Jeremy Gregory Samatara (25th/178cm), 2nd Runner Up The New L-Men of The Year 2023,
siap harumkan nama Indonesia di ajang Mister International 2023 di Bangkok, Thailand.
Konsep National Costume Buaya Muara oleh Bubah Alfian dan Naranaia Artshow
Mengusung tema “The Tale of Crocodylus Porosus”, L-Men berkolaborasi dengan Bubah Alfian dan Naranaia Artshow membuat National Costume unik yang memiliki filosofi mendalam tentang pelestarian buaya muara di Kalimantan. Maraknya kasus perburuan ilegal, serta eksploitasi besar-besaran dan terhadap kulit, daging, dan organ tubuhnya, membuat buaya muara endemik Kalimantan, yaitu spesies Crocodylus Porosus berada di ambang kepunahan. Melalui kostum ini, Indonesia ingin meningkatkan kesadaran di level internasional tentang betapa pentingnya spesies ini bagi ekosistem, serta pelestariannya di habitat aslinya.
“The Tale of Crocodylus Porosus” dengan mata yang bisa menyala dan ekor yang mengibas.
“Melalui National Costume Crocodylus Porosus ini, diharapkan dapat menginspirasi masyarakat dunia akan kelestarian alam dan budaya Indonesia, serta untuk semakin sadar menghargai alam dan segala makhluk hidup di dalamnya,” ungkap Bubah.
National Costume Mister International Indonesia 2023 “The Tale of Crocodylus Porosus”
Jeremy yang merupakan lulusan jurusan Hubungan Internasional, Universitas Pelita Harapan tahun 2015 ini bercita-cita menjadi pilot sejak kecil walaupun di keluarganya tidak ada yang menjadi pilot. Jeremy terinspirasi untuk menjadi pilot ketika Ia terbang dari Manado ke Surabaya bersama ibunya saat masih kecil. Setelah lulus kuliah Ia pun segera mendaftar sekolah pilot untuk mewujudkan mimpi masa kecilnya. Di sela kesibukannya di dunia pendidikan, Jeremy juga aktif berkegiatan di daerah asalnya, Manado. Ia terpilih menjadi Putra Tomohon 2014. Keikutsertaan Jeremy di pemilihan The New L-Men of The Year 2023 terjadi secara tidak sengaja ketika Ia sedang gym. Seorang staf L-Men yang kebetulan gym di tempat yang sama mendatanginya dan menawarinya untuk ikut audisi. Singkat cerita, menjelang deadline penutupan audisi, Jeremy akhirnya ikut dan hingga terpilih sebagai semifinalis. Di malam final, Ia berhasil menjadi juara ke-3 L-Men of The Year 2023 dan kemudian dipilih sebagai Mister International Indonesia.
Yesaya Christian, Brand Manager L-Men menjelaskan, “Sebagai brand yang telah lebih dari 20 tahun konsisten menginspirasi pria Indonesia untuk hidup sehat dan memiliki tubuh ideal, L-Men percaya bahwa Jeremy adalah kandidat yang tepat merepresentasikan sosok pria L-Men yang inspiratif dengan gaya hidup sehatnya, bukan hanya bagi masyarakat Indonesia, namun juga masyarakat dunia. Keikutsertaan Jeremy di ajang Mister International tahun ini juga menjadi bentuk konsistensi L-Men dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di mata dunia.” “Ajang Mister International senantiasa berupaya mendukung para pria untuk mencapai sisi terbaik dari segi personal dan profesional, mampu mewujudkan ambisi, serta membangun rasa kepercayaan diri. Sehingga, kami yakin Mister International tidak hanya mencari pria tampan, namun juga inspiratif di bidangnya. Sebagai peraih 2nd Runner-Up The New L-Men of The Year 2023, kami juga yakin Jeremy pantas menjadi sosok yang mampu menginspirasi, terutama terkait gaya hidup sehatnya. Tidak hanya itu, kemampuan komunikasinya yang di atas rata-rata tentu menjadi nilai tambah Jeremy untuk bersaing di ajang ini, ” tambah Yesaya.
Ajang Mister International menyelenggarakan program giving back untuk komunitas melalui platform kemitraan dengan badan amal internasional. Sebagai role model, para delegasi akan bersama-sama menciptakan dampak positif dengan menjadi sukarelawan, melalukan penggalangan dana, mapun advokasi. Mister International Indonesia, Jeremy Gregory, akan membawa miniatur kapal keong yang terbuat dari perak sebagai national gift yang menjadi item lelang untuk acara penggalangan dana saat karantina berlangsung.
Jeremy dan Bubah Alfian (kiri) dan Naranaia Artwork
Ketika ditanya tentang persiapannya yang singkat ke ajang internasional, Jeremy mengaku dirinya sudah siap secara fisik dan mental. Tim L-Men juga telah membekalinya dengan berbagai pengetahuan dan pelatihan catwalk, public speaking, Q&A simulation. Jeremy yang belum pernah ke Thailand ini cukup percaya diri dan yakin akan kemampuannya. Ia telah memetakan kekuatan pesaing-pesaingnya. Menurutnya, Mister Venezuela (William Badell) adalah salah satu pesaing kuat untuk Jeremy. William sebelumnya adalah 2nd Runner Up Mister Supranational 2021.
Mister International 2023 akan digelar pada 17 September di Crystal Design Center Ballroom, Bangkok, Thailand. Manu Franco, Mister International 2022 dari Republik Dominika akan menobatkan penggantinya.
Kita berikan doa dan dukungan positif bagi Jeremy agar bisa menampilkan performa terbaiknya. Good luck, Jer!
Belum banyak yang tahu bahwa, 20 tahun yang lalu dimana Miss Universe mulai memakai kebaya, dimulai saat kedatangan @ameliavega Miss Universe 2003 ke Indonesia.
Saat itu beliau menghadiri malam final Puteri Indonesia 2003. Keluar sebagai pemenangnya adalah Dian Khrisna berasal dari DKI Jakarta 2.
Dalam salah satu event, keduanya terlihat cantik dan energik saat mengenakan kebaya khas Indonesia.
Perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Thailand akan meminta persetujuan pemegang surat utang untuk membuat jadwal pembayaran baru untuk menghindari gagal bayar.
Pihak JKN mengatakan tidak dapat membayar penuh pokok & bunga obligasi sebesar 609.98 juta Baht yang jatuh tempo pada hari Jumat dan akan berusaha menegosiasikan persyaratan pembayaran baru.
