Home Blog Page 128

2 Dekade Miss Philippines Earth Dan Prestasi International

0

 

Miss Philippines Earth adalah kontes kecantikan nasional yang diadakan setiap tahun untuk mencari yang paling indah dan ramah lingkungan. wanita yang sadar dan sadar di Filipina.

Pada awalnya namanya adalah “Miss Philippines” hanya bertahan tiga tahun 2001-2003 lalu pada tahun 2004-2017 menjadi “Miss Philippines Earth” dan ditahun 2018 berubah Miss Earth Philippines” dan dua tahun terakhir 2019-2020 kembali menjadi “Miss Philippines Earth”.

Miss Philippines Earth didirikan pada 2001 oleh Carousel Productions dipimpin oleh nya Presiden Ramon Monzon [13] yang juga Presiden, CEO , & Direktur

Diluncurkan secara resmi dalam konferensi pers pada 3 April 2001 dengan pencarian seorang delegasi untuk mewakili Filipina dalam kontes Miss Earth internasional. Bekerjasama dengan dinas pariwisata dan lingkungan hidup di Filipina.

Kompetisi ini meliputi kompetisi pakaian renang, parade gaun malam, kompetisi bakat, tetapi lebih banyak bobot diberikan untuk kepribadian dan juga kecerdasan ekologis dan lingkungan disesi deep interview.

Pada 2001-2007 Miss Philippines Earth diikuti 12 Wilayah Filipina, kemudian untuk mencakup luas peserta yang hadir Carousel Productions pada tahun 2006 mengizinkan wanita Filipina keturunan asing dan yang tinggal di luar negeri seperti Australia , Perancis , Jerman , Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat untuk dapat berpartisipasi

Pada tahun 2008, Miss Philippines Earth memperluas cakupannya dengan memasukkan kandidat dari berbagai provinsi , kota , dan kota terpilih.

Pemenang utama Miss Philippines Earth selanjutnya mewakili negaranya di kontes Miss Earth dan berikut daftar pemenangnya serta prestasinya dikontes internasional.

2-Dekade-Miss-Philippines-Earth-Dan-Prestasi-International

Miss Philippines Earth 2020
Roxanne Allison Baeyens
Miss Earth 2020 : TBA

Miss Philippines Earth 2019
Janelle Lazo Tee
Miss Earth 2019 : Top 20

Miss Earth Philippines 2018
Silvia Celeste Cortesi
Miss Earth 2018 : Top 8

Miss Philippines Earth 2017
Karen Ibasco
Miss Earth 2017

Miss Philippines Earth 2016
(Resigned after the Miss Earth 2016)
Imelda Schweighart
Miss Earth 2016 : Unplaced

Miss Philippines Earth 2015
Angelia Gabrena Ong
Miss Earth 2015

Miss Philippines Earth 2014
Jamie Herrell
Miss Earth 2014

Miss Philippines Earth 2013
Angelee Claudette delos Reyes
Top 8 Miss Earth 2013

Miss Philippines Earth 2012
Stephany Stefanowitz
Miss Earth 2012 : Miss Earth Air 2012 (1st Runner-up)

Miss Philippines Earth 2011
Athena Mae Imperial
Miss Earth 2011 : Miss Earth Water 2011 (2nd Runner-up)

2-Dekade-Miss-Philippines-Earth-Dan-Prestasi-International

Miss Philippines Earth 2010
Kris Psyche Resus
Miss Earth 2010 : Unplaced

Miss Philippines Earth 2009
Sandra Seifert
Miss Earth 2009 : Miss Air (1st Runner-up)

Miss Philippines Earth 2008
Karla Paula Henry
Miss Earth 2008

Miss Philippines Earth 2007
Jeanne Angeles Harn
Miss Earth 2007 : Unplaced

Miss Philippines Earth 2006
Catherine Untalan
Miss Earth 2006 : Miss Water (2nd Runner-up)

Miss Philippines Earth 2005
Genebelle Raagas
Miss Earth 2005 : Top 16

Miss Philippines Earth 2004
Tamera Marie Szijarto
Miss Earth 2004 : Top 8

Miss Philippines 2003
Laura Marie Dunlap
Miss Earth 2003 : Top 10

Miss Philippines 2002
April Ross Perez
Miss Earth 2002 : Top 10

Miss Philippines 2001
Carlene Aguilar
Miss Earth 2001 : Top 10

Selama 19 tahun penyelenggaraan Miss Earth International. Filipina sudah mengoleksi 4 gelar juara pertama, 1 gelar 1st runner up (Miss Earth Air) 2 gelar 2nd runner up (Miss Earth Water) 2 posisi top 8, 3 posisi top 10, 1 posisi top 16, 1 posisi top 2020 dan 3 Unplaced.

