Di babak Top 10 Miss World 2001, mendiang Jerry Springer sebagai host berniat memberikan pertanyaan simalakama yang sulit untuk wakil Nicaragua, Ligia Arguello Roa, yaitu “Kalau kamu harus ninggalin pacar kamu demi jadi Miss World, kamu bakal pilih pacar kamu atau gelar Miss World?”
Gak diduga, Ligia malah ketawa santai mendengar pertanyaan itu sambil menjawab “Terima kasih Tuhan, pertanyaannya gampang banget, karena saya gak punya pacar”.
Jawaban telak ini auto membuat sang host jadi terdiam dan penonton terbahak-bahak. Berkat jomblo, pertanyaan sulit pun jadi mudah ya he he he.
Setelah melihat langsung babak Preliminary pada hari Selasa, 17 September 2024, serta berbagai aktivitas selama karantina akhirnya team Pageantempire merilis final hotpicks Miss Universe Indonesia 2024 yang diikuti 14 kontestan.
1. Clara Sha
Model keturunan Jerman ini mempunyai kemampuan yang bagus, dengan publik speaking lancar serta advokasi yang sudah berjalan. Mahkota Miss Universe Indonesia 2024 tinggal selangkah lagi ia raih.
2. Nadia Tjoa
Sebagai Pageant Fighter dengan pengalaman finalis The Supermodel Indonesia 2017, finalis Miss Chinese World 2017 dan winner Miss Face Of Humanity 2022 kemampuannya sudah tidak dirangukan lagi, tinggal bagaimana ia stabil diatas panggung saat babak final.
3. Maria Ardelia
Dengan background kedokteran serta pembawaannya yang sangat matang, Maria bisa menjadi kekuatan tersendiri dimalam final, walaupun kekurangannya disesi catwalk itu tidak akan mengurangi jika ia bis tampil maksimal.
4. Stella Vidyasari
Alumni Miss Universe Indonesia 2023 dan masuk ke Top 10 tahun lalu. Comeback dirinya tahun ini sudah dipersiapkan dengan matang dari segala sisi.
5. Moriska
Sebagai single mother dan juga Pageant Fighter. Momo biasa disapa adalah winner The Supermodel Indonesia 2017 dan juga Top 10 Supermodel International 2017.
Dengan kemampuannya tersebut serta background sebagai pelari maraton, Momo sepertinya akan menjadi kuda hitam dimalam final nanti.
6. Beivy Sumampouw
Sebagai 2nd Runner Up Miss Earth Indonesia 2019 dengan background kedokteran, kemampuannya tidak diragukan lagi. Tinggal bagaimana ia melakukan eksekusi dimalam final nanti.
7. Fiza Khan
Model keturunan Pakistan ini sudah lama menjadi Wishlist Pageants Lover Indonesia untuk join ke Miss Universe Indonesia, kekurangannya sudah ia perbaiki tinggal dimalam final ia akan eksekusi.
8. Ravena Wulandari
Satu-satunya kontestan berhijab berasal dari Aceh, dengan background duta wisata tidak menutup kemungkinan ia akan melangkah lebih jauh dimalam final nanti.
Siapkah yang akan meraih mahkota “Teratai Nusantara” Miss Universe Indonesia 2024, yang akan berlangsung 19 September 2024 serta menjadi wakil Indonesia di Miss Universe. Tunggu pengumumannya malam nanti.
Nasib mahkota utama Puteri Indonesia atau yang familiar disebut Bodobudur Merah, nampaknya sempat kalah saing dengan Si Adik yaitu Borobudur Hijau. Di tahun 2017, pemegang Si Hijau yaitu Kevin Lilliana, berhasil menyabet gelar Miss International untuk pertama kalinya bagi Indonesia. Setahun sebelumnya, Ariska Putri Pertiwi, Runner Up 3 Puteri Indonesia 2016, juga berhasil menorehkan tinta emas di ajang Miss Grand International. Namun, ketika itu, Si Bungsu Borobudur Kuning belum ‘lahir’. Baru setahun setelahnya bersama dengan kejayaan si Hijau, Kuning hadir menyapa semua warga.