CEO Khun Anne mengatakan pada Bursa Efek Thailand pada Kamis bahwa mereka akan membayar 26% dari total, sehingga masih menyisakan hutang 443.4 juta Baht .
Khun Anne berencana untuk bertemu dengan para pemegang surat utang pada tanggal 29 September untuk meminta persetujuan mereka atas penundaan pembayaran ini.
Jika mereka setuju, pembayaran yang terlambat tidak akan dianggap sebagai gagal bayar seperti yang dikontrak sebelumnya, dan pemegang surat utang tidak akan meminta pembayaran segera. Ia menyatakan keyakinannya bahwa JKN akan mampu melakukan pembayaran kembali berdasarkan rencana baru. Kelompok tersebut telah mencoba berbagai metode untuk mencari dana dari rekan investornya untuk mencegah gagal bayar namun tidak berhasil.
Kabar kesulitan likuiditas perseroan membuat saham JKN anjlok tajam. Mereka ditutup pada tengah hari pada hari Kamis pada 1,77 baht, turun 0,61 baht atau 25,6%.
Indonesia Now adalah sebuah komunitas yang digiatkan oleh beberapa desainer di Indonesia, di mana koleksi seluruh desainernya telah ditampilkan di fashion event terkemuka. Sempat dikenal dengan nama Indonesian Diversity dan kini berganti nama menjadi Indonesia Now. Pertama kali berpartisipasi di New York Fashion Week 2018
Jakarta, 29 Agustus 2023, Indonesia debut perdana di salah satu ajang mode terbesar di dunia, London Fashion Week (LFW) akan kembali menampilkan karya desainer dan jenama fesyen Indonesia. Melalui group show bernama Indonesia Now, enam desainer dan jenama fesyen Indonesia akan mempresentasikan rancangannya di London Fashion Week (LFW) Spring Summer 2023/2024 yang akan dilaksanakan di London, Inggris, pada tanggal 18 September 2023. LFW The Shows merupakan bagian rangkaian resmi dari London Fashion Week.
Indonesia Now berkomitmen untuk mengusung kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional. Hal menarik dari musim ini adalah setiap desainer yang berpartisipasi tidak hanya memprioritaskan tampilan visual dan desain dari koleksinya, tetapi juga memikirkan isu-isu sosial yang ada di industri fesyen dunia dan berpartisipasi dalam mencari solusinya.
Pada gelaran LFW musim ini, Indonesia Now akan menghadirkan karya dari enam desainer dan jenama busana, yaitu Buttonscarves, Ivan Gunawan Private, Nada Puspita x Khanaan, Benang Djarum, Ayu Dyah Andari dan Kami.
Keenam designer tersebut bersinergi dengan membawa ciri khas mereka masing-masing, namun dalam nafas yang sama, dengan menghadirkan 10 looks. Yang dimana pengerjaanya memakan waktu antara enam sampai tiga bulan, dari proses produksi sampai menjadi busana siap ready to wear.
Keseluruhan koleksi ini mewakili kedinamisan gerak anak muda dan siluet baru sebagai simbolisasi wanita Indonesia yang optimis dan energik. Koleksi ini menampilkan permainan warna seperti warna-warna biru, hijau, gold dengan nuansa kain wastra Indonesia.
Turut hadir enam model dari Miss Mega Bintang Indonesia bersama Grand Model Thailand, masing-masing memperagakan busana satu busana yang termasuk dari 10 looks tersebut.
Indonesia Now adalah sebuah komunitas yang digiatkan oleh beberapa desainer di Indonesia, di mana koleksi seluruh desainernya telah ditampilkan di fashion event terkemuka. Sempat dikenal dengan nama Indonesian Diversity dan kini berganti nama menjadi Indonesia Now. Pertama kali berpartisipasi di New York Fashion Week 2018
Jakarta, 28 Agustus 2023, Panggung salah satu ajang mode terbesar di dunia, New York Fashion Week (NYFW) akan kembali menampilkan karya desainer dan jenama fesyen Indonesia. Melalui group show bernama Indonesia Now, tujuh desainer dan jenama fesyen Indonesia akan mempresentasikan rancangannya di New York Fashion Week (NYFW) The Shows – Spring Summer 2023/2024 yang akan dilaksanakan di Spring Studios, New York, Amerika Serikat, pada tanggal 13 September 2023 pukul 11.00 waktu New York. NYFW The Shows merupakan bagian rangkaian resmi dari New York Fashion Week.
Indonesia Now berkomitmen untuk mengusung kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional. Hal menarik dari musim ini adalah setiap desainer yang berpartisipasi tidak hanya memprioritaskan tampilan visual dan desain dari koleksinya, tetapi juga memikirkan isu-isu sosial yang ada di industri fesyen dunia dan berpartisipasi dalam mencari solusinya.
Pada gelaran NYFW musim ini, Indonesia Now akan menghadirkan karya dari tujuh desainer dan jenama busana dan aksesori Indonesia, yaitu LAVANI by AMERO X LIVETTE, AYUMI, Ghea Panggabean, IKAT Indonesia by Didiet Maulana, Ivan Gunawan, Kimberly Tandra X Mandy’s Shoes, dan Merdi Sihombing. Mereka akan mempresentasikan koleksi ready to wear yang terinspirasi dari kekayaan wastra dan kriya Indonesia. Dengan menghadirkan 10 dan 15 koleksinya masing-masing.
Jenama perhiasan emas asal Indonesia, AMERO Jewellery akan kembali ke panggung NYFW. Kali ini berkolaborasi dengan LIVETTE by Liliana Tanoesoedibjo. 10 koleksi busana bertema “Futuristic Modern Chic” dari LIVETTE akan dipadukan dengan koleksi terbaru dari AMERO Jewellery yaitu “Lavani Borobudur Series – Rhombus Kawung” yang terinspirasi keindahan arsitektur dan makna filosofis dari stupa dan motif kawung atau belah ketupat (rhombus) pada relif Candi Borobudur.
Kisah historis dari Candi Borobudur tentang kehidupan, kedamaian, dan cinta kasih dihadirkan dalam aneka bentuk perhiasan seperti cincin, anting, gelang, kalung, serta liontin. Koleksi perhiasan tersebut dipadukan dengan pesona busana dari kain tradisional Indonesia yang berdesain futuristik dan modern. Diharapkan koleksi dengan sentuhan kekayaan seni dan budaya Indonesia ini menjadi daya pikat bagi pecinta fesyen global.