Untuk perwakilan selanjutnya Roxanne Allison Baeyens, apakah akan meraih juara pertama, runner up atau top 10, kita tunggu saja ya dimalam grand final Miss Earth 2020, yang belum diumumkan kapan kompetisinya akan dimulai.

Penulis : Irwans

Inilah Lima Wakil Indonesia Penerus Ayu Maulida Di Face Of Asia 2020

0

Audisi terakhir JFW Model Search sekaligus Grand Final dilangsungkan secara terbatas di Fashionlink x #BLCKVNUE, Senayan City, Jakarta sepanjang 1-5 Juli 2020.

Audisi ini berlangsung menggunakan sistem yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan mengikuti prosedur pembatasan sosial berskala besar versi transisi yang ditetapkan pemerintah.

Tahun ini, tidak ada lagi pendaftaran di tempat. Total 1345 model mendaftar untuk ajang ini. Sistem pendaftaran yang dilakukan melalui aplikasi hasil kolaborasi dengan Moonlay Technologies ditutup pada tanggal 27 Juni 2020, dan 760 model mendaftar untuk audisi Jakarta.

Peserta yang terpilih mendapat panduan khusus untuk mengirimkan sampel video mereka ke Jakarta Fashion Week – video tersebut menjadi dasar dewan juri untuk memutuskan apakah peserta dapat lanjut ke babak audisi fisik.

Menerapkan prosedur kesehatan yang ketat, Jakarta Fashion Week dibantu oleh Bateeq untuk penyediaan masker kain, Duaemed untuk face shield, dan RSGM Yarsi untuk medical gloves dan hand sanitizer.

Dewan Juri yang terdiri atas Ai Syarif (Creative Advisor Jakarta Fashion Week), Panca Makmun (senior choreographer), Erwin Suganda (Creative Director UBS Gold), Wita Juwita (Ambassador
Jakarta Fashion Week), dan Yoland Handoko (celebrity fashion stylist) menetapkan Daffa, Ciquita, Nuzula, Douglas, Rizal, Brayen sebagai pemenang JFW Model Search Jakarta. Dewan Juri juga menganugrahkan gelar Best of The Best kepada Rizal (Jakarta) dan Maria (Surabaya).

Inilah-Lima-Wakil-Indonesia-Penerus-Ayu-Maulida-Di-Face-Of-Asia-2020

Selain itu, dipilih pula enam model lelaki dan enam model perempuan yang sebagai kandidat Icons Of JFW 2021, termasuk peserta yang telah dipilih dari audisi regional di Yogyakarta (Hartono Mall, 8 – 9 Februari 2020), Surabaya (Galaxy Mall 3, 15 – 16 Februari 2020), Medan (Delipark, 29 Februari – 1 Maret 2020), dan Bandung (23 Paskal, 14 – 15 Maret 2020).

Mereka adalah Amos (Yogyakarta), Brayen (Jakarta), Ciquita (Jakarta), Daffa (Jakarta), Douglas (Jakarta), Ghea (Bandung), Lung (Surabaya), Nuzula (Jakarta), Maria (Surabaya), Philips (Medan), Rizal (Jakarta), Tina (Yogyakarta). Proses pemilihan Icons of JFW 2021 akan dapat ditonton di web series The Search for JFW 2021 Icons segera di kanal YouTube resmi Jakarta Fashion Week.

Tahun lalu Jakarta Fashion Week berhasil mengirimkan 5 wakilnya Face Of Indonesia 2019 ke Face Of Asia yang diadakan di Korea Selatan, prestasi terbaik diraih Ayu Maulida berhasil meraih gelar tertinggi (Grand Prize) Face of Asia 2019.

