Ditengah pademi covid19 dan mulai banyaknya penduduk dunia yang sudah divaksin. Geliat perekonomian termasuk dunia fashion show, khusus pusat mode dunia New York Fashion Week 2022 kembali hidup.
Dan suatu kebanggaan bagi designer Indonesia, Indah Darry yang berasal dari Jawa Tengah, pada tanggal 15 September 2021 ia akan tampil di NYC Fashion Week 2022.
Indah Darry akan tampil membawa puluhan busananya dengan tema “Insos of Papua” warna-warna cerah dengan ukiran khas Papua menjadi elemen penting yang Indah Darry ingin tunjukan ke dunia internasional, betapa kayanya keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.
Indah Darry yang juga terpilih sebagai designer untuk malam final Manhunt International Indonesia 2021/2022.
Tidak hanya tampil di NYC Fashion Week 2022 Indah Darry akan tampil juga di New York Indonesia Fashion Week 2021 10 September 2021 di konsulat Indonesia New York.
Di NYIFW Indah Darry tampil bersama 5 designer Indonesia yang sudah terpilih berdasarkan selesi ketat dan dengan design yang unik serta mencirikan kekhasan nuansa nusantara.
Yayasan Eljohn Indonesia kembali membawa mahkota terbarunya yang diwakili Clarita Mawarni Salem Putri Pariwisata Indonesia 2019 sebagai Miss Tourism Metropolitan International 2020/2021.
Wanita berusia 19 tahun berasal dari Nusa Tenggara Timur. Mengikuti kontes yang diadakan awal tahun 2021 tepatnya dibulan Januari dengan konsep virtual online.
Dan ditahun ke-24 penyelenggaraan kontes kecantikan khusus pariwisata yang berpusat di Malaysia tersebut akan diadakan kembali, 18 Desember 2021.
Diikuti puluhan negara, termasuk wakil Indonesia, Jessy Silana Wongsodiharjo Putri Pariwisata Indonesia 2020.
Miss Tourism International 2021/2022 menyediakan 6 gelar internasional dan 1 gelar spesial.
1) Miss Tourism International 2021/2022
2) Miss Tourism Queen of the International 2021/2022
3) Miss Tourism Metropolitan International 2021/2022
4) Miss Tourism Cosmopolitan International 2021/2022
5) Miss Tourism Global 2021/2022
6) Dreamgirl of the Year International 2021/2022
Special Title:
7) Miss Southeast Asia Tourism Ambassadress 2021/2022
Insiden memalukan dan membuat murka masyarakat serta pageants lover Indonesia, bermula saat Andre Sleigh selaku creative director Mister dan Miss Supranational secara sadar dan jelas melakukan ujaran kebencian.
Ujaran Kebencian
Ucapan itu Ia lontarkan saat Anntonia Porsild Miss Supranational 2019 asal Thailand sedang live Instagram di akun pribadinya saat makan siang, dan di sebelahnya ada Andre dengan pedenya berkata “I am so sick fucking sick with this Indonesia”. Anntonia yang kaget dengan ucapan tersebut segera mengalihkan jawaban dengan “Ya, I don’t diet”.
Seketika ucapan tersebut langsung viral diseluruh portal pageants dan media Indonesia. Masih di waktu yang sama Anntonia kembali melakukan sesi live Instagram dengan Andre dan Andre kemudian meminta maaf atas apa yang ia lakukan, namun jawabannya seolah-olah tidak tulus dan menyalahkan masyarakat dan pageants lover Indonesia.
Jihane Bereaksi
Jihane Almira Chedid Puteri Indonesia Pariwisata 2020 yang mewakili Indonesia diajang tersebut langsung beraksi dengan mengupload bendera merah putih dengan caption.
“Niat dan tujuan utama saya adalah untuk membanggakan dan merepresentasikan INDONESIA/NS dengan baik juga secara optimal. Apapun dan SIAPAPUN yang menyentuh negara saya, saya maju.
If you plan on raising a star, a role model or whatever you call it, here’s one tip from me since YOU have always been asking how I deal with it:
Make sure they grow a thick skin and a steel heart before they go ‘out’ there.. At least for the media ?