Jenama fesyen AYUMI akan kembali menghadirkan keindahan songket Pandai Sikek hasil kerajinan UMKM Sumatera Barat di panggung NYFW. Desainer jenama ini, Marina Christyanti Ayumi mengeksplorasi songket dan sentuhan mutiara Lombok menjadi sepuluh set busana yang konstruktif dan bersiluet modern dengan palet warna pop seperti fuchsia, lime green, dan ungu.
Unsur tradisional dari kain songket bersalin rupa menjadi rangkaian busana dengan desain masa kini berciri pop yang diberi tajuk “A Pop of Culture”.
Desainer kebanggaan Indonesia, Ghea Panggabean akan menampilkan koleksi bertema “Mamuli Sumba” sebagai sebuah penghormatan terhadap kekuatan dan ketahanan wanita-wanita Sumba, yang menenun cerita dan warisan mereka ke dalam setiap kain penuh dengan hati. Desainer yang dikenal komitmennya selama empat dekade dalam menerjemahkan budaya dan warisan Indonesia menjadi fesyen kontemporer ini akan menghadirkan koleksi apik yang menyatukan warna-warna cerah, pola-pola yang unik dari kain tenun Sumba dalam bentuk jaket aplikasi tenun Sumba Pahikung dan Hinggi, selendang Ikat Sumba sebagai aksen yang anggun, stelan busana dengan tehnik print di atas bahan-bahan yang ringan untuk dipadankan dengan tenun tangan, bordir yang rumit, dan aksesoris asli Sumba, seperti Mamuli.
IKAT Indonesia by Didiet Maulana untuk pertama kalinya tampil di NYFW The Shows dengan melansir koleksi bertema “Wiron” yang diambil dari kata Wiru dalam bahasa Jawa berarti lipatan-lipatan kecil memanjang bersusun pada kain. Keberagaman siluet busana tradisional Indonesia diaplikasikan dalam detail pleats atau lipatan pada kain yang terinspirasi dari teknik wiron serta desain dengan siluet yang anggun dan modern, seperti long vest, wrap dress, wrap skirt, long coat, lightweight trench coat, dan dilengkapi koleksi baju renang dengan motif tenun Ikat Indonesia.
Keseluruhan koleksi ini mewakili kedinamisan gerak anak muda dan siluet baru sebagai simbolisasi wanita Indonesia yang optimis dan energik. Terinspirasi dari warna-warna tropis pemandangan alam Indonesia, koleksi ini menampilkan permainan warna seperti nutshell, fondant pink, dan cyber lime yang bernuansa vibrant, energik, dan harmonis, namun tetap membumi.
Desainer kenamaan Indonesia, Ivan Gunawan mengibarkan semangat menuju Indonesia Emas 2045 yang telah dicanangkan pemerintah ke mata dunia, melalui koleksi bertajuk “Maharani” yang akan ditampilkan di NYFW. Koleksi yang terdiri dari 12 rancangan gemerlap serba keemasan ini terinspirasi dari masa keemasan kerajaan Majapahit ketika dipimpin oleh sang Maharani, Tribhuawana Tunggadewi, ratu yang berhasil menaklukkan Nusantara. Inspirasi tersebut ditransformasi menjadi gaun-gaun malam high fashion yang berkarakter glamor, red carpet look, dan sexy.
Elemen pakaian ratu Majapahit seperti kemben dan stagen yang fit di badan diterjemahkan menjadi bustier maillot, atau terusan korset (bathing suit), yang saat ini semakin popular dan dikenakan oleh banyak diva musik hingga selebriti. Bustier maillot dipadankan dengan pilihan gaun panjang atau cape dress transparan, celana palazzo dan blus berlengan puffy, serta ruffle skirt. Desain koleksi ini diciptakan timeless dan kaya akan detail yang dekoratif, seperti ornamentasi kristal, embroidery, hingga fringe. Setelah 20 tahun berkarya, ini pertama kalinya Ivan Gunawan menciptakan motif bahan lace sendiri yang digunakan dalam koleksi ini, yaitu motif Kipas Renjana (Renjana: Cinta kasih, gairah, dan rindu) dan motif Pakis Suvarna (Suvarana: Emas).
Desainer asal Surabaya, Kimberly Tandra berkesempatan untuk ketiga kalinya menampilkan koleksi womenswear di NYFW.
Melalui jenama SUEDESON by Kimberly Tandra, desainer termuda pada sesi show ini akan menampilkan koleksi busana couture dan ready-to wear berjudul “Plethora” untuk menunjukkan keberagaman bunga tropis Indonesia ke kancah internasional. Bunga tropis tersebut meliputi bunga sepatu dan bunga anggrek bulan yang beragam warna cerah sebagai identitas dari jenama ini. Untuk merealisasikan motif bunga anggrek dan kembang sepatu pada koleksi busana ini, Kimberly Tandra bekerjasama dengan pengrajin tekstil di Indonesia dalam mengaplikasikan teknik bordir, payet, dan teknik batik cap.
Pada kesempatan ini, Kimberly Tandra berkolaborasi dengan jenama Mandy’s Shoes yang akan mengeluarkan koleksi sepatu bertema “The Dream Collection” yang memadukan keanggunan, kenyamanan, dan gaya yang tak lekang oleh waktu melalui berbagai style sepatu, seperti boots, heels, dan wedges.
Di panggung NYFW musim ini, desainer Merdi Sihombing akan menampilkan karya terbaru yang mencerminkan komitmennya terhadap praktik fesyen berkelanjutan dan kecintaannya pada budaya Indonesia. Melalui koleksi sarat budaya Batak yang berjudul “Ulos”, Merdi Sihombing memberikan pilihan etis dan ramah lingkungan melalui karya fesyen kontemporer yang memadukan pola ulos tradisional dengan inspirasi street style modern. Koleksi ini menawarkan desain yang segar, cerah, dan ringan, dengan nuansa Tribal yang kuat.
Wastra yang menjadi sorotan koleksi ini merupakan pengembangan kain tenun ulos dengan motif-motif ikat dari beberapa jenis ulos yang dibuat dengan alat tenun bukan mesin (ATBM), menggunakan serat alami Indonesia, proses pewarnaan alami, dan semangat kolaborasi berbagai komunitas. Untuk memperkuat nuansa modern street style, koleksi “Ulos” ini juga dipadukan kemeja berwarna putih yang ditenun dari benang hasil daur ulang sampah plastik.
Aksesoris pun dibuat dari daur ulang kaca, kabel listrik, peniti, dan limbah kerang. Koleksi sepatu dari Linda Chandra akan melengkapi koleksi ini.