Kembali ke Si Merah, bertahun-tahun ia mengembara di ajang Miss Universe. Walaupun belum pernah menang dan bahkan lolos ke 5 besar, pemakai Si Merah cukup berprestasi di ajang tersebut. Sayangnya, ketika wujud Si Merah berganti di tahun 2022, nampaknya terjadi sedikit kelesuan. Di Miss Universe 2022, harus rela terhenti ketika first cut atau eliminasi pertama diumumkan. Setahun setelahnya, Si Merah berkesempatan mengantarkan Tuannya di ajang Miss International 2023. Lagi-lagi, langkah Sang Puteri harus terhenti di first cut.
Namun, kelesuan tersebut berbalik 180 derajat di tahunnya yang ke tiga. Kali ini, Miss Supranational lah ajang yang menjadi tempat Sang Puteri merapat. Dan, pada akhirnya, berhasil merebut mahkota utama kembali setelah 7 tahun penantian. Ternyata, lesu di Miss Universe dan Miss International, dibalas kontan di ajang Miss Supranational. Rejeki Si Merah angkatan ini, rupanya ada di Miss Supranational.
Kira-kira, ke mana Si Merah akan mengantarkan pemiliknya di tahun depan? Apakah tetap ke Supranational atau… Any guess?
Ada yang unik di perhelatan ajang Miss Universe Indonesia 2024, salah satu finalisnya yaitu Moriska ternyata memiliki lingkaran yang bertautan dengan ajang Miss Universe.
Dimulai saat ia terpilih sebagai The Supermodel Indonesia 2017 dan dikirim keajang Supermodel International 2017 di Thailand , saat itu ia meraih best gown dan masuk Top 10.
Ditahun yang sama Indonesia diajang Miss Universe 2017, Indonesia diwakili Bunga Jelitha Ibrani Puteri Indonesia 2017 yang juga winner Supermodel International 2012, sayangnya Indonesia belum berhasil masuk jajaran placement.
Masih ditahun yang sama Moriska juga berkesempatan menjadi model runway diacara fashion show, turut hadir Kezia Warouw Top 13 Miss Universe 2016, Natasha Mannuela 2nd Runner up Miss World 2016 dan Intan Aletrino Top 10 Miss Supranational 2106 yang menjadi model bersamanya.
Kini 7 tahun berlalu, Moriska melanjutkan mimpinya diajang Miss Universe Indonesia 2024. Dengan pengalamannya, apakah beliau akan menjadi dark horse dimalam Miss Universe Indonesia 2024.
Siapa sangka finalis Miss Universe Indonesia 2024 yaitu @nadia_tjoa dan @momo_moriska yang selama karantina memiliki kedekatan saling support selama karantina.
Ternyata membuka kenangan yang lama! Yup 7 tahun yang lalu keduanya pernah mengikuti ajang The Supermodel Indonesia 2017 yang diadakan oleh Yayasan Eljohn Pageants.
Saat itu juara pertama diraih Moriska hingga mewakili Indonesia diajang Supermodel International 2017 yang diadakan di Thailand, meraih best evening gown dan masuk Top 10. Sedangkan Nadia dikirim ke Miss Chinese World 2017, namun belum berhasil meraih prestasi.
Namun ditahun 2022 Nadia melanjutkan mimpinya diajang Miss Face Of Humanity dan berhasil keluar sebagai juara pertama, saat itu ia dikirim dari Yayasan Dunia Mega Bintang.
Tujuh tahun berlalu, kini keduanya kembali mengikuti ajang Miss Universe Indonesia 2024. Satu hari menuju malam final 19 September 2024, keduanya saling memberikan support masing-masing, siapapun nanti yang menjadi pemenangnya, itu adalah pilihan terbaik bagi Indonesia.