Dukungan Solidaritas
Satu harian penuh berbagai pelaku pageants yang ada di Indonesia, mulai dari ikatan alumni Puteri Indonesia, Miss Indonesia, Putri Pariwisata Indonesia, Lmen Of The Year, Mister Global Indonesia, Manhunt International Indonesia dan Duta Wisata Indonesia. Serta Portal pageants luar negeri.
Secara sadar langsung melakukan galangan dukungan dengan memposting bendera merah putih Indonesia. Dengan taggar #NKRI #NKRIHARGAMATI
Somasi langsung dilayangkan oleh Yayasan Puteri Indonesia selaku pemegang lisensi tersebut kepada Andre Sleigh.
Jawaban Somasi Andre Sleigh
Belum 1×24 jam, jawaban tersebut langsung dibalas oleh Andre dan dimuat di sosial media Miss Supranational.
“To the entire Puteri Indonesia Foundation,
I wanted to take a break from my medical leave, to personally apologize to every single person in your organization for the horrible general statement I made yesterday.
There is nothing I can say to justify my moment of anger as I was reading a comment. It was completely wrong and reminded me how easy it is to make a very damaging mistake. It is nothing compared to the pain that Jihane, Jesica and many of your other title holders have experienced. While they have handled it like true puteris, I have let myself and you down.
I would like to apologize to all of you and I hope you know that I don’t hate Indonesia at all. I hope you can forgive me in time.
You can hold me personally accountable for this but please do not hold it against Gerhard or the title holders.
Sincerest apologies,
Andre”
Sayangnya ucapan permintaan maaf tersebut menurut pageants lover Indonesia tidak murni benar-benar minta maaf, seharusnya postingan tersebut diposting diakun pribadi Andre sendiri bukan Miss Supranational posting lalu di repost balik.
Insiden ini bermula atas kecurigaan pageants lover Indonesia, saat malam final Miss Supranational penuh sandiwara dimana wakil Indonesia dimentokin top 12, padahal wakil Indonesia mempunyai kualitas yang baik dan sesuai dengan tagline Miss Supranational “Aspirasi dan Inspirasi”
Dikarenakan permasalahan ini Andre sendiri yang buat dan ia sering kali berkomentar di akun portal pageants negara lain diluar portal pageants Indonesia dengan komen bernada menyindir pageants lover Indonesia.
Kemudian minta maaf dan terus mengulang kesalahan kembali, dan puncaknya terjadi saat insiden ujaran kebencian tersebut.
Lalu atas prahara tersebut bagaimana dengan nasib wakil Indonesia kedepannya di ajang tersebut?
Ada banyak bola liar yang menggelinding dan menginginkan Indonesia untuk melepas lisensi tersebut dan mengambil lisensi kontes kecantikan lainnya yang lebih bermartabat dan layak untuk diikuti.
Namun ada juga yang berpendapat bahwa, sebuah yayasan pemegang lisensi biasanya membayar lisensi tersebut langsung dua tahun.
Jika tahun ini dimentokin dan gagal, tahun depannya kemungkinan akan dijuarakan.
Namun permasalahan mulai muncul.
* Siapakah wakil yang akan dikirim keajang tersebut?
* Apakah akan kembali mendapatkan dukungan oleh pagents lover Indonesia yang secara masif membantu memposting dan melakukan voting untuknya.
Permintaan Maaf Dikabulkan
Yayasan Puteri Indonesia mulai melakukan somasi, alumni-alumni Miss Supranational Indonesia mulai angkatan 2013 sampai 2019 secara sadar melepas gelar mereka dan berganti menjadi Puteri Indonesia Pariwisata. Dan memposting bendera merah putih secara bersamaan.
Terkini masyarakat dan pageants lover Indonesia menunggu action dari Yayasan Puteri Indonesia yang akhirnya merilis permintaan maaf Andre Sleigh teresebut.
Fakta Mulai Terungkap Masih Lanjut Atau Tidak
Dengan berakhirnya prahara Miss Supranational dengan permintaan maaf. Terkini masyarakat dan pageants lover Indonesia menunggu jawaban kepastian satu hal yang sangat penting.