Karya desainer dan jenama fesyen Indonesia yang bersanding dengan karya dari seluruh dunia membuktikan bahwa potensi kreativitas dan standar kualitas dari pelaku industri fesyen di tanah air semakin diterima oleh pasar global. Optimisme ini menjadi langkah strategis untuk melebarkan pangsa pasar produk fesyen Indonesia di mancanegara.
Dalam pelaksaan kegiatan ini, Indonesia Now mendapatkan dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amerika Serikat, SEMAJA Restaurant, Artisan Pro, Yayasan Dunia Mega Bintang, DEO Entertainment, CAS Production, Redberry, Memulai Cerita, Stanouts, dan Indah Aini Makeup Artist
Bertempat di Galeria Indonesia Kaya, Kamis 24 Agustus 2023. Telah berlangsung Media gathering, Front Row Paris 2023 bersama Indonesia International Modest Fashion Festival dan Indonesia Fashion Chamber, menghadirkan 13 designer yang akan tampil pada tanggal 2 September 2023 di The Westin Paris – Vendome.
Tahun ini adalah tahun keempat IFC dan IN2MF hadir di Front Row in Paris, pertama kali tampil tahun 2018.
“Awalnya saya sering show diluar negeri, inginnya ada pemerataan fashion show, ide awalnya ditahun 2015 dan tahun 2018 baru terealisasi, berharap tahun ini inginnya banyak yang kenal (karya Indonesia) dan tentunya banyak buyer dari luar, serta media luar yang hadir di Front Row Paris 2023 dengan dukungan IN2MF (Indonesia International Modest Fashion Festival)” ucap Ali Charisma, national chairman of Indonesia Fashion Chamber.
Front Row Paris merupakan ajang fesyen tahunan yang telah diselenggarakan keempat kalinya, dengan tujuan untuk mempromosikan keunggulan fesyen Indonesia dan memperkenalkan potensi desainer dan jenama fesyen Indonesia yang telah siap memasuki pasar global, khususnya Eropa yang memiliki pengaruh besar terhadap industri fesyen dunia. Tujuan ini sejalan dengan target Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat fesyen dunia.
Tahun ini, Front Row Paris akan menghadirkan fashion show yang menampilkan karya dari 13 desainer dan jenama fesyen Indonesia, yaitu: DedenSiswanto, Hikmat Fashion, Oleanderbyribie, Rose.Ma.Lina X Sofie, Michelle Liu, BBPPMPV BISPAR X SMKN 4 Balikpapan, Lidia Hadiwinoto, Chatrine Liu, Shannelom Yuma, Binus International Fashion Design, Sofie, Ali Charisma, dan Ivan Gunawan.
Koleksi yang ditampilkan akan memperlihatkan keragaman konten lokal sesuai tren global melalui busana konvensional hingga busana muslim serta menerapkan konsep sustainable fashion yang menjadi perhatian industri fesyen dunia. Front Row Paris menghadirkan pula kegiatan fashion showcase, business matching, dan exhibition yang akan dihadiri oleh buyer dan media internasional.
Para designer tersebut akan menghadirkan karya mereka, dengan menghadirkan unsur kain Wastra Nusantara seperti dari Jawa Barat, Bali, Jawa Timur dan Sumatera Selatan.
Salah satu designer ternama tersebut adalah Ivan Gunawan yang akan menampilkan karya terbarunya, mengunakan motif dari jaman kejayaan Majapahit.
Tidak hanya mengelar show, Ivan juga mensupport kegiatan tersebut dengan mengandeng brand Ivan Gunawan Cosmetics di Front Rown Paris 2023.
“Walaupun aku tidak tergabung dengan IFC, tapi kalau Mas Ali telpon pasti ada sesuatu yang aku gak bisa bilang tidak, untuk event ini aku membawa Ivan Gunawan Cosmetics, berawal hanya untuk pribadi dan tahun ini memasuki tahun kelima masuk pasar industri kosmetik, IGC mempunyai banyak pilihan buat wanita, termasuk tahun lalu IGC sebagai offical makeup artist di Miss Grand International 2022. Dan tahun ini IGC kembali mensupport IFC di Front Row Paris 2023” ujar Ivan Gunawan.
Dari 13 designer yang akan tampil tersebut ada 2 designer muda kakak beradik asal Bandung, Jawa Barat. Mereka adalah Michelle Liu berusia 14 tahun dan Catherine Liu berusia 10.
Michelle menghadirkan kain wastra Sumatera Selatan berupa tenun songket dalam bentuk blazer, coat dan dress, sedangkan Catherine membawa kain Troso khas Jepara, Jawa Tengah dalam bentuk coat, blazer, blouse dan scraf.
Masing-masing designer akan menghadirkan 10 looks, yang dibawakan 30 model International.
Putera Puteri Wisata Indonesia adalah ajang duta wisata berbasis budaya dan pariwisata, dengan Dyah Yanuar Kriste, SE selaku founder.
Tahun ini Putera Puteri Wisata Indonesia memasuki tahun ke-5 dan pertama kali diadakan tahun 2019.
Ajang duta wisata yang diadakan sejak tanggal 10-14 Agustus 2023 di Jakarta dan grand final diadakan, Minggu 13 Agustus 2023 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.
Karantina berlangsung selama 4 hari karantina dengan agenda photoshoot dan video shoot, serta Gala Dinner di Sofyan Hotel, kunjungan ke Museum Nasional, Talent Show, Head to Head Challenge dan Deep Interview. Sedangkan untuk sesi kelas pembekalan dengan berbagai pemateri mengenai pariwisata dan budaya sudah dilakukan saat virtual online selama 5 hari.
Malam final banyak dihadiri para pelaku pageants seperti Putra Putri Pariwisata Nusantara 2023, Mister Grand Tourism Indonesia dan The Miss Globe Indonesia 2023.
Acara dibuka dengan opening number oleh 40 finalis dari 34 propinsi, berlanjut ke pengumuman top 15, top 8 dan top 3 serta speech.
Dipandu host Haidir & Raisa (Putera Puteri Wisata Intelegensia 2022) dan Mario Desmon (Putera Wisata Indonesia Budaya 2020) serta sembilan dewan juri yang menilai finalis yaitu Moira Komatsu (Miss Social World 2023) Sonny Galbeso (1st Runner Up Mister Social World 2023) Aya Kiyota (Pageant Director Japan Beauty Ambassador) Nadira Tiffany (3rd runner-up Miss Grand Teen International 2023) Devina Petrik (Dave Entertainment) Imelia Tri Pamela (Miss Wisdom Indonesia 2021) Febiola Angelica (Miss Charity International 2023) Rifaldo Doni (Head of PPWI) dan Dyah Yanuar Kriste (Founder Putera Puteri Wisata Indonesia).
