Perhelatan akbar pemilihan Puteri Indonesia 2020 kurang dari sebulan akan diadakan, dimulai dengan karantina 26 Februari sampai malam final 6 Maret 2020 di Jakarta Convention Center (JCC) dan disiarkan secara langsung di stasiun televisi SCTV.
Dari 39 finalis yang dipilih mewakili propinsinya masing-masing, baru 18 finalis yang sudah dipilih, 14 melalui audisi di Graha Mustika Ratu pada tanggal 21 Januari 2020, 4 finalis lainnya dipilih melalui ajang pemilihan didaerahnya yaitu Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur.
Tersisa 21 lagi perwakilan propinsi yang akan diadakan audisi gelombang kedua pada hari Kamis 6 Februari 2020 di Graha Mustika Ratu, Pancoran, Jakarta.
18 finalis yang sudah terpilih mulai melakukan berbagai agenda advokasi, latihan catwalk, publik speaking dan photoshoot untuk menunjang performa mereka sebelum memasuki masa karantina.
Berikut daftar 18 finalis Puteri Indonesia 2020 yang sudah terpilih.
1. Sumatera Utara : Meghan Sharma, Designer, 24 tahun
2. Sumatera Selatan : Widya Ayu Pratami, Sarjana Akuntan, 23 tahun
3. Sumatera Barat : Louise Kalista Iskandar, Mahasiswi Komunikasi, 23 tahun
4. Jambi : Veronica Tri Mardanu, Mahasiswi Akuntan, 19 tahun
5. DKI Jakarta 1 : Stephanie Cecillia, Dokter Gigi, 25 tahun
6. Banten : Ratu Lucky, Dokter, 25 tahun
7. D.I.Yogyakarta : Ervina Nathasia, Pengusaha, 24 tahun
8. Jawa Barat : Jeanatasia Kurnia Sari, Dokter Umum, 25 tahun
9. Jawa Tengah : Jihane Almira Chedid, Aktris, 19 tahun
10. Jawa Timur : RR Ayu Maulida, Model, 22 tahun
11. Kalimantan Barat : Olivia Putri Leanartha, Sarjana Komunikasi, 22 tahun
12. Kalimantan Timur : Dianissa Scheherazade R, Mahasiswa Hubungan International, 21 tahun
13. Sulawesi Selatan : Karina Widjaja, Bachelor of Fine Art, 25 tahun
14. Sulawesi Utara : Desire M Roring, Sarjana Hubungan International, 22 tahun
15. Bali : Putu Ayu Saraswati, Sarjana Kedokteran, 22 tahun
16. Nusa Tenggara Timur : Angel Virginia Boelan, Pramugari, 20 tahun
17. Nusa Tenggara Barat : Shalsabilla Lestari Putri, Mahasiswi, 18 tahun
18. Maluku : Yoan Clara Teken, Dokter Umum, 25 tahun
Pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial.
Pernikahan merupakan momen yang paling dinanti oleh banyak pasangan. Apalagi dibulan Februari tepat di tanggal dua, 02-02-2020, menjadi tanggal unik. Banyak orang yang ingin menjadikan tanggal tersebut sebagai tangga bersejarah dalam hidupnya.
Dari catatan team Pageantempire ada 4 alumni Puteri Indonesia yang melangsungkan pernikahan ditanggal cantik tersebut, Kevin Liliana Puteri Indonesia Lingkungan 2017 dan Miss International 2017 dengan pasangannya Oskar Mahendra, mengusung adat Sunda yang sangat kental, pernikahan dilakukan ditempat asal Kevin didaerah Bandung.
Salah satu tradisi unik dalam pernikahan Kevin dan Oskar yaitu sesi “Patarik-tarik bakakak” atau bisa diartikan saling menarik daging ayam .
Dalam adat sunda, dipercayai bahwa mempelai yang mendapatkan bagian yang lebih besar dari pada yang lain, akan membawa kesejahteraan di dalam keluarga kecil mereka. Selain itu, upacara ini juga mengingatkan kedua mempelai untuk saling membantu satu sama lain dan bekerja sama dalam membangun kesejahteraan keluarga.
Kalau pagi harinya proses ijab kabul sangat kental dengan tradisi Sunda, pada malam harinya nuansa modern sangat terasa dimana Kevin terlihat cantik memakai gaun putih dan Oskar terihat gagah dengan stelan jasnya.
Turut hadir alumni Puteri Indonesia dari berbagai angkatan yang menjadi brisemaid, Bunga Jelitha Ibrani Puteri Indonesia 2017, Karina Nadilla Puteri Indonesia Pariwisata 2017, Dea Rizkita Puteri Indonesia Perdamaian 2017, Sonia Fergina Citra Puteri Indonesia 2018, Vania Herlambang Puteri Indonesia Lingkungan 2018, Wilda Situngkir Puteri Indonesia Pariwisata 2018 dan Jolene Marie Chocolk Rontisulu Puteri Indonesia Lingkungan 2019.
Sementara itu Intan Aletrino Puteri Indonesia Pariwisata 2016 juga melangsungkan pernikahan ditanggal cantik dengan pasangannya Ian Syarief Kleimer, suasana tradisi kental adat Minangkabau sangat terasa dimana pernikahan mereka dilangsungkan dikampung halaman Intan, Padang, Sumatera Barat.
Satu hari sebelum acara pernikahan, Intan terlihat cantik mengenakan busana khas Sumatera Bara dalam prosesi “Malam Bainai” adalah malam terakhir bagi calon pengantin wanita Minangkabau merasakan kebebasan sebagai wanita lajang. Secara harfiah, bainai berarti berinai atau memakai inai, yaitu melekatkan tumbukan halus daun pacar kuku yang dalam istilah Minangkabau disebut daun inai ke kuku-kuku jari calon pengantin wanita.
Pagi harinya saat proses ijab kabul Intan dan Ian mengenakan pakaian kebaya dan beskab, dan pada malam harinya nuansa modern tapi ada unsur tradisional juga terlihat saat Intan mengenakan gaun malam dipadukan dengan “Suntiang” perhiasan kepala bertingkat berwarna keemasan diatas kepala. Turut hadir sebagai brisemaid pernikahan Intan dