Home Blog Page 28

Halu-Halu Handpick

0

Halu-halu Handpick Mimin malam ini, gimana ya kalau suatu saat Astamara beneran jadi Girlband? Kayanya lucu deh. Bukan nggak mungkin juga, karena keempat Puteri Indonesia angkatan 2024 ini, Harashta, Sophie, Permata dan Melati, memiliki suara yang merdu.

Jujur Mimin jadi teringat Vocal Group cantik yang booming di tahun 90an, Bening. Group yang melambung lewat single bertajuk Ada Cinta. Well, mungkin Astamara bisa jadi the Next Generation of Bening suatu saat nanti. Who knows?

Oh ya, salah satu dari personel Group Bening sendiri, pernah menjadi finalis Puteri Indonesia lho di tahun 2002. Beliau adalah Ditasiani Oktovie atau Dita. Ia mewakili DKI Jakarta dan berhasil lolos ke babak 10 besar.

Kemiripan Top 4 Puteri Indonesia 2016 dan 2024

0

Banyak yang bilang kalau Top 4 batch Puteri Indonesia 2024 ini, mengingatkan kita kembali dengan betapa strong-nya line-up 4 besar di batch 2016. Terlebih dengan dua kemenangan yang sudah diraih saat ini.

Mimin jadi nostalgia nih, di mana Puteri Indonesia 2016 kala itu benar-benar diisi oleh jajaran finalis yang begitu kuat. Bahkan, di dua batch ini, wakil Aceh juga sama-sama mendapatkan placement. Dan dengan penampilan apik dari Tim KaFeInKa (Akronim dari Kezia Warouw, Felicia, Intan Aletrino dan Ariska Pertiwi) saat itu, Indonesia bahkan nyaris mendapatkan gelar Country of the Year.

Yes, gelar tersebut akhirnya jatuh ke tangan Filipina. Setelah bersaing ketat dengan Indonesia di pageants sebelumnya, skor Indonesia harus tertinggal di Miss Universe. Di mana wakil Indonesia harus terhenti di 2nd cut atau eliminasi kedua, dan wakil Filipina yang juga tuan rumah saat itu lolos hingga babak Top 6.

Kemiripan-Top-4-Puteri-Indonesia-2016-dan-2024

Namun demikian, Mimin tetap merasa super bangga dengan pencapaian Kezia saat itu. Bagaimana tidak, selain tanggung jawab mempertahankan placement Indonesia setelah lolos 3 tahun berturut-turut, jatah placement pun mendadak dikorting menjadi hanya 13 saja. Dan Kezia sukses menyisihkan banyak pesaing-pesaing yang begitu kuat, salah satunya Venezuela.

Selain prestasi Kezia, tentunya kita juga berhasil mendapatkan 2nd Runner-Up di Miss International 2016 oleh Felicia, Top 10 (7th Placer) Miss Supranational 2016 oleh Intan, dan tentunya, mahkota Internasional pertama yang berhasil ‘pecah telor’ oleh Ariska sebagai Miss Grand International 2016.

Besar harapan Mimin, Astamara tahun ini bisa berhasil menyamai, atau bahkan melebihi prestasi yang diukit oleh KaFeInKa.

By the way, yang kemaren pada ngotot Ika udah pakai Borobudur Kuning, bisa dilihat yaa di sini. Karena seperti yang sudah Mimin sampaikan, Si Kuning baru hadir setahun setelahnya, dan dikenakan oleh Puteri Indonesia Perdamaian 2017.

Kemiripan Wajah Tata Juliastrid dan Artika Sari Devi

0

Mungkin Mimin adalah satu dari segelintir Pageant Lovers yang merasa, ada aura Artika Sari Devi di paras gadis cantik yang satu ini.

Dari awal kemunculannya sebagai finalis, Mimin langsung berkata kalau “Mirip Artika deh Puteri yang ini!”. Meskipun di beberapa waktu, kadang ia juga terlihat mirip dengan Maria Selena, terutama ketika sedang tertawa.

Nggak heran sih, wajahnya yang cukup ‘bunglon’ tersebut, membawanya melangkah jauh sebagai model di daerahnya.

Bahkan Mimin pribadi pun merasa, selepas masa jabatannya nanti, jika ditekuni dengan baik, Gadis Bali ini sangat bisa menjadi model papan atas yang diperhitungkan. Baik di Indonesia, maupun mancanegara. The next VS Angel in the making? Who knows..

She’s our Ketut Permata Juliastrid, Puteri Indonesia Pariwisata 2024 and Miss Cosmo 2024.