Sebelum pengumuman siapa pemenangnya, hadir diatas panggung Rio Wijaya dan Bella Delvia pemenang Putera Puteri Wisata Indonesia 2022 dan alumni lainnya tampil untuk terakhir kalinya, untuk meneruskan tongkat estafetnya kepada penerus yang baru.
Akhirnya terpilihlah Senja Damay Jawa Barat 1 & Bianca Juarez Bali sebagai Putera Puteri Wisata Indonesia 2023.
“Kaget dan gak menyangka bisa menang, semua finalis lainnya bagus-bagus, kedepannya kami berdua minta doanya dari masyarakat Indonesia dan pageants lover Indonesia, supaya dengan gelar ini bisa memajukan dunia pariwisata Indonesia” ucap Senja dan Bianca.
Berikut hasil lengkap malam final Putera Puteri Wisata Indonesia 2023.
Putera Puteri Wisata Indonesia 2023
Putera : Jawa Barat 1
Puteri : Bali
Putera Puteri Wisata Budaya 2023
Putera : Kalimantan Selatan
Puteri : DKI Jakarta
Putera Puteri Wisata Remaja 2023 :
Putera : Jawa Timur
Puteri : Jawa Timur
1st runner-up :
Putera : Kalimantan Timur
Puteri : Kalimantan Selatan
2nd runner-up :
Putera : Kalimantan Utara
Puteri : Lampung 1
3rd runner-up :
Putera : Maluku Utara
Puteri : Jawa Barat
Top 3 Putera Wisata Indonesia 2023 :
Jawa Timur
Jawa Barat
Kalimantan Selatan
Top 8 Putera Wisata Indonesia 2023 :
Sulawesi Selatan (Best Digital)
Maluku Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sumatera Utara
Top 10 Putera Wisata Indonesia 2023 :
Jawa Barat 2
Jawa Timur
Riau 2
Sumatera Selatan
Top 3 Puteri Wisata Indonesia 2023 :
DKI Jakarta
Bali
Jawa Timur 1
Top 8 Puteri Wisata Indonesia 2023 :
Lampung 2 (Best Digital)
D.I.Yogyakarta
Kalimantan Selatan
Lampung 1
Jawa Barat 1
Top 16 Puteri Wisata Indonesia 2023 :
Kalimantan Selatan
Jawa Timur 2
Kalimantan Timur
Bengkulu 1
Riau 1
Sulawesi Tenggara
Lampung 2
Banten
Sumatera Utara
Putera Puteri Wisata Intelegensia 2023
Putera : Kalimantan Selatan
Puteri : D.I. Yogyakarta
Putera Puteri Wisata Multimedia 2023
Putera : Kalimantan Timur
Puteri : Jawa Barat
Putera Puteri Wisata Kuliner 2023
Putera : Jawa Barat 2
Puteri : Sumatera Barat 1
Putera Puteri Wisata Best Video 2023
Putera : Kalimantan Selatan
Puteri : Bali
Putera Puteri Wisata Best Talent 2023
Putera : Jawa Timur
Puteri : Riau 1
Putera Puteri Wisata Persahabatan 2023
Putera : NTT
Puteri : Kalimantan Barat 2
Putera Puteri Wisata Photogenic 2023
Putera : Jawa Barat 1
Puteri : NTT
Putera Puteri Wisata Best Stylist 2023
Putera : Sumatera Selatan
Puteri : Jawa Timur 2
Putera Puteri Wisata Digital 2023
Putera : Sulawesi Selatan 1
Puteri : D.I. Yogyakarta
Dunia terus berputar, setiap kejadian akan membuka sejarah baru dan berulang. Ada sejarah yang baik ada juga yang buruk.
Yang baik akan dikenang dan yang buruk akan dilupakan. Bagaimana dengan dunia pageants, pernahkah terjadinya sejarah berulang.
Jika kita telisik, pernahkah! Yes, pernah India mencatatkan sejarah terbaiknya pada tahun 1994 dan 2000, dimana mereka meraih sekaligus dua gelar ditahun tersebut Miss World dan Miss Universe, dan itu sangat dikenang.
Lantas untuk Indonesia, pernahkah sejarah berulang. Kalau ditelisik lagi hampir mendekati sejarah terulang kembali.
Kisruh Miss Grand Indonesia 2018 dan sekarang yang terjadi yaitu Miss Universe Indonesia 2023. Berikut persamaannya :
1. Lepas Lisensi
Lepasnya lisensi Miss Grand International dari Yayasan Puteri Indonesia, dimulai saat pertemuan Dikna Faradiba (Putri Pariwisata Indonesia 2015 & Miss South East Asia Tourism Ambassdres 2016) saat malam Final Miss Tourism International 2017 di Malaysia.
Lepasnya lisensi Miss Universe dari Yayasan Puteri Indonesia, dimulai saat Poppy Capella terlihat menghadiri rilis The New Crown Miss Universe 2022 di Thailand.
2. Hotel Karantina Yang Sama
Karantina Miss Grand Indonesia 2018 dan Miss Universe Indonesia 2023 berlangsung di hotel yang sama, mulai dari babak Preliminary hingga rangkaian karantina.
3. Pemilihan Dua Wakil Daerah Yang Sama
Dalam memilih wakilnya, Miss Grand Indonesia 2018 dan Miss Universe Indonesia 2023 memiliki alur yang sama, ada pemilihan wakil daerah yaitu Jawa Barat dan Bali serta kontestan lainnnya melalui audisi terbuka (Miss Grand Indonesia) online (Miss Universe Indonesia).
4. Grand Final Tayang Di Televisi
Malam final Miss Grand Indonesia 2018 tayang di stasiun televisi SCTV dan malam final Miss Universe Indonesia 2023 tayang di stasiun televisi NET. TV
5. Kedua Owner Jadi Juri
Dikna Faradiba menjadi juri malam final Miss Grand Indonesia 2018 dan Poppy Capella menjadi juri malam final Miss Universe Indonesia 2023.
6. Hengkangnya Orang-orang Penting
Ivan Gunawan sempat menjadi bagian team Miss Grand Indonesia 2018, after final Miss Grand International 2018 ia mundur dan tidak terlibat lagi.