Dulu banyak yang beranggapan bahwa kontes kecantikan adalah arena tempur, di mana para wanita yang menjadi kontestan saling sikut dan berebut spotlight untuk menjadi yang terbaik. Tak jarang bahkan kita mendengar berbagai macam sabotase yang dilakukan oleh seorang kontestan kepada kontestan lain. Sebut saja dengan menumpahkan tanning oil ke gaun yang akan dikenakan, membuang sash kontestan lain ke tempat sampah, bahkan ada juga cerita yang menyebutkan adanya perusakan pada property kontestan seperti sepatu dan detail national costume.
Namun akhir-akhir ini, hal tersebut nampaknya sangat jarang bahkan tak pernah lagi ditemui. Dengan tema ‘World Peace’ atau Perdamaian Dunia, kontes kecantikan belakangan mengedepankan kompetisi yang sehat dan lingkungan yang supportif, sehingga para kontestan merasa nyaman dan bisa menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri. Hal tersebut tentunya juga didukung dengan personality Si Kontestan yang simpatik, bersahabat dan bersahaja.
Salah satu contoh, siapa lagi kalau bukan Harashta Haifa Zahra, Miss Supranational 2024. Lingkungan kompetisi Miss Supranational yang sangat kekeluargaan, didukung dengan kepribadian Tata yang sangat mewakili kehangatan kultur dan budaya Indonesia, membuat kemenangannya disambut hangat oleh kontestan lainnya. Rekan seperjuangannya nampak begitu bahagia dan ikut merayakan kemenangan Tata. Tak satupun dari mereka yang tampak tidak menerima Tata yang keluar sebagai pemenang.
Ashley Callingbull yang terpilih sebagai juara Miss Universe Canada 2024 ini memang pageant fighter dengan pengalaman di kontes internasional sejak tahun 2010. Artis asal suku Enoch Cree Nation yang merupakan salah satu suku asli Kanada ini pernah berkompetisi di Miss Friendship International 2010, Queen of the World 2010, dan Miss Humanity International 2011.
Selain itu dia juga pernah menjuarai kontes internasional, yaitu Mrs Universe 2015 – sebuah kontes khusus untuk wanita yang sudah pernah menikah – yang diadakan di Belarus.
Di tingkat nasional, Ashley yang saat ini berusia 34 tahun pun sudah pernah beberapa kali mencoba peruntungan untuk bisa mewakili Kanada ke Miss Universe. Dia pernah menjadi 2nd RU Miss Universe Canada 2010 dan Top 20 Miss Universe Canada 2013.
Namun keberuntungan itu ternyata baru datang 14 tahun kemudian ketika dia terpilih sebagai juara yang akan mewakili Kanada di Miss Universe 2024.
Nguyễn Cao Kỳ Duyên, 26 tahun asal Nam Dinh terpilih menjadi pemenang Miss Universe Vietnam 2024. Ini merupakan kemenangan keduanya setelah 10 tahun lalu memenangkan ajang Miss Vietnam (Hoa hậu Việt Nam), ajang kecantikan tertua di Vietnam. Sejak tahun 2002, pemenang Miss Vietnam akan mewakili Vietnam di ajang Miss World. Namun sayang kala itu Ky Duyen yang masih berusia 18 tahun batal untuk mewakili Vietnam di Miss World 2014 karena beberapa kontroversi, seperti kedapatan merokok di sebuah kedai kopi dan menghirup “laughing gas” (nitrous oxide, gas yang menimbulkan efek euforia saat menghirupnya). Penampilannya juga dikritisi karena terlalu berani dan Ia juga sering datang terlambat di banyak acara.