Dan lima orang Face of Indonesia 2020 juga telah dipilih untuk mengikuti kompetisi Face of Asia yang akan diselenggarakan secara online untuk tahun ini, yaitu Odree (Bandung), Rayhan (Bandung), Reihana (Surabaya), Fabel (Bandung), dan Yuke (Bandung).

Penulis : Irwans

Puerto Rico Negara Pertama Di Dunia Yang Berhasil Meraih 7 Gelar Grand Slam Beauty Pageants International

0

Sejarah Puerto Rico

Sebelum kedatangan Colombus, Puerto Rico didiami oleh suku Taino di awal abad ke 7 masehi. Suku para penjelajah laut ini berkerabat dekat dengan suku Arawak di Amerika Selatan. Ketika Christopher Columbus tiba di sana tahun 1493 diperkirakan ada sekitar 50 ribu orang suku Taino. Colombus kemudian memberinya nama Pulau San Juan Bautista sebagai bentuk penghormatan kepada St. John the Babtist.

Permukiman Spanyol pertama dibangun di Cappara pada tanggal 8 Agustus 1508 menyusul beberapa tahun kemudian Spanyol mencaplok keseluruhan pulau. Perkembangan kota turut diwarnai dengan kedatangan para budak Afrika dan diikuti dengan semakin ramainya para pedagang. Hingga ke pertengahan abad ke 17 Spanyol berhasil mempertahankan Puerto Rico dari upaya pencaplokan oleh Belanda, Inggris, dan Prancis.

Gerakan kemerdekaan sempat mencuat di Puerto Rico pada tahun 1868 namun kemudian menghilang seiring dengan dibentuknya pemerintahan Spanyol di Puerto Rico dan menjadikannya sebagai provinsi seberang lautan dan dikepalai oleh seorang gubernur.

Dibawah Naungan Amerika Serikat

Mendekati pengujung abad ke 19, dalam upaya memperkuat kendalinya terhadap kekuatan maritim di Karibia, pemerintah Amerika Serikat menawarkan dana 160 juta dolar kepada Spanyol untuk membeli Puerto Rico dan Kuba. Tawaran yang langsung ditolak mentah-mentah oleh Spanyol.

Tahun 1898 pemerintah Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Spanyol dipicu oleh pertikaian berkepanjangan di Kuba serta tragedi tenggelamnya kapal perang Amerika di lepas pantai Havana. Dan pada tanggal 25 Juli 1898 selama perang antara kedua negara, Amerika berhasil menginvasi Puerto Rico dan berujung kepada kekalahan perang Spanyol dan berakibat pada penyerahan kekuasaan Spanyol atas Puerto Rico, Kuba, Filipina, dan Guam kepada Amerika Serikat sebagaimana diatur dalam pernjanjian Paris. Sejak itu hingga awal abad ke 20 Puerto Rico berada di bawah kekuasaan militer Amerika, seorang gubernur ditunjuk untuk mengepalai pulau ini langsung oleh presiden. Pemerintahan setempat juga diberikan kekuasaan untuk mengontrol Puerto Rico namun pemerintah pusat Amerika tetap memiliki kewenangan hak veto.

Sejak tahun 1917 warga Puerto Rico mendapatkan hak sebagai warga negara Amerika secara kolektif dan dengan sendirinya beberapa ribu warga pulau ini ditarik ke dalam dinas ketentaraan Amerika semasa perang dunia pertama.

Meski warga Puerto Rico merupakan warga negara Amerika mereka tidak dapat ikut serta dalam pemilihan presiden karena kongres Amerika masih mempersyaratkan berbagai aspek bagi Puerto Rico untuk hal tersebut, sebuah perdebatan yang masih terus berlanjut hingga hari ini.

Dunia Beauty Pageants

Puerto-Rico-Negara-Pertama-Yang-Berhasil-Meraih-7-Gelar-Grand-Slam-Beauty-Pageants-International
Dalam dunia beauty pageants, negara Puerto Rico mencatatkan sejarah sebagai negara pertama yang berhasil meraih 7 gelar grand slam beauty pageants international.