Eldwen Wang CEO Miss Universe Indonesia, Rio Motret Visual Director, Slam Wiyono Beauty Director dan Xena Atmadja Team Sosial Media, ramai-ramai mundur dari Miss Universe Indonesia.
7. Terkena Kasus
Jika Dikna Faradiba selaku owner Miss Grand Indonesia 2018 dikabarkan tidak membayar hadiah pemenang juara pertama yaitu Nadia Purwoko.
Sedangkan Poppy Capella selaku owner Miss Universe Indonesia 2023 mengalami kehancuran, dimana 10 korban / finalis Miss Universe Indonesia 2023 melaporkan ke kepolisian, akibat pelecehan seksual yang dilakukan oleh team Miss Universe Indonesia. Dan kasus tersebut menjadi berita nasional dan internasional.
8. Satu Nama Merasakan Dua Kejadian Yang Sama
Ilma Fitriani menjadi saksi atas kekisruhan dua ajang tersebut, bedanya Ilma mengikuti di tahun 2019 sebagai Miss Grand Kalimantan Barat dan masuk Top 10 Miss Grand Indonesia 2019.
Tahun ini Ilma mengikuti Miss Universe Indonesia 2023 mewakili provinsi Jawa Tengah dan hasilnya not placement, hanya sebagai finalis saja.
9. Dikna Jilid 2
Dikna Faradiba selaku owner Miss Grand Indonesia hanya menjabat selama 2 tahun, yaitu tahun 2018 dan 2019, seterusnya lisensi tersebut berpindah tangan ke Ivan Gunawan selaku owner Yayasan Dunia Mega Bintang sampai saat ini.
Sedangkan Poppy Capella selaku owner Miss Universe Indonesia baru memegang lisensi Miss Universe berjalan 5 bulan, dari tanggal 8 Februari 2023.
Apakah sejarah akan terulang kembali di mana Poppy Capella akan mengikuti jejak Dikna?
Dan terkini sejarah itu terulang kembali, kabar terkini Miss Universe Organization memutuskan mencabut posisi Poppy Capella sebagai National Director Miss Universe Indonesia dan Miss Universe Malaysia.
Perhelatan ajang Miss Universe Indonesia sudah selesai diselenggarakan tanggal 3 Agustus kemarin, sudah terpilih pemenangnya yaitu Fabienne Nicole.
Namun kekisruhan ajang tersebut masih berlanjut sampai sekarang. Mulai dari perpindahan lisensi, pemenang yang tidak memenuhi kriteria, karantina tertutup, hingga indikasi pelecehan seksual dan terkini CEO Miss Universe Indonesia mundur dari jabatannya. Bak mengurai benang kusut mari kita runut dari awal sampai terkini.
R’Bonney Nola Gabriel – Miss Universe 2022 di press conference final Miss Universe Indonesia 2023
1. Miss Universe
Miss Universe adalah salah satu kontes kecantikan tertua, usianya cuma beda setahun dengan ajang Miss World. Miss World diselenggarakan tahun 1951, sedangkan Miss Universe 1952. Awalnya kontes ini diadakan untuk memilih wanita-wanita cantik berpakaian renang, seiring waktu penyelenggaraan mulai ada sesi pakaian malam, interview dan lain sebagainya.
Sejak tahun 50an Miss Universe telah menjadi ajang bergengsi. Banyak pemenangnya terjun ke dunia entertainment walaupun pada era tersebut belum masuk era digital dan sosial media, dimana sekarang seseorang bisa secara instant terkenal melalui jalur sosmed yang “viral”.
Pada 17 Maret 1951 pengusaha E.W. Stewart, pemilik perusahaan pakaian renang Catalina Inc. di California, mengumumkan rencananya menyelenggarakan kontes kecantikan dengan nama Miss Universe. Catalina Inc. yang sebelumnya merupakan sponsor Miss America, namun pada tahun tersebut mereka menarik diri setelah penyelenggara kontes menolak mengizinkan pemenangnya tampil dalam balutan busana renang untuk sampul majalah.
Jadilah, setahun kemudian pada 28 Juni 1952, kontes Miss Universe digelar untuk kali pertama di Long Beach, California dan dijuarai oleh Armi Kuusela dari Finlandia. Pakaian renang Catalina kemudian menjadi salah satu sponsor Miss Universe hingga 1993.
Pemiliknya juga silih berganti mulai dari Julius Kayser & Co pada tahun 1954, hingga yang terkenal Donald Trump, pengusaha real estate dan mantan Presiden Amerika Serikat di era 90an, tepatnya tahun 1993 sampai 2015. Tahun 2015 sampai 2022 kepemilikan Miss Universe berganti ke agensi modeling WME / IMG dan tahun 2023 berganti lagi ke Jakkaphong Jakrajutatip “Khun Anne” (transwoman kaya asal Thailand).
Laksmi Shari De-Neefe Suardana – Puteri Indonesia 2022. Wakil terakhir ke Miss Universe dari Yayasan Puteri Indonesia
2. Miss Universe Indonesia
Indonesia mulai berpartisipasi diajang Miss Universe sejak tahun 1974, dimana saat itu Indonesia diwakili Nia Kurniasih Ardikoesoema yang ditunjuk langsung (tanpa kompetisi nasional) oleh pengusaha salon Andi Nurhayati sebagai pemegang lisensi dan Gubernur Jakarta Ali Sadikin sebagai pembinanya. Nia belum beruntung membawa gelar apapun.
Tahun 1974 sampai 1983 wakil Indonesia dipilih melalui jalur independen/audisi tertutup. Mulai tahun 1995 sampai tahun 2022 wakil Indonesia dipilih dari ajang Puteri Indonesia di bawah naungan Yayasan Puteri Indonesia.
Selama 30 tahun memegang lisensi Miss Universe, ada delapan pemenang Puteri Indonesia yang membawa berprestasi dan gelar di ajang Miss Universe.
Pertama kali Indonesia mendapatkan placement melalui Artika Sari Devi, Puteri Indonesia 2004 sebagai Top 15 Miss Universe 2005 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Artika yang berasal dari Bangka Belitung menjadi satu-satunya wakil Asia yang berhasil masuk Top 15.
Selama beberapa tahun kemudian, Indonesia belum lagi masuk ke jajaran semifinalis Top 15 Miss Universe hingga tahun 2012. Pada tahun 2013 awan cerah menaungi Indonesia, Whulandary Herman Puteri Indonesia 2013 menjadi wanita kedua Indonesia yang berhasil masuk Top 16 Miss Universe 2013 yang diselenggarakan di Moskow, Russia.