Ky Duyen dulu sempat kepergok merokok di tempat umum
Ia menyadari kesalahannya, memohon maaf ke publik, dan bertekad untuk berubah dan membangun citra yang baru. Walau Ia didesak publik untuk mundur dari jabatannya, Ky Duyen tidak mundur dan diberi kesempatan oleh organisasi Miss Vietnam untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Miss Vietnam 2014 hingga masa jabatannya selesai. Dalam sebuah wawancara Ky Duyen dengan jujur mengatakan bahwa dirinya sendiri merasa tindakannya saat itu tidak pantas untuk seorang Miss Vietnam. “Apa yang saya lakukan sungguh tidak pantas untuk seseorang yang bergelar Miss Vietnam. Bahkan jika semua yang saya miliki diambil, itu akan menjadi hukuman yang setimpal.”
Dari pemikiran tersebut, Ia berkomitmen untuk berubah dan memperbaiki diri ke arah yang lebih positif, agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Setelah kemenangannya 10 tahun lalu, Ky Duyen yang memiliki tinggi badan 176 cm ini telah membangun karirnya sebagai salah satu selebriti dan pebisnis terkenal di Vietnam. Tidak hanya sukses di bidang fashion, Ky Duyen juga tampil memukau di acara TV seperti Amazing Race, Stars Enter the Army, When Men Are Pregnant. Dia pernah menjadi juri dan pelatih dalam kompetisi dan program TV seperti The Look Vietnam 2017, Vietnam Supermodel 2018, Miss Sports 2022, The Face Vietnam 2023. Ky Duyen menegaskan bahwa skandal-skandalnya semasa mudalah yang membentuk dirinya menjadi pemberani dan kuat seperti sekarang. “Bahkan hingga sekarang, saya masih membaca komentar-komentar dari para netizen tentang saya. Jika ada 10 orang yang berkomentar, 9 orang berkomentar menentang saya, sekarang banyak orang yang mendukung dan menyemangati saya,” kata Ky Duyen. Sebelum mengenal lebih lanjut tentang sosok Ky Duyen, mari flashback sejenak ke sejarah singkat penyelenggaraan Miss Universe Vietnam.
Ajang Miss Vietnam (Hoa hậu Việt Nam) ini diprakarsai oleh Tiền Phong Newspaper pada tahun 1988 dan sejak 2014 mereka berkolaborasi dengan Sen Vàng Productions. Kontes yang diadakan setiap dua tahun sekali ini adalah kontes yang memegang lisensi untuk mengirim perwakilan Vietnam ke Miss World dan Miss International. Mulai tahun 2019, Sen Vàng Productions memisahkan ajang Miss Vietnam dan Miss World Vietnam (runner-up nya ke Miss International). Kontesnya tetap diadakan setiap dua tahun sekali. Mulai tahun 2019 tersebut, perwakilan Vietnam di Miss World harus diambil dari ajang Miss Vietnam (tahun genap) dan dari ajang Miss World Vietnam (tahun ganjil). Namun, mulai tahun 2023 dan hingga saat ini, perwakilan Vietnam untuk Miss World akan dipilih setiap tahun pada kontes Miss World Vietnam dan Miss Vietnam tidak lagi memiliki lisensi Miss World.
57th Annual Miss Universe Competition at the Crown Convention Centre on July 14, 2008 in Nha Trang
Lisensi Miss Universe Vietnam pada awalnya dipegang oleh Saigon Universe Joint Stock Company (Unicorp) sejak 2008, yang mana pada tahun tersebut Vietnam juga menjadi tuan rumah ajang Miss Universe. Pemenang Miss Universe Vietnam edisi pertama adalah Nguyễn Thùy Lâm. Ia berhasil masuk Top 15 Miss Universe 2008 yang diselenggarakan di Nha Trang, Vietnam.
Miss Universe Vietnam (Hoa hậu Hoàn vũ Việt Nam) tidak diselenggarakan kembali pada tahun 2009 hingga 2014, sehingga perwakilan Vietnam di Miss Universe diambil dari runner-up ajang Miss Universe Vietnam, Miss Vietnam atau dari ajang Miss lainnya.
