartisipasi dalam sejumlah besar serial televisi dan program reality show.

Pada 1 Maret 1955, di kota Las Vegas. Lucia melangsungkan pernikahan dengan Luis Miguel González Lucas, seorang matador Spanyol yang terkenal dengan julukan “Dominguín” dan pada 16 Oktober 1955 tahun yang sama pernikahan secara agama dirayakan di negara Spanyol.

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Dari pernikahan tersebut Lucia memiliki tiga anak. Miguel anak pertama lahir pada tahun 1956, anak kedua Lucía lahir pada tahun 1957 dan Paola anak ketiga lahir pada tahun 1960. Pada tahun 1967 Lucia bercerai dengan suaminya kemudian ia melanjutkan karir aktingnya difilm “Satiricón” karya Federico Fellini pada tahun 1969, menjadi film paling terkenal sepanjang karirnya didunia perfilman.

Namun sejak tahun 1990 filmnya di bioskop semakin jarang, penampilan terakhirnya adalah pada tahun 2018 di film “The last shot” yang disutradarai oleh Jesús Ponce. Selama hidupnya ia memiliki banyak teman dari berbagai kalangan intelektual dan dunia selebiritis. Aktingnya dalam film disutradarai hebat seperti Visconti, Fellini dan Buñuel, dan Lucia juga memiliki persahabatan yang hebat dengan tokoh-tokoh penting, di antaranya Pablo Picasso yang bertemu padanya sejak tahun 1958.

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Pada tahun 2000 Lucia mewujudkan salah satu impian terbesarnya, dengan membuka Museum Malaikat pertama di dunia di kota Turégano, Segovia dan pada tahun 2004 penulis Begoña Aranguren menerbitkan buku autobiografi tentang dirinya dengan judul “Lucía Bosé.” Diva, Divina ”.

Pada Oktober 2019, selama Festival Film Roma XIV, ia mempresentasikan buku “Lucía Bosé, sebuah otobiografi” yang ditulis oleh Roberto Liberatori, di mana ia mengulas 88 tahun perjalanan hidupnya, dari masa kecilnya dari keluarga petani hingga karier aktingnya yang sukses.

Lucia-Bose-Miss-Italia-1947

Hari ini, pada usia 89 tahun, Lucia Bose Miss Italy 1947 dan menjadi ratu kecantikan pertama yang meninggal dunia sebagai korban Covid-19. Beristirahatlah dengan tenang dan damai wanita cantik.

Sumber : History of Beauty
Penulis : Irwans