Di tahun berikutnya, Elvira Devinamira Puteri Indonesia 2014 masuk Top 15 dan winner Best National Costume Miss Universe 2014 di Doral, Amerika Serikat. Kejaayaan Indonesia berlanjut ketika Anindya Kusuma Putri Puteri Indonesia 2015 masuk Top 15 Miss Universe 2015 yang diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat. Pada 2016, Kezia Warouw Puteri Indonesia 2016 melanjutkan rantai placement Indonesia dengan menjadi bagian jajaran Top 13 Miss Universe 2016 yang diselenggarakan di Manila, Filipina. Berikutnya Sonia Fergina Citra Puteri Indonesia 2018 berhasil masuk Top 20 Miss Universe 2018 yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Prestasi tertinggi Puteri Indonesia di Miss Universe diraih oleh Frederika Alexis Cull, Puteri Indonesia 2019 yang berhasil masuk Top 10 Miss Universe 2019 yang diselenggarakan di Atlanta, Amerika Serikat.
Memasuki tahun 2020 dimana pandemi covid-19 melanda seluruh dunia, penyelenggaraan Miss Universe sempat terhenti selama setahun. Lalu pada Maret 2021 penyelenggaraan Miss Universe diadakan kembali dan Indonesia mengirim Ayu Maulida Putri, Puteri Indonesia 2020. Ayu berhasil masuk Top 20 Miss Universe 2020 yang diselenggarakan di Florida, Amerika Serikat. Akhir tahun 2021 Miss Universe diselenggarakan lagi di Eliat, Israel dan Indonesia tidak berpartisipasi.
Tahun 2022 Indonesia mengirim Laksmi Shari DeNeefe Suardana Puteri Indonesia 2022 asal Bali. Penyelenggaraan Miss Universe diadakan akhir Desember 2022 dan finalnya Januari 2023 di New Orleans, Amerika Serikat. Saat itu Indonesia belum masuk jajaran semifinalis. Laksmi menjadi perwakilan Indonesia terakhir di Miss Universe yang dikirim dari Yayasan Puteri Indonesia.
Poppy dengan mahkota Baru Miss Universe 2022 dan pemilik Miss Universe yang baru Jakkaphong Jakrajutatip “Khun Anne”
3. Perpindahan Lisensi Miss Universe
Kabar mengejutkan datang di bulan Februari 2023. Setelah 30 tahun Yayasan Puteri Indonesia memegang lisensi Miss Universe, tiba-tiba lisensi berpindah tangan ke Poppy Capella di bawah naungan PT Capella Swastika Karya.
Drama perpindahan lisensi tersebut menuai kontroversi, Yayasan Puteri Indonesia kabarnya sempat menawar 10 kali lipat dari harga lisensi awal. Namun, Miss Universe Organization tidak menerima dan tetap memilih Poppy Capella sebagai pemilik yang baru. Pada 8 Februari 2023 secara resmi PT Capella Swastika Karta mengumumkan diri sebagai pemegang lisensi Miss Universe yang baru lewat press conference.
Semenjak itu nama Poppy Capella mulai dikenal sebagai pemilik baru Miss Universe Indonesia. Sebelumnya Poppy Capella dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan lagu hitsnya “Tat Tit Tut”. Uniknya, Poppy pernah bertemu dengan Miss Universe 2011 Leila Lopes di malam final Puteri Indonesia 2011 dan berfoto bersama.
Tim baru Miss Universe Indonesia 2023Bersama Regional Director Miss Universe Indonesia Jawa Barat
4. Penyelenggaraan Miss Universe Indonesia
Semenjak perpindahan lisensi tersebut Miss Universe Indonesia membentuk tim dan mulai melakukan rangkaian acara pemilihan Miss Universe Indonesia. Poppy Capella bertindak sebagai National Director Miss Universe Indonesia, Eldwen Wang sebagai CEO Miss Universe Indonesia, Niel Dimitrij sebagai Art & Project Director, Slam Wiyono sebagai Beauty Director, Rio Motret sebagai Visual Director dan Safa Attamimi sebagai Chief Operating Officer.
Dimulai dengan pemilihan Miss Universe Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali. Ketiga lisensi provinsi tersebut dipegang oleh orang-orang terkenal dan berpengaruh di daerah mereka masing-masing.
Rizky Ananda Musa sebagai Regional Director Miss Universe Jawa Barat dikenal sebagai pengusaha kaya dan pemilik bisnis skincare. Sally Geovani Regional Director Miss Universe Bali dikenal sebagai Fashion Designer dimana karyanya Batik Trusmi adalah brand lokal yang sangat terkenal, sering mengadakan fashion show di berbagai acara. Tahun lalu sempat mengadakan show tunggal dengan melibatkan banyak model ternama dari berbagai kalangan termasuk Jessy Silana Wongsodiharjo Putri Pariwisata Indonesia 2020 dan juga Miss Tourism International 2021.
Tiga daerah tersebut memilih tiga wakil mereka yaitu juara pertama, kedua dan favorit melaju ke grand final Miss Universe Indonesia. Penyelenggaraan malam final pemilihan daerah tersebut dihadiri oleh Eldwen Wang sebagai CEO Miss Universe Indonesia.
Sedangkan 21 kontestan lainnya dipilih melalui rangkaian audisi online dan offline. Dengan terpilihnya kontestan audisi online tersebut, maka lengkaplah jumlah peserta Miss Universe Indonesia 2023 menjadi 30 kontestan.
5. Penyelenggaraan Miss Universe Indonesia “Kacau”
Rangkaian penyelenggaraan Miss Universe Indonesia berlangsung sejak 21 Juli sampai 3 Agustus 2023. Beberapa portal pageants Indonesia mengeluhkan penyelenggaraan Miss Universe Indonesia sangat tertutup dan tidak banyak acara yang bisa diliput.
Mereka hanya diizinkan meliput kedatangan kontestan pada tanggal 21 Juli. Saat Sashing Ceremony pada tanggal 24 Juli, Safa Attamimi sebagai Chief Operating Officer menyelempangkan sash kepada 30 kontestan, beliau mewakili Poppy Capella sebagai National Director Miss Universe Indonesia yang berhalangan hadir. Portal pageants hanya dapat meliput babak preliminary pada tanggal 29 Juli serta malam final 3 Agustus. Untuk kegiatan lainnya tidak diundang untuk meliput.