Apakah Yayasan Puteri Indonesia masih memegang lisensi tersebut dan tetap mengirim wakil Indonesia tahun depan dengan catatan tidak mendapat dukungan dari masyarakat dan pageants lover Indonesia.
Atau melepas lisensi demi menjaga harkat dan martabat Indonesia dengan mengambil lisensi yang lebih bermartabat dan layak diikuti.
Semua kembali kepada Yayasan Puteri Indonesia selaku pemegang lisensi Miss Supranational, apapun keputusan yang terbaik mereka keluarkan, masih lanjut atau lepas lisensi, itu adalah keputusan yang terbaik bagi perkembangan dunia pageants di tanah air.
Wanita berusia 30 tahun, kelahiran Bangkinang, Riau 6 Mei 1991. Berhasil mencatatkan rekor terjun di 3 cabang bulutangkis Paralimpiade Tokyo 2020 SL3-SU5. Yang diadakan 24 Agustus 2021 – 5 September 2021.
Bermain bulutangkis sejak usia 8 tahun dan ditahun 1999 mulai berlaga ditingkat nasional. Namun nasib berkata lain, Leani Ratri Oktila mengalami kecelakaan sepeda motor pada tahun 2011.
Dari kecelakaan itu, kaki Leani Ratri Oktila mengecil. Sehingga dirinya memutuskan pindah ke bulutangkis disabilitas.
Segudang prestasi telah diraih oleh Leani Ratri Oktila. Pada tahun 2019 Leani meraih kejuaraan dunia tunggal putri Swiss dan meraih medali emas.
Bahkan Leani Ratri Oktila dijuluki sebagai ratu Para Badminton. Dan ia sempat dinobatkan sebagai atlet para badminton terbaik BWF.
Puncaknya di Paralimpiade Tokyo 2020. Leani berhasil meraih 2 medali emas dan 1 medali perak.
Medali emas pertama dipersembahkan melalui cabang bulutangkis ganda putri berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah berhasil mengalahkan ganda putri Tiongkok, Cheng Hefang dan Ma Huihui melalui 2 set : 21-18 21-12.
Emas kedua dari ganda campuran berpasangan dengan Heri Susanto melawan pasangan Perancis, Lucas Mazur dan Faustine Noel dalam dua set langsung : 23-21 dan 21-17
Leani juga meraih medali perak, dikalahkan Cheng Hefang asal Tiongkok 3 set langsung : 19-21 21-17 16-21.
Dengan hasil tersebut Leani mendapatkan bonus 2 emas : 11 miliar dan 1 perak 2,5 miliar dengan total bonus 13,5 miliar. Belum lagi bonus-bonus dari pemerintah daerah, pihak perusahaan, swasta dan lainnya.
Sekali lagi congratulations Leani Ratri Oktila dan Indonesia.
Pada konferensi pers yang diadakan hari Selasa (1/9/2021), diumumkan bahwa karena permintaan tiket yang luar biasa, final Miss World 2021 telah dipindahkan ke Coliseo Jose Miguel Agrelot, San Juan, Puerto Rico.
Penjualan tiket untuk malam grand final 16 Desember akan dijual mulai 17 September 2021.
Coliseum, yang berbasis di San Juan, adalah arena indoor terbesar di Puerto Rico yang didedikasikan untuk hiburan. Dibuka pada tahun 2004, ‘Choliseo’ demikian julukannya, dapat menampung hingga 18.500 penonton. Tempat ini telah terpilih sebagai salah satu dari 10 tempat arena terbaik di dunia.
Pada konferensi pers tersebut turut hadir, Julia Morley (Chairman dan CEO Miss World Organization) Toni-Ann Singh (Miss World 2019) Stephanie Del Valle (Miss World 2016) dan Vanessa Ponce De Leon (Miss World 2018).