Siap Menuju Miss International 2025

0

Foto bersama 60 kontestan Miss National Vietnam 2024 bersama perwakilan dari Sen Vang Entertainment selaku organizer kontes ini.

Final dari kontes ini rencananya akan diadakan tanggal 26 Oktober nanti dan infonya juaranya akan dikirim ke Miss International 2025.

Setelah tahun ini untuk pertama kalinya juara Miss Vietnam dikirim ke Miss International, sepertinya ada rencana untuk menjadikan kontes Miss National Vietnam ini sebagai penerusnya dan akan jadi tradisi tahunan wakil ke Miss International dipilih dari juara ajang ini.

Still Our Warriors

0

Seperti yang kita ketahui, dalam beberapa tahun terakhir, ada dua Puteri di posisi 3 besar yang hingga akhir masa jabatannya, belum mendapatkan kesempatan untuk bertanding mewakili Indonesia di ajang internasional. Alasan urungnya rencana keberangkatan mereka pun sama, yaitu tertundanya ajang yang mereka ikuti masing-masing.

Yang pertama adalah Putu Ayu Saraswati, Puteri Indonesia Lingkungan 2020, yang semula direncanakan untuk mewakili Indonesia di ajang Miss International 2020. Namun, seperti yang kita lalui bersama, Pandemi menghantam dunia dan semua kegiatan pun terpaksa harus dihentikan.

Pun ajang Miss International yang harus mengalami penundaan hingga 2 tahun. Dengan segala pertimbangan, meskipun semua persiapan telah dilakukan, Ayu memilih untuk mundur dan posisinya digantikan oleh Cindy May McGuire sebagai Miss International Indonesia 2022. Dan banyak dari apageany Lovers yang mengatakan bahwa, Ayu adalah the Miss International titleholder that we never had.

Hal serupa juga dialami oleh Lulu Zaharani, Puteri Indonesia Pariwisata 2023. Lulu direncanakan mewakili Indonesia di Miss Charm 2024, namun lagi-lagi, karena mengalami beberapa kali penundaan, Lulu pun memilih untuk mundur dan perannya diteruskan oleh Melati Tedja yang akan berkompetisi Desember nanti. Mundurnya Lulu didasari oleh alasan pendidikan.

Lulu sendiri pernah berkata bahwa ia punya cita-cita untuk menjadi seorang Menteri suatu saat nanti. Well, mungkin di masa yang akan datang, kita akan melihat Lulu menjadi wakil Indonesia di panggung internasional bukan sebagai seorang Beauty Queen, tetapi sebagai seorang Menteri yang handal.

Pilot Cantik Siap Terbang Membawa Nama Chile

0

Pilot profesional yang pernah jadi anggota Angkatan Udara Chile Francisca Lavandero kemarin malam terpilih sebagai juara Miss Chile Mundo 2024 dan siap terbang membawa nama Chile di Miss World 2025.

Francisca ini termasuk pageant fighter juga di mana dia pernah jadi Top 20 Miss Grand International 2019 dan 3rd Runner Up Miss Aura International 2023.

Sebelum mengikuti Miss Chile Mundo tahun ini, dia juga sempat mengikuti Miss Universe Chile 2024 dan terpilih sebagai 1st Runner Up.

Selalu Dapat Oleh-Oleh Ketika Kembali Ke Indonesia

0

Tahukah kalian, sejak debut di tahun 2013, Indonesia di ajang Miss Supranational bisa dibilang termasuk cukup strong. Dari 11 kali keikut sertaan, hanya dua kali Indonesia belum beruntung mendapatakan placement.

Meskipun begitu, wakil-wakil Indonesia yang berlaga di sana, sampai saat ini tidak ada yang pulang dengan tangan hampa. Pasti ada satu prestasi yang mereka raih, sebagai buah tangan yang mereka persembahkan untuk Indonesia tercinta. Dan berikut adalah daftar prestasi Miss Supranational Indonesia sampai saat ini:

Selalu-Dapat-Oleh-Oleh-Ketika-Kembali-Ke-Indonesia

2013 – Cok Istri Krisnanda Widani, 3rd Runner Up
2014 – Estelita Liana, Best National Costume
2015 – Gresya Amanda Maaliwuga, Best National Costume
2016 – Intan Aletrino, Top 10 (7th Place) dan Miss Multimedia
2017 – Karina Nadila Niab, Top 21 dan Supra Fan Vote Winner by Vodi
2018 – Wilda Octaviana Situngkir, 3rd Runner Up, Supra Model Asia dan Best National Costume
2019 – Jesica Fitriana Martasari, 2nd Runner Up dan Miss Popularity
2021 – Jihane Almira Chedid, Top 12 (6th Placer), Supra Fan Vote dan Miss Supranational Asia
2022 – Adinda Chresheilla, 3rd Runner Up dan Supra Chat Winner
2023 – Yasinta Aurellia, Top 24
2024 – Harashta Haifa Zahra, Miss Supranational 2024 dan Best Talent

Semoga di edisi-edisi mendatang dari Miss Supranational, perwakilan Indonesia bisa terus tampil konsisten dan terus bisa memberikan ‘oleh-oleh’ yang manis untuk Indonesia ya.