Bahkan kedatangan R’bonney Nola Miss Universe 2022 cukup singkat, hanya 2 hari saja di Indonesia pada 3 dan 4 Agustus. Tidak ada media visit, kunjungan sponsor ataupun berkeliling mempromosikan Indonesia, tidak seperti saat Miss Universe masih dipegang Yayasan Puteri Indonesia yang selalu disambut meriah dan memiliki agenda padat yang bisa diliput.
6. Pemenang Tidak Memenuhi Kriteria
Kemenangan Fabienne Nicole Groeneveld, gadis berusia 23 tahun yang mewakili provinsi DKI Jakarta (tetapi asli berasal dari Surabaya, Jawa Timur) menuai kontroversi.
Fabi, panggilan akrabnya, sebelumnya pernah mengikuti ajang Miss Global 2018 diselengarakan di Philippines saat masih berusia 19 tahun. Ia berhasil masuk Top 20 dan memenangkan dua gelar spesial awards yaitu Best Photogenic dan Best Evening Gown karya designer Diana M. Putri.
Kemenangan Fabi di Miss Universe Indonesia menuai kontroversi karena masalah tinggi badan yang tidak memenuhi persyaratan Miss Universe Indonesia. Ada kabar yang mengatakan bahwa tingginya tidak sampai 168cm. Jika merunut pada daftar persyaratan Miss Universe Indonesia, seharusnya beliau tidak lolos audisi Miss Universe Indonesia.
Pada 1 Maret 2023 Organisasi Miss Universe Indonesia Melalui akun sosial media-nya, secara resmi mengumumkan persyaratan untuk berpartisipasi dalam kontes Miss Universe Indonesia 2023.
Berikut daftar persyaratan audisi Miss Universe Indonesia :
– Perempuan Berkewarganegaraan Indonesia (WNI)
– Berusia antara 18 – 27 Tahun pada saat kontes
– Memiliki tinggi badan Minimal 168 cm dengan posture tubuh ideal
– Wanita Berstatus Cerai, Istri, Ibu diperbolehkan mengikuti kontes kecuali sedang hamil
– Tidak Pernah terlibat kriminal dan kejahatan apapun
– Tidak pernah menjadi model seksual atau pornografi, atau tidak berbusana. Untuk kebutuhan artistik dapat diterima, tetapi harus disetujui oleh organisasi
– Memiliki kesehatan fisik maupun mental yang baik dan tidak memiliki penyakit yang dapat menular
– Bersedia berkomitmen dan mematuhi semua peraturan dan ketentuan kontes setelah diterima
– Tidak boleh berada dibawah kontrak komersial apapun dengan agensi manapun pada saat tampil audisi. Setelah terpilih, Peserta tidak dapat menjadi bagian dari kontrak komersial lainya
– Untuk persyaratan, foto yang dikirimkan ke situs web, berupa foto peserta dengan mengenakan kaos putih dan celana jeans.
7. Kapal “Miss Universe Indonesia” Goyang Kapten…
Usai penyelenggaraan Miss Universe Indonesia, sepertinya kapal mulai goyang, perlahan semua mulai kacau. Yang awalnya dihebuskan oleh Regional Director Bali dan Jawa Barat mulai dari isu body check di mana kontestan diminta telanjang dan dicek bodynya, sayangnya ada yang memfoto kejadian tersebut, sehingga menimbulkan isu pelecehan seksual.
Tiga Regional Director Miss Universe Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali kemudian kompak beramai-ramai mundur dari jabatan sebagai Regional Director dan mereka tidak mau memperpanjang lisensi daerah tersebut seterusnya. Kabarnya harga lisensi tersebut sangatlah mahal untuk ukuran pemilihan lisensi daerah dibanding ajang lainnya, tidak sebanding dengan apa yang mereka dapatkan.
Terkini, Eldwen Wang sebagai CEO Miss Universe Indonesia menyatakan mundur sebagai CEO Miss Universe Indonesia, mulai tanggal 5 Agustus 2023. Eldwen Wang membagikan moment mundurnya di akun sosial media pribadinya, serta menonaktifkan notifikasi komentar.
Dengan banyaknya drama yang terjadi di dalamnya, berbagai pertanyaan mulai bermunculan dikalangan komunitas pageant lovers Indonesia. Apakah Miss Universe Indonesia akan mengikuti jejak Dikna Faradiba (Putri Pariwisata Indonesia 2015 & Miss South East Asia Tourism Ambassador 2016) yang mana kepemilikan lisensi ajang-ajang ineternasional yang dipegang Dikna (Miss Grand Indonesia 2018 dan 2019) tidak bertahan lama.
Malam final Miss Universe Indonesia 2023 sukses digelar Kamis (3/8) kemarin. Fabiënne Nicole Groeneveld, dara berusia 23 tahun asal Jakarta, berhasil terpilih sebagai pemenang utama dari edisi pertama kompetisi yang dinaungi PT Capella Swastika yang diketuai oleh Poppy Capella yang juga bertindak sebagai National Director Miss Universe Indonesia.
Vina Sitorus (Juara 2), Miss Universe 2022 R’Bonney Nola, Fabienne Nicole (Winner Miss Universe Indonesia 2023), Poppy Capella (National Director Miss Universe Indonesia)
Fabienne berhasil menyisihkan 29 kontestan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berhasil mengungguli empat pesaing terberatnya di babak final. Setelah pertarungan yang begitu sengit, Vina Sitorus asal Sumatera Utara keluar sebagai Runner Up pertama, disusul Muthia Fatika asal Jawa Barat sebagai Runner Up kedua. Sementara posisi ke 4 dan 5 masing-masing ditempati oleh Angela Lillo asal Kepulauan Riau dan Baby Kristami asal Jakarta.
Dengan kemenangan ini, Fabienne yang sebelumnya pernah berkompetisi di ajang Miss Global 2018 dan berhasil menjadi salah satu dari Top 20 semifinalis di ajang terdebut, berhak mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2023 yang akan digelar di El Salvador bulan November mendatang.
Malam final yang digelar di Beach City International Stadium Ancol ini, dimeriahkan oleh penampilan dari Bunga Citra Lestari dan Fabio Asher. Sementara Rory Asyari dipercaya sebagai pemandu acara, bersama dengan Top 10 Mister Supranational 2021 Okky Alparessi sebagai color commentator.
R’Bonney Nola Gabriel – Miss Universe 2022 asal Amerika Serikat
Menurut Teman PE, bagaimanakah peluang Fabienne di Miss Universe 2023 nanti? Yuk sama-sama kita doakan semoga Fabienne bisa memberikan hasil yang terbaik di El Salvador nanti.
Selamat kepada seluruh pemenang Miss Universe Indonesia 2023!