Dalam kesempatan tersebut, Julia Morley berbicara tentang kebanggaannya yang mendalam dipilihnya negara Puerto Rico menjadi tuan rumah final Miss World ke-70. Julia juga berterima kasih kepada dua pemenang Miss World asal Puerto Rico Wilnelia Merced Forsyth (Miss World 1975) dan Stephanie Del Valle (Miss World 2016) karena membawa semangat Puerto Rico ke dalam hidupnya sendiri dan berjanji bahwa setiap negara yang menghadiri malam final akan menikmati pengalaman seumur hidup di Puerto Rico.
Lebih lanjut juga diumumkan bahwa Hyatt Regency Grand Reserve adalah Resort resmi tempat karantina dari Final Miss World ke-70 dan sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah bagi 123 negara selama 28 hari, sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh sebuah resort di Amerika Latin.
Stephanie Del Valle juga memuji penunjukan Hyatt Regency Grand Reserve sebagai Resort resmi. “Kami sangat bangga memiliki Hyatt Regency sebagai mitra kami untuk menyambut (tamu) dunia. Tim mereka yang luar biasa sedang mempersiapkan untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi negara-negara (123 finalis) Miss World yang sempurna untuk menikmati kehidupan di Puerto Rico warisan kita yang kaya dan budaya yang unik. Terima kasih untuk semua manajemen dan staf!!”
Sedangkan Francisso “Paco” Lopez akan menjadi produser panggung untuk pertunjukan terakhir dan telah menjanjikan pertunjukan final Miss World yang paling menarik dan menakjubkan dalam 70 tahun sejarahnya.
Perhelatan Miss World dimulai pada 21 November dan berlanjut hingga grand final 16 Desember, akan disiarkan secara International di 200 negara melalui 3500 mitra media dan bagi mereka yang akan menonton langsung di Puerto Rico. Dan berita terbaik hari ini adalah diumumkannya TeleOnce (media, televisi dan online) sebagai mitra siaran untuk malam grand final, dengan liputan penuh setiap acara selama sebulan penuh di TeleOnce, ini akan menjadi Miss World yang paling banyak ditonton dalam sejarah negara Amerika Latin!
Kenya negara Afrika bagian timur cukup lama berpartisipasi di Miss World sejak tahun 1960 dibawah naungan Miss World Kenya Organization.
Namun kehadiran wakil mereka tidak selalu rutin hadir, terkadang ada yang dikirim, beberapa tahun kemudian tidak mengirim.
Jasmine Batty menjadi wanita pertama Kenya yang debut di Miss World 1960, sayang prestasinya hanya sebagai finalis saja, 1961-1966 Kenya tidak mengirim wakilnya, kemudian 1967-1968 kembali mengirim wakilnya dan ditahun 1969-1983 kembali tidak mengirim wakilnya.
Tahun 1984 Kenya, kembali mengirim wakilnya Khadija Adam Ismail, menjadikannya sebagai wanita pertama Kenya placed di Miss World 1984 dengan posisi Top 15 serta meraih gelar Miss World Continental : Miss World Afrika.
1985-1991 Kenya aktif kembali, 1992-1993 tidak mengirim wakil, 1994 mengirim kembali, 1995 tidak mengirim wakil, 1996 kembali mengirim wakilnya 1997-1998 tidak mengirim wakil dan 1999-2021 kembali aktif mengirim perwakilannya.
Prestasi tertinggi Kenya di Miss World diraih Evelyn Njambi Thungu sebagai Top 5 Miss World 2016 dan Miss World Afrika. Prestasi tersebut dilanjutkan setahun kemudian oleh Magline Jerut sebagai Top 5 Miss World 2017 dan Miss World Afrika.
Berikut prestasi Kenya di Miss World dengan 8 kali plecement yaitu :
1984 : Khadija Adam Ismail – Top 15 Miss World 1984 dan Miss World Afrika.
2000 : Yolanda Masinde – Top 10 Miss World 2000 dan Miss World Afrika.
2010 : Natasha Metto – Top 25 dan Winner Beauty With A Purpose.
2012 : Shamim Fauz Ali – Top 15 Miss World 2012.
2015 : Idah Nguma – Top 26 dan Winner Beauty With A Purpose.