5 Gelar Miss Universe
1970 : Marisol Malaret Contreras
1985 : Deborah Carthy-Deu
1993 : Dayanara Torres
2001 : Denise Quinones
2006 : Zuleyka Rivera

2 Gelar Miss World
1975 : Wilnelia Merced
2016 : Stephanie Del Valle

2 Gelar Miss International
1987 : Laurie Simpson
2014 : Valerie Hernández

1 Gelar Miss Earth
2019 : Nellys Pimentel

1 Gelar Miss Supranational
2018 : Valeria Vázquez

3 Gelar Miss Intercontinental
1986 : Elizabeth Robinson
2010 : Maydelise Columna
2016 : Heilymar Rosario Velázquez

1 Gelar Miss Grand International
2013 : Janelee Chaparro

Penulis : Irwans

Natasha Mannuela Miss Indonesia Tersukses Sampai Sekarang

Kalau ditanya siapa Miss Indonesia tersukses, pastinya banyak yang menjawab adalah Maria Harfanti Miss Indonesia 2015 yang berhasil meraih 2nd runner up Miss World 2015, Beauty With A Purpose dan gelar Miss World Asia.

Tapi tau ga sih? Kalau sebenarnya Miss Indonesia yang paling sukses banget itu adalah Natasha Mannuela Miss Indonesia 2016 yang juga berhasil menyamai prestasi Maria Harfanti.

Acha biasa disapa berhasil meraih 2nd runner up Miss World 2016, Beauty With A Purpose, 1st runner up Top Model dan meraih gelar Miss World Asia 2016. Bahkan ia juga berhasil ‘menyingkirkan’ Catriona Gray wakil Filipina sebagai top 5 Miss World 2016 sebelum akhirnya dua tahun kemudian menjelma menjadi Miss Universe 2018.

Ada satu lagi kesuksesan Acha yang tidak bisa dilupakan adalah saat dirinya bersama Miss World Continental 2016 diundang menghadiri malam grand final Miss World Philippines 2017 di Manila, Filipina.

Saat itu Acha datang sebagai Miss World Asia 2016, ia memahkotai Teresita Marquez sebagai Reina Hispanoamericana Filipinas 2017, beberapa bulan kemudian Teresita mengikuti kompetisi Reina Hispanoamericana 2017 yang diadakan pada tanggal 4 November 2017 di Santa Cruz, Bolivia dan keluar sebagai juara pertama.

Reina Hispanoamericana adalah sebuah kontes kecantikan tahunan, yang dimulai pada tahun 1991 sebagai Reina Sudamericana, yang berbasis di Santa Cruz de la Sierra, Bolivia. Seiring berjalannya waktu kontes ini berganti nama menjadi Reina Hispanoamericana yang diikuti wanita-wanita keturunan Amerika Latin termasuk wakil Filipina.

Penulis : Irwans

15 Grand Finalists The New LOTY 2020

The New L-Men of The Year 2020 yang seleksinya dimulai dari bulan Januari sampai saat ini sudah memasuki babak yang semakin ketat dari Top 50 hingga terpilih 15 Grand Finalists yang memiliki Background inspiratif serta profesi yang gak main-main nih.

Setelah melewati masa seleksi yang cukup ketat akhirnya pihak L-Men merilis 15 nama dari berbagai provinsi di Indonesia yang siap menunjukan kemampuannya sebagai influenser gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat yang akan ditunjukan bukan hanya dari 1 bidang profesi namun mereka datang dari berbagai latar belakang dan profesi yang berbeda-beda.

Dari mulai atlit, mahasiswa , pengusaha, karyawan hingga PNS siap unjuk gigi meramaikan gelaran The New L-Men of The Year 2020.

15-Grand-Finalists-The-New-LOTY-2020

Berikut 15 Grand Finalists The New L-Men of The Year 2020.
1. Oki Alparessi – Sumatera Utara (Dosen)
2. Kevin Twindicha – Jambi (Tax Officer Kementerian Keuangan Dirjen Pajak Provinsi Jambi)
3. Ario Agung – DKI Jakarta (Dokter)
4. Reggie Natanael – Jawa Barat (DJ)
5. Goldi Senna – Jawa Timur (Produser)
6. Bintang Suryo Negoro – Jawa Tengah (Guru ESL)
7. Andrew Setiawan – Kalimantan Barat (Mahasiswa Teknologi Pangan)
8. Raden Mas Denny Nursandy – DI Yogyakarta (Entrepreneur)
9. Agust Bagia Hasiholan – Banten ( Pegawai Kementerian Keuangan Republik Indonesia, bagian Bea Cukai)
10. Richard Permadi – DKI Jakarta 2 (Digital Marketing )
11. Muhammad Fadhil Achyari – Aceh (Economic Resilience Analyst di Kementerian Dalam Negeri)
12. Muhammad Wilman Nugraha – Jawa Barat 2 (Atlit Voli)
13. Firas Yodha Saskara – Jawa Tengah 2 (Mahasiswa Teknik Kimia)
14. Muhammad Iqbal Darmawan – Jawa Timur 2 (Mahasiswa Magister Marketing Communication)
15. Joey Holly – Banten 2 (Mahasiswa jurusanBranding)