Miss Vietnam Vo Hoang Yen adalah teman sekamar Miss Indonesia Zivanna Letisha di Miss Universe 2009
Võ Hoàng Yế – 1st runner-up Miss Universe Vietnam 2008, dipilih menjadi wakil Vietnam di Miss Universe 2009 di Bahamas. Tahun 2010 Vietnam absen dari ajang Miss Universe.
Miss Universe Vietnam 2011-2013
Tahun 2011 Vu Thi Hoang My – 1st runner-up Miss Vietnam 2010 menjadi wakil Vietnam di Miss Universe 2011 di Sao Paolo. Lưu Thị Diễm Hương pemenang Miss World Vietnam 2010 yang juga pernah bekompetisi di Miss Earth 2010 (Top 14) ditunjuk sebagai perwakilan Vietnam di Miss Universe 2012 di Las Vegas. Di Miss Universe 2013 di Moskow, Vietnam diwakili oleh Truong Thi May – 1st runner-up dua ajang (Miss Vietnam Photogenic 2006 and Miss Vietnam Ethnic Groups 2007). Tahun 2014 Vietnam kembali tidak mengirimkan wakilnya di Miss Universe.
Miss Universe Vietnam 2015-2017
Miss Universe Vietnam 2015 menjadi edisi kedua penyelenggaraan setelah edisi pertama tahun 2008 itu. Phạm Thị Hương keluar sebagai pemenang dan mewakili Vietnam di Miss Universe 2015 di Las Vegas, sedangkan tahun berikutnya 2nd runner-up Đặng Thị Lệ Hằng menjadi wakil Vietnam di Miss Universe 2016 di Manila. Wakil Vietnam di Miss Universe 2017 di Las Vegas adalah Nguyen Thi Loan, seorang pageant fighter. Ia adalah Top 5 Miss Vietnam 2010, 2nd Runner-up Miss Ethnic Vietnam 2013, Wakil Vietnam di Miss World 2014 (Top 25), Top 5 Miss Universe Vietnam 2015, wakil Vietnam di Miss Grand International 2016 (Top 20).
Mulai tahun 2017, kontes Miss Universe Vietnam dibuat dengan format ala reality show TV yang disebut I Am Miss Universe Vietnam, di mana para kontestan menjalani berbagai tantangan dan program pelatihan di setiap episode mingguannya. Miss Universe Vietnam 2017 (penyelenggaraan edisi ketiga) dimenangkan oleh H’Hen Niê dan mewakili negaranya di Miss Universe 2018 di Bangkok (Top 5). Karena final Miss Universe 2019 (8 Desember) berbarengan dengan final nasional Miss Universe Vietnam (7 Desember), ditunjuklah Hoàng Thị Thùy 1st-runner Up Miss Universe Vietnam 2017 yang juga pemenang Vietnam’s Next Top Model Cycle Two 2011, Top Model of the World 2012 di Berlin (Top 15 & Best Catwalk Award) sebagai wakil Vietnam di Miss Universe 2019 di Atlanta, AS (Top 20).
Miss Universe Vietnam 2019 (edisi keempat penyelenggaraan) memilih Nguyễn Trần Khánh Vân sebagai pemenang dan mewakili Vietnam di Miss Universe 2020 di Florida (Top 21). Sedangkan 1st runner-up Nguyễn Huỳnh Kim Duyên mewakili Vietnam di Miss Universe 2021 di Eilat, Israel.
Miss Universe Vietnam 2022 (edisi ke-5) adalah ajang terakhir yang diadakan oleh Saigon Universe (Unicorp) dengan “brand” Miss Universe Vietnam. Pemenangnya adalah Nguyễn Thị Ngọc Châu yang mewakili Vietnam di Miss Universe 2022 di New Orleans, AS. Sebelumnya Ia adalah pemenang Miss Supranational Vietnam 2018 dan mewakili Vietnam di Miss Supranational 2019 (Top 10). Ia juga pemenang Vietnam’s Next Top Model 2016.