2016 : Evelyn Njambi Thungu – Top 5 Miss World 2016 dan Miss World Afrika
2017 : Magline Jerut – Top 5 Miss World 2017 dan Miss World Afrika.
2019 : Maria Nyamai Wavinya – Top 12 Miss World 2019.
2 Gelar Miss World Continental lainnya:
1988 : Dianna Naylor – Unplaced –
Miss World Africa
1990 : Aisha Wawira Lieberg -Unplaced – Miss World Africa
Dan di Miss World 2021 yang akan diadakan di Puerto Rico bulan Desember 2021. Kenya sudah memilih wakilnya yaitu Sharon Obara, wanita cantik berusia 22 tahun adalah mahasiswi ilmu psikologi dari Universitas Kenyatta, berprofesi sebagai model, marketing dan pembuat roti.
Menutup akhir bulan Agustus 2021 ada tiga ajang International yang diadakan diikuti wakil Indonesia.
Ajang pertama Miss Chinese World 18 Agustus 2021 diadakan secara virtual online, kemudian ajang kedua dan ketiga yaitu Miss Supranational 21 Agustus 2021 dan Mister Supranational 22 Agustus 2021 diadakan secara offline.
Miss Chinese World
Di Miss Chinese World yang diadakan di Malaysia, Indonesia diwakili Aldora Helsa Goewyn Miss Chinese Indonesia 2020 dan Felicia Ariesandi Miss Chinese Indonesia Culinary 2020.
Felicia yang berasal dari Jakarta hanya berhasil meraih Top 5 Miss Talent Miss Chinese World 2021.
Sedangkan Aldora yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat yang dikirim dari Yayasan Eljohn Indonesia. Berhasil meraih posisi 2nd runner up Miss Chinese World 2021.
Pemenang pertama Miss Chinese World dari Taipei dan 1st runner up dari Malaysia.
Miss Supranational
Miss Supranational diadakan 8-21 Agustus di Malopolska, Polandia. Indonesia diwakili Jihane Almira Chedid Puteri Indonesia Pariwisata 2020.
Selain meraih posisi Top 12 Miss Supranational 2021. Jihane juga meraih 5 spesial award yaitu Miss Supranational Asia, Best National Costume, Miss Supranational Fan Vote, Miss Congeniality dan Top 10 Miss Elegance.
Mister Supranational
Mister Supranational diadakan 13-22 Agustus di Malopolska, Polandia. Indonesia diwakili Okky Alparessi Lmen Of The Year 2020.
Selain meraih posisi Top 10 Mister Supranational 2021. Okky juga meraih 2 spesial award yaitu Mister Supranational Fan Vote, dan Mister Hotel Beskid.
Inilah catatan prestasi wakil Indonesia diajang International yang diadakan pada bulan Agustus 2021. Semoga kedepannya akan ada lebih banyak lagi prestasi wakil Indonesia selanjutnya.
Babak penting malam final Mister Supranational 2021 akan dimulai 21 Agustus 2021 (waktu Polandia) dan untuk Indonesia 22 Agustus (jam 20:00 waktu Indonesia) akan disiarkan secara live streaming di akun YouTube Miss Supranational.
Mister Supranational 2021 diikuti 34 negara, dimana karantina dipusatkan di kota Malopolska, Polandia 13 – 21 Agustus 2021.
Semua kontestan berpeluang menjadi pemenang, namun dari semua itu tahun inilah waktunya Indonesia meraih mahkota impiannya.
Indonesia yang sudah berpartisipasi sejak tahun 2017 dan sampai 2021 harus berakhir diposisi Top 10.
Diwakili Okky Alparessi dari Lmen Of The Year 2020. Pak dosen dari LSPR tersebut juga berhasil meraih spesial award Fan Vote dan Mister Hotel Beskid
Melihat dan meliput langsung, karantina Mister Supranational di Malopolska, Polandia. Inilah hasil lengkap grand final Mister Supranational 2021.