Para Grand Finalists The New L-Men of The Year 2020 tidak hanya akan menjadi influenser gaya hidup sehat dan memperebutkan gelar Winner LOTY 2020 , namun pihak L-Men sebagai pemegang lisensi beberapa kontes Male Pagents berhak menunjuk salah satu diantara mereka menjadi wakil Indonesia diajang Mister Wold, Mister Supranational dan Mister International.

Kira-kira siapa nih diantara mereka yang akan menjadi the next LOTY 2020 dan maju mewakili Indonesia untuk ajang besar Male Pageants tersebut? Just wait and see ya.

Penulis : Araz

Mengenal Lebih Dekat Venna Melinda Puteri Indonesia 1994

Profil Puteri Indonesia 1994 Venna Melinda @vennamelindareal kelahiran Surabaya, 29 Juli 1972.Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti.  Masa jabatan  Puteri Indonesia (17 April 1994 – 11 April 1995).

Sebelum terpilih menjadi Puteri Indonesia 1994 (dulu namanya Putri Indonesia), Venna Melinda sudah cukup tenar dengan perannya sebagai Priska di film Catatan Si Boy II (1988). Ia kemudian vacuum sebentar dari dunia acting untuk pindah ke Surabaya bersama orang tuanya dan melanjutkan sekolah di sana.

Pada tahun 1989 Venna kembali terjun ke dunia hiburan dan berhasil menjadi semifinalis di dua ajang pemilihan cover majalah remaja: Gadis Sampul (Top 60) dan Cover Girl Majalah MODE. Venna tidak melanjutkan kompetisi ke babak selanjutnya di Gadis Sampul dan memilih untuk berkompetisi di Majalah MODE namun tidak menang.

Pada tahun 1992 Venna mengikuti ajang Abang None (wakil Jakarta Barat 2) dan berhasil menjadi pemenang None Jakarta dengan pasangan tugasnya Abang Jakarta Ivan Fadillah (Jakarta Pusat 2). Pada tahun 1994 saat masih menjadi mahasiswi, Venna mengikuti pemilihan Puteri Indonesia (wakil DKI Jakarta) dan berhasil menjadi pemenang. Ia juga mendapat gelar Puteri Persahabatan. Juara 2 diraih oleh Irma Rahmayani Lubis wakil Sumatera Utara (Semifinalist Gadis Sampul 1993 / Juara Coverguest Aneka 1993 / Juara Wajah Femina 1995 (Gelar WF dicabut karena melanggar kontrak tampil untuk iklan kosmetik lain)). Juara 3 diraih oleh Valentina Tohir wakil dari Sumatera Selatan.

Dewan juri Puteri Indonesia 1994 diantaranya:

Mooryati Soedibyo – Pendiri Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia
Kusumadewi Sutanto – Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Puteri Indonesia
Inke Maris – Jurnalis
Irma Hardisurya – Miss Indonesia 1969 / wakil Indonesia di Miss International 1969 / Miss Asia Quest Indonesia 1970 (Miss Friendship)
Iwan Tirta – Maestro batik Indonesia
Setiawan Djodi – Seniman dan pengusaha
Chrys Kelana – Pemimpin redaksi RCTI
Darwis Triadi – Fotografer
Triawan Munaf – Seniman dan pengusaha
Okky Asokawati – Peragawati

Selama menjabat sebagai Puteri Indonesia, Venna berkesempatan untuk hadir sebagai observer di event-event selama karantina Miss Universe 1994 di Plenary Hall, Philippine International Convention Center, di Manila, Filipina. Pada masa itu Indonesia masih dilarang oleh pemerintah untuk ikut sebagai peserta di Miss Universe karena alasan penggunaan swimsuit di ajang tersebut. Malam final kontes yang diselenggarakan pada 20 Mei 1994 ini dimenangkan oleh Sushmita Sen dari India.