Miss Universe Vietnam 2022 (dari Unicorp) – Ngoc Chau dan CEO Miss Cosmo Vietnam- Tran Viet Bao Hoang memahkotai Bui Thi Xuan Hanh
Sejak akhir Februari 2023 kepemilikan lisensi Miss Universe Vietnam beralih ke pemilik baru Miss Universe Vietnam Commercial Joint Stock Company. Unicorp yang sebelumnya memiliki hak untuk menyelenggarakan kontes dengan nama “Miss Universe Vietnam” sejak 2008-2022 kemudian dilarang untuk menggunakan nama tersebut oleh JKN Universe LLC (pemilik baru kontes Miss Universe sejak 2022). Reality show “I Am Miss Universe Vietnam” ikut berubah nama menjadi “I Am Miss Cosmo Vietnam”. Kontes dengan nama “Hoa hậu Hoàn vũ Việt Nam” tetap diselenggarakan oleh Unicorp sebagai kontes kecantikan mandiri dengan nama baru – Miss Cosmo Vietnam, terpisah dari kontes kecantikan Miss Universe Vietnam yang baru, terhitung mulai tanggal 1 Agustus 2023. Pada 12 Agustus 2023 Unicorp bersama dengan Unimedia kemudian mengumumkan ajang kecantikan internasional baru yang mereka buat dengan nama “Miss Cosmo International”. Final edisi perdana Miss Cosmo International akan diselenggarakan tanggal 5 Oktober 2024 di Kota Ho Chi Minh. Ada lebih dari 80 negara yang akan berkompetisi di ajang ini, termasuk Indonesia. Final Miss Cosmo Vietnam 2023 sendiri diselenggarakan pada malam tahun baru 31 Desember dan dimenangkan oleh Bùi Thị Xuân Hạnh yang dimahkotai oleh Miss Universe Vietnam 2022 Nguyễn Thị Ngọc Châu.
Bùi Quỳnh Hoa – Miss Universe Vietnam 2023
Miss Universe Vietnam 2023 (di bawah organisasi baru) memilih Bùi Quỳnh Hoa sebagai pemenang dan berkompetisi di Miss Universe 2023 di El Salvador.
Ky Duyen memamerkan dua mahkota yang dia peroleh: Miss Universe Vietnam 2024 (kiri) dan mahkota Miss Vietnam 2014
Tahun 2024, final Miss Universe Vietnam diadakan 11 September belum lama ini. Setelah sukses di dunia hiburan Vietnam, dengan dukungan para fans dan keinginannya untuk membawa nama harum Vietnam di panggung internasional, Ky Duyen memutuskan untuk kembali mengikuti ajang kecantikan, yaitu #MissUniverseVietnam2024 di bawah organisasi baru naungan Miss Universe Vietnam Commercial Joint Stock Company yang dipimpin oleh Nguyen Thi Thuy Nga dan supermodel Lan Khue sebagai Direktur Regional Selatan.
Ky Duyen secara konsisten menunjukan performa yang stabil. Ia berhasil masuk dalam 5 besar untuk kategori Best in Swimsuit dan 5 besar untuk kategori Best in Evening Gown selama semifinal, 5 besar dalam “National Costume Presentation” dan memenangkan gelar “Most Popular Contestant”. Jawabannya di babak final question juga memukau. Dia mendapat pertanyaan “Ajang kecantikan sejatinya adalah hanya hiburan. Pemenangnya tidak bisa mewakili kecantikan wanita di seluruh negeri. Apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan pernyataan ini?”. Dengan lugas Ky Duyen menjawab “Kecantikan seorang wanita tidak sepenuhnya dapat mewakili seluruh negeri, tetapi kisah hidupnya dapat menginspirasi banyak orang. Sepuluh tahun lalu, saya dinobatkan sebagai Miss Vietnam, dan sekarang, sepuluh tahun kemudian, saya telah mengumpulkan seluruh keberanian saya untuk mewujudkan cita-cita saya untuk dengan bangga meneriakan nama Vietnam di panggung internasional. Saya percaya bahwa aspirasi saya ini akan menginspirasi generasi muda untuk mengejar cita-cita mereka sendiri dengan penuh semangat, karena itu adalah alasan dan dasar bagi negara kita untuk mejadi semakin makmur dan bahkan lebih kuat. Terima kasih”.
Sebagai public figure terkenal di Vietnam, Ky Duyen sering dikritik publik karena menjalani operasi plastik. Ia pun menjadi menjadi lebih berani dalam memilih gaya busananya yang sering terlihat seksi. Belum lagi gaya hidupnya yang hedon yang sering memerkan kekayaan dan traveling ke luar negeri. Kehidupan percintaannya juga tidak luput jadi perhatian publik Vietnam, termasuk cerita tentang bagaimana Ia berkencan dengan para jutawan agar punya uang untuk mendukung gaya hidupnya yang mewah. Pernah juga ada cerita sensasional tentang Ia berkencan dengan sahabat perempuannya. Puncak skandalnya muncul tahun 2016 ketika foto-foto dirinya mencium boyfriendnya di depan umum, merokok, dan mabuk “laughing gas” tersebar.
Ky Duyen di babak Swimsuit & Evening Gown Competition Miss Universe Vietnam 2024
Walau menerima banyak kritikan, sebagian orang menganggap Ky Duyen sebagai contoh Wanita Vietnam abad ke-21 yang cantik, mandiri, sukses dan memiliki kepribadian yang kuat. Di usianya yang sekarang 28 tahun, Ky Duyen perlahan berhasil mengubah citra buruknya menjadi lebih baik, dewasa dan tidak kontroversial. Masyarakat Vietnam mulai mendukung dan mencintainya. Ms. Thuy Nga – Kepala Juri Miss Universe Vietnam 2024, seusai malam final mengatakan bahwa Ky Duyen terlihat “menyembunyikan” dirinya, menyimpan energinya, mengamati lawan-lawannya untuk menyusun strategi bagi dirinya sendiri. Beberapa juri lain menganggap bahwa dia terlalu tertekan dengan gelar Miss Vietnam yang pernah diraihnya, sehingga Ia tidak tampil baik dalam tantangan pertama di reality show TV Miss Vietnam 2024. Untuk membantunya berkembang, Ms. Nga menyarankannya untuk mengurangi stress. Menurut pengamatannya, setelah semifinal dan babak wawancara tertutup, Ky Duyen menjadi tenang, dapat mengumpulkan kembali jiwa raganya, dan mulai “meledak”. Menurutnya, Ky Duyen tulus, menjawab langsung pertanyaan ke pokok permasalahan, tetapi tidak secara kasar, membuat juri bersemangat. Setiap kali Ky Duyen menjawab, semua orang tertawa terbahak-bahak, berlomba-lomba mengajukan pertanyaan sampai lupa waktu. Bentuk tubuh Duyen sangat indah, tanpa lemak berlebih. Melalui sesi penjurian sebelumnya, saya mendapati Duyen sebagai sosok yang mudah didekati, cerdas, pemberani, dan cukup tangguh. Ia unik, tidak berbaur dengan orang banyak, dan memiliki kepribadian yang menarik. Duyen melewati masa muda yang penuh pemberontakan. Saat ini, Duyen telah mengumpulkan cukup banyak pengalaman hidup, tahu bagaimana mengendalikan egonya, dan menunjukkan kepribadiannya di waktu dan tempat yang tepat. Itulah faktor-faktor yang membuat Duyen selalu menonjol, membuat juri dengan suara bulat memilihnya untuk menang,” tambah Ms. Nga.