Top 12
6. Malta
7. India
8. Dominican Republic
9. Mexico
10. Indonesia
11. Aruba
12. Philippines
13. Slovakia
14. Colombia
15. Haiti
16. Greece
17. France
18. Czech Republic
19. Poland
20. Puerto Rico
Spesial Award Mister Supranational 2021
Mister Supra Continental :
Afrika : Sierra Leone – Abu Bakarr Tarawalie
Amerika : Mexico – Gustavo Adolfo Rosas González
Asia : India – Rahul Rajasekharan Nair
Eropa : Malta – Raffael Fiedler
Carribean : Aruba – Derrel Silvester Emanuel Lampe
Mister Fitness : Amerika Serikat – Felix Ray Martin II
Mister Friendship : Korea – Youngdong Cho
Mister Photogenic : Venezuela – William Manuel Badell López
Mister Talent : Nepal – Santosh Upadhyaya
Best Interview : India – Rahul Rajasekharan Nair
Supra Fan Vote : Indonesia – Okky Alparessi
Supra Influencer : Nepal – Santosh Upadhyaya
Top Model : Togo – Abdel-Kacem Tefridj
Mister Hotel Beskid : Indonesia – Okky Alparessi
Mister Gold Spa : Malta – Raffael Fiedler
Babak penting malam final Mister Supranational 2021 akan dimulai 21 Agustus 2021 (waktu Polandia) dan untuk Indonesia 22 Agustus (jam 20:00 waktu Indonesia) akan disiarkan secara live streaming di akun YouTube Miss Supranational.
Mister Supranational 2021 diikuti 34 negara, dimana karantina dipusatkan di kota Malopolska, Polandia 13 – 21 Agustus 2021.
Semua kontestan berpeluang menjadi pemenang, namun dari semua itu tahun inilah waktunya Indonesia meraih mahkota impiannya.
Melihat dan meliput langsung, karantina Mister Supranational di Malopolska, Polandia. Akhirnya Pageant Empire Indonesia secara resmi merilis daftar Hotpick Mister Supranational 2021.
Inilah Final Hotpick Mister Supranational 2021 versi Pageant Empire Indonesia
1. SPAIN
2. PERU
3. VENEZUELA
4. NEPAL
5. GREECE
6. INDONESIA
7. DOMINICAN REPUBLIC
8. PUERTO RICO
9. ECUADOR
10. SINGAPORE
11. CZECH REPUBLIC
12. SLOVAKIA
13. INDIA
14. TOGO
15. MEXICO
16. USA
17. MALTA
18. POLAND
19. PHILIPPINES
20. BRAZIL
Ajang Miss Supranational 2021 sudah selesai. Indonesia yang menunggu 8 tahun dengan mengirimkan wakil terbaiknya harus rela dihempaskan di top 12 dengan predikat Miss Supra Asia, Best National Costume dan Winner Fan Vote.
Meliput langsung dari Malopolska, Polandia. Kemeriahan Miss Supranational 2021 dihadiri banyak national director, masyarakat Polandia dan tentunya team Indonesia.
Yang terdiri dari Kedubes Indonesia, Ayu Maulida (Puteri Indonesia 2020) Okky Alparesi (Mister Supranational Indonesia) Doktor Muhammad Iqmal (National Director Mister Supranational Singapore dan Malaysia) Sauffi Gonzales (Mister Supranational Singapore) serta beberapa pelajar Indonesia yang tinggal di Polandia.
Kekecewaan Indonesia yang dihempaskan di Top 12 oleh Miss Supranational Organization sepertinya menjadi antiklimaks, kabar terkini follower Miss Supranational secara mendadak turun drastis dari 330 ribu turun menjadi 322 ribu.
Walaupun dihempaskan di Top 12 ternyata real pemenang sesungguhnya mulai terlihat saat acara sudah selesai.
Jihane paling banyak diserbu penonton yang hadir didalam gedung acara. Sedangkan Top 5 Miss Supranational 2021 seolah terlupakan. Mulai dari national director, finalis Miss Supranational dan tentunya masyarakat Polandia yang hadir.
Terima kasih Jihane Almira Chedid Puteri Indonesia Pariwisata 2020 atas perjuangannya. Apapun itu Jihane sudah memberikan yang terbaik dan tetap menjadi the real pemenang sesungguhnya bagi dihati masyarakat Indonesia.