Setelah jabatannya sebagai Putri Indonesia berakhir, karier Venna terus menanjak. Di bawah naungan Multivision Plus Ia kembali ber-acting lewat sinetron Bella Vista 1 dan Bella Vista 2. Kesuksesannya berlanjut di sinetron-sinetron lain yang Ia bintangi, diantaranya: Bulan Bukan Perawan, Opera Jakarta, Tersanjung 5 dan Maha Pengasih.

Selain sibuk dengan kegiatan senam dan salsanya, Venna mencoba menjajaki dunia musik dengan meluncurkan album solo dengan nuansa latin “The Other Side of Me” pada 2004 dan album solo kedua “My Dedication” pada 2013 yang hasil penjualannya disumbangkan untuk komunitas anak jalanan se-jabodetabek.

Di tengah kesibukan lainnya sebagai ibu rumah tangga, bersama penulis Alberthiene Endah, Venna meluncurkan buku “Venna Melinda Guide to Good Living – Bugar dan Cantik ala Venna Melinda” pada Maret 2006.

Pada tahun 2009 Venna terjun ke dunia politik dengan menjadi Anggota DPR mewakili Jawa Timur VI pada periode 2009-2019. Venna menjadi bagian dari Komisi X DPR RI yang menangani bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pemuda, olahraga dan perpustakaan. Selama menjabat sebagai anggota DPR, Venna juga berkesempatan untuk berbicara di 59th Session of Comission On Status of Women (CSW) di New York, entitled Parliaments of Gender Equality and UN Women pada Maret 2015.

Saat ini Venna sudah mundur dari dunia politik dan fokus mengurus keluarganya. Ia juga aktif membagikan kegiatan pribadinya melalui sosial media dan channel youtubenya.

 

Penulis: Adit

3 Gaun Ini Mirip Banget Sama Gaun Yang Dipakai di Miss Universe

0

Dalam industri fashion perputaran trend begitu sangat cepat, baju yang baru saja dirilis seminggu kemudian sudah muncul model terbaru.

Dalam dunia pageants begitu juga banyak terjadi trend fashion yang berubah-ubah sangat cepat, namun ada juga pengulangan dan pembaharuan dari era 70, 80, 90an dengan penambahan elemen tertentu sehingga menjadi sesuatu yang baru.

Terkadang ada juga gaun yang menjadi inspirasi, hingga muncul kemiripannya, seperti yang terjadi pada 3 gaun ini, mirip banget yang dikenakan dikontes Miss Universe.

Maria-Nadine-Alexandra-Elizabeth-Golovanova-Karin-Gonzalez-3-Gaun-Ini-Mirip-Banget-Sama-Gaun-Yang-Dipakai-di-Miss-Universe

1. Gaun Emerald Green rancangan Barli Asmara yang dipakai Nadine Alexandra di Miss Universe 2011 menjadi banyak inspirasi bagi kontestan Miss Universe berikutnya.

Gaun dengan belahan disamping dengan korset dari dada sampai paha tersebut, mulai menjadi trend di Miss Universe, mulai dari Elizabeth Golovanova Miss Universe Rusia 2012 dan Karina Gonzalez Miss Mexico 2012.

Maria-Nadine-Alexandra-Pia-Alonso-Wurtzbach-Moriska-Momo--3-Gaun-Ini-Mirip-Banget-Sama-Gaun-Yang-Dipakai-di-Miss-Universe

2. Gaun kemenangan Pia Alonzo Wurtzbach Miss Universe 2015 asal Filipina, gaun berwarna biru dengan siluet berbentuk marmaid rancangan Albert Andrada.

Banyak beredar versi kembarannya, salah satunya dipakai Moriska Momo saat malam final Supermodel Indonesia 2017, gaun tersebut dibuat oleh designer Siscazh.

Maria-Christie-Sophida-Kharancanarin-3-Gaun-Ini-Mirip-Banget-Sama-Gaun-Yang-Dipakai-di-Miss-Universe

3. Dan yang terbaru adalah gaun Sophida Kanchanarin Miss Universe Thailand 2018 saat babak Preliminary, gaun berbentuk marmaid warna merah tersebut rancangan Putri Thailand Sirivannavari Nariratana dari Raja Maha Vajiralongkorn.