Meriah! Prescon Ketut Permata Juliastrid Miss Cosmo 2024

0

Senin, 25 November 2024, berlokasi di Hutan Kota by Plataran, berlangsung Press Conference kemenangan Ketut Permata Juliastrid Sari, Puteri Indonesia Pariwisata 2024 sebagai Miss Cosmo 2024. Tamu undangan dari mulai awak media, portal pageants hingga para pageant lovers turut hadir dan memeriahkan acara yang dipandu oleh Bayu Adhitama dan juga Putu Ayu Saraswati, Puteri Indonesia Lingkungan 2020.

Didampingi oleh Ibu Putri Kuswisnuwardhani selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, dan juga Tran Viet Bao Hoang atau Henry, selaku CEO dari Miss Cosmo Organization, Permata tampil begitu anggun dengan balutan kebaya bernuansa hijau, serta mahkota Miss Cosmo yang berkilauan.

Pada acara tersebut, Ibu Putri mengaku bangga dengan pencapaian dari Permata, yang tidak hanya menjadi pemenang Miss Cosmo pertama dari Indonesia, tetapi juga pemenang Miss Cosmo pertama yang pernah ada. Selain itu, Henry juga mengamini yang disampaikan oleh Ibu Putri. Ia menyatakan bahwa ia sudah memilih pemenang yang tepat untuk menjalankan tugas sebagai Miss Cosmo 2024.

Tak ketinggalan tentunya, Sang Juara pun ikut menyampaikan rasa bangganya. Ia menghaturkan terima kasih kepada para pageant lovers dan juga semua yang sudah mendukung perjalanannya hingga menjadi pemenang Miss Cosmo 2024.

Permata yang membawa advokasi Sustainable Tourism mengaku, bahwa ia akan terus menyuarakan pariwisata yang tertib dan terjaga, sehingga tidak merusak alam dan lingkungan sekitar. Sebagai gadis yang tumbuh dan besar di Bali, bahkan memiliki rumah yang hanya berjarak beberapa meter dari pantai, Permata merasa bertanggung jawab untuk turut serta menjaga keseimbangan dalam pariwisata.

Selamat bertugas, Permata! Miss Cosmo 2024.

Miss Grand Myanmar Bawa Tema Hewan

Nyadar gak sih kalau Miss Grand Myanmar 2024 Thae Su Nyeinnn sering memakai elemen motif hewan untuk fashion-nya. Dia pernah tampil dengan outfit yang terinspirasi dari laba-laba, ular, hingga burung kakaktua.

Bahkan natcos-nya pun ada kudanya meskipun sayang seribu sayang keretanya ketinggalan.

Konon menurut pengakuan Mbak-nya, dia ini memang pecinta hewan. Mungkin itu alasannya kenapa dia membawa banyak “hewan-hewan” ikutan karantina juga ya.

The One And Only

0

Meskipun Jepang paling sering jadi tuan rumah Miss International, namun sampai saat ini baru ada satu wanita Jepang yang jadi juara di ajang ini, yaitu Ikumi Yoshimatsu di tahun 2012.

Ikumi berasal dari Saga dan merupakan lulusan jurusan pendidikan dari University of the Sacred Heart di Tokyo. Mewarisi bakat olahraga dari ayahnya, Ikumi pernah juga menekuni bola voli dan lari halang rintang saat masih bersekolah. Di Miss International 2012, selain gelar utama dia juga menang award Miss Photogenic.

Sayangnya, dia juga menjadi satu-satunya Miss International yang resmi diberhentikan sebelum masa jabatannya selesai, meski tidak digantikan 1st RU-nya karena dia diberhentikan hanya beberapa waktu sebelum Miss International 2013 terpilih.

Ikumi juga cukup menyita perhatian di Jepang setelah dia membuat pengakuan bahwa dia adalah korban stalking dan intimidasi yang dilakukan oleh petinggi perusahaan entertainment tempat dia bergabung sebagai artis.

Pengalaman buruknya ini juga membuat Ikumi kemudian mengadakan kampanye sosial “STALKER-ZERO” untuk menekan pemerintah Jepang mengeluarkan UU yang tegas dalam melindungi korban stalking dan intimidasi.