Ky Duyen akan berkompetisi di ajang Miss Universe ke-73 yang akan diselenggarakan pada November 2024 di Meksiko. Ia juga menerima uang tunai sebesar dua miliar VND, yang mana 500 juta VND disumbangkan untuk membantu korban banjir di wilayah Utara.
Ajang Duta Pariwisata Cilik dan Remaja Nasional 2024 kembali diadakan oleh Iskandar Zulkarnain dari Yayasan Dey ante Yojo Pageant.
Tahun ini adalah tahun ketiga penyelenggaraannya, setelah sukses diadakan tahun pertama di Jakarta dan tahun kedua di Palu, Sulawesi Tengah.
Dan tahun ketiga kembali diadakan di Jakarta, selama tiga hari karantina 13-15 September di Hotel D’Prima Tangerang.
Diikuti 31 kontestan dari berbagai daerah, dengan agenda sashing ceremony, gala dinner, photoshoot, olahraga, resort wear competition, deep interview, preliminary show traditional costume, fashion show batik, evening gown dan formal wear.
Malam final berlangsung 15 September, dipandu host Muhammad Fahri Azhar. 31 finalis tampil dengan opening number dilanjutkan fashion show batik dan parade red evening gown dan black formal wear.
Penampilan finalis dimulai 5 dewan juri yaitu Uci Zatila Furqani (Winner PreTeen Tourism Ambassador 2024) Zahra Kalisa Setiawan (Winner Miss Teen Indonesia 2024) Fitri, Maila dan Ryan Ramadhan (Mister Tourism World Indonesia).
Setelah melalui proses penjurian dan sesi QnA akhirnya terpilihlah Top 5 Duta Pariwisata Remaja Nasional, Top 3 Duta Pariwisata Cilik Nasional dan Top 3 Kids Duta Pariwisata Cilik Nasional. Berikut daftar para pemenangnya :
2nd Runner Up: Ainia Fadia Azmi (Sulawesi Tengah 2)
Duta Pariwisata Cilik Nasional Intelegensia 2024 (Putri) : Zanetta Nazifah Mumtaz (Riau)
Kids Duta Pariwisata Cilik Nasional 2024
Winner : Sultan Muhammad Syech Alam Al-Fatah (Jawa Timur) & Najwa Khaira Reynaldi (Banten 3)
1st Runner Up: Kenzi Arkana Putra Montang (Sulawesi Tengah 2) & Nur Wahidah Ramadhani (Sulawesi Tengah 1)
2nd Runner Up: Hadi Handika (Sulawesi Tengah 1) & Nova Sania (Jawa Barat)
Kids Duta Pariwisata Cilik Nasional Intelegensia 2024 : Moh. Dzaky Alfatih (Sulawesi Tengah 3) & Aisyah Reva Sultan Amin (Sulawesi Tengah 2)
Kids Duta Pariwisata Cilik Nasional Persahabatan 2024 : Ibrahim Habib Alazzam (Jawa Barat) & Nur Zahrotul Jannah (Banten 2)
Best Talent : Irfan Syauqi Madani (Sulawesi Selatan 1)
Best Presentation: Najwa Khaira Reynaldi (Banten 3)
Best Evening Gown: Khanza Yelinda Puteri (Jawa Barat)
Best Video Promotion 3 :
Best Video Promotion 2 :
Best Video Promotion 1 :
Best Favorit Social Media : Anggel Icha Putri (Sulawesi Tengah 1)
Best Fashion : Nur Zahrotul Jannah (Banten 2)
Favorit 3 : Najwa Khaira Reynaldi (Banten 3)
Favorit 2 : Aisyah Reva Sultan Amin (Sulawesi Tengah 2)
Favorit 1 : Khanza Yelinda Puteri (Jawa Barat)