Gaun tersebut bahkan punya kembaran saat Maria Christie Putri Pariwisata Indonesia NTT 2014 memakainya diacara Infotainment Insert Trans TV, rancangan designer Indonesia, Howard Laurent.

Penulis : Irwans

Siapakah Pemenang World Fitness Supermodel Indonesia 2020?

Manhunt International Indonesia menambah lisensi terbaru yaitu World Fitness Supermodel “Being Physically Fit and Healthy” kontes ini bertujuan menciptakan salah satu kontes pemodelan kebugaran internasional paling kuat di dunia dan membuka lebih banyak peluang bagi model kebugaran di seluruh dunia.

Terpilih 17 finalis dari 17 kota di Indonesia, kompetisi ini tidak dilakukan karantina seperti biasanya kompetisi dunia pageants.

Melihat perkembangan mewabahnya virus corona covid19, kompetisi World Fitness Supermodel Indonesia 2020 dilakukan dengan sistem online dan pemenang ditentukan voting yang sudah dilakukan selama satu bulan terhitung dari tanggal 1-30 Juni 2020 di https://pageantvote.asia/pageants/330

Berikut hasil sementara voting World Fitness Supermodel Indonesia 2020.

1. Roland Lay – Kupang – 20724
2. Rainal Guin – Pekanbaru – 18269
3. Ramadhan Syarif – Semarang – 3453
4. Subekti – Banjarnegara – 1841
5. Jayadi – Mataram – 684
6. Budianto – Manado – 527
7. Yudha Pradana – Padang – 318
8. Dicki Darmen – Bogor – 185
9. Agung Yewiyanan – Tomohon – 127
10. Alfino Roji – Medan – 83
11. Geraldy Marcell – DKI Jakarta1 – 42
12. Anwar Fauzy – Gorontalo – 42
13. Teuku Saiful Januar – Aceh – 33
14. Taufik Ikhwan Sardi – Bengkulu – 11
15. Fathurrahman Ashari – Makassar – 11
16. Romeo Calisthenics – DKI Jakarta2 – 9
17. Robert Purnomo – Lampung – 6

Beberapa jam lagi online voting akan ditutup untuk menentukan siapa yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional World Fitness Supermodel 2020 yang diselenggarakan di Thailand tanggal 23-25 Oktober tahun ini.

Penulis : Irwans

Inilah 6 Alumni Wajah Femina 2014 Sukses Meniti Karier di Ajang Nasional dan Internasional

0

Wajah Femina adalah pemilihan model yang diselenggarakan setiap tahun oleh majalah Femina yang dimulai pada tahun 1986. Ajang ini banyak melahirkan publik figur yang multi talenta.

Banyak juga alumninya yang terjun ke berbagai bidang. Ada yang masuk di dunia entertainment sebagai pemain film, presenter, model dan menjadi pengusaha. Namun usai kompetisi ada juga yang kembali terjun mengikuti ajang pemilihan beauty pageants nasional.

Pemilihan Wajah Femina 2014 sukses diselenggarakan dengan menobatkan Alya Nurshabrina sebagai pemenang pada malam final yang berlangsung di XXI Ballroom Djakarta Theater, Jakarta pada hari Kamis, 4 Desember 2014.

Alya sukses menjadi pemenang setelah menyisihkan 19 finalis lainnya yang disaring dari ribuan peserta. 19 peserta tersebut yaitu Astrini Faustina, Cindy Tabita, Gwendolyn Betsi Gurveen, Rizkho Maulida Bustomi, Gina Virginia Rachmadana, Ni Luh Frisilia S.D, Mona Fadhillah Shahab, Syella Afsari, Kunthi Tias Puruhita, Shabrina Ayu Rwosandhy, Afilah Rachamadiera, Nidya Anissar Soleha, Adinya Ittasaqa Rossiyana, Ameilya Windyaningrum, Anggi Kristi Hutasoit, Reski Gitami, Meiyola Berlina, Kurnia Anggrayani dan Faradina Amalia.

Tercatat dari alumni Wajah Femina angkatan tahun 2014 ada 6 nama yang tercatat mengikuti ajang beauty pageants nasional dan internasional setelahnya.

Mereka adalah Alya Nurshabrina (Pemenang Pertama), Astrini Faustina (Pemenang Kedua), Meiyola Berliana (Pemenang Ketiga dan Best Catwalk), Rizkho Maulida Bustomi (Best Presenting), Kurnia Anggrayani (finalis) dan Syella Afsari (finalis).

Alya-Nurshabrina-Astrini-Faustina-Rizkho-Bustami-Meiyola-Berlina-Syella-Afsari-Kurnia-Anggrayani-Inilah-6-Alumni-Wajah-Femina-2014-Sukses-Meniti-Karier-di-Ajang-Nasional-dan-Internasional

1. Alya Nurshabrina sukses meraih gelar Miss Indonesia 2018 dan Top 30 Miss World 2018.

2. Astrini Faustina mewakili Indonesia di Miss Tourism Oriental 2017 dengan prestasi best national costume.

3. Meiyola Berliana masuk sebagai top 6 Puteri Muslimah Indonesia 2017 dan juga gelar Puteri Muslimah Persahabatan.

4. Rizkho Maulida Bustomi finalis Asia’s Next Top Model (AsNTM) Cycle 6 (2018).

5. Syella Afsari berhasil meraih top 6 Puteri Indonesia 2017.

6. Kurnia Anggrayani sebagai Puteri Indonesia 2016 DKI 5.

Penulis : Irwans

Tiga Wanita Cantik Wakil Indonesia Ini Bawa Barang Unik Yang Dibawa ke Ajang International

0

Saat bepergian keluar negeri, ada saja barang-barang unik yang dibawa orang Indonesia untuk menghilangkan rasa kangen dan rindunya akan tanah air. Bisa berupa makanan ataupun barang kesayangan yang tidak ada di negara tujuan.

Seperti yang terjadi kepada tiga wakil Indonesia ketika dikirim ke ajang international.

Whulandary Herman (Puteri Indonesia 2013), saat mengikuti karantina Miss Universe 2013 yang diadakan di Moskow, Rusia ia membawa satu kardus berisi snack khas Sumatera Barat. Tidak hanya dibagikan kepada kontestan, snack tersebut ia jual dan pelanggan tetap salah satunya Miss Israel, yang sangat suka dengan snack tersebut. Uni juga membawa sendiri rice cooker ke kamar hotel karena tidak bisa makan nasi selain nasi asli Padang.

Cordelia Fidelia (Miss Earth Indonesia Water 2015), di kirim ke World Miss University 2017 di Cambodia. Lia mengaku tidak bisa lepas dari makanan Indonesia, “mungkin lidahnya wong Indonesia, jadi sukanya yang rasa lokal”.

Sebelum berangkat Lia sudah menyiapkan 16 bungkus Mie Goreng Instan, yang ia masukan kedalam koper. Pelanggan tetapnya Miss Cuba (winner World Miss University 2017), Thailand, New Zealand, Singapore, Malaysia, Netherlands, Poland, Mauritius dan yang terakhir mencoba hingga ketagihan yaitu Miss Nicaragua.

“Masaknya diseduh dengan air panas di dalam mangkuk tempat mendinginkan wine.”

Sebelum malam final, orang tuanya datang dan membawakan lagi 16 bungkus Mie Instan dan habis juga. Karena sukanya dengan makanan Indonesia tersebut, sampai – sampai Lia dipanggil Miss Indomie sama semua kontestan, dan karena sangat sukanya dengan Mie Instan tersebut, Miss Cuba minta disisakan mie instan yang Lia bawa untuk dibawa pulang ke negaranya.

Terakhir datang dari Alicia Beverly Weley, 1st runner up Miss Earth Indonesia 2017, yang dikirim ke Miss Intercontinental 2017/2018 di Mesir. Saat team Pageantempire membantu mempacking barang bawaannya, Alicia memperlihatkan barang bawaanya satu persatu. Mulai dari baju, tas, sepatu, alat kecantikan dan ada satu benda yang sangat penting baginya untuk dibawa yaitu setrika listrik.

“Biar disana tidak merepotkan chaperone, teman sekamar dan petugas hotel, yang penting punya sendiri, lumayan kalau baju kusut langsung rapihkan saja sendiri”, jawabnya sambil tertawa.

Penulis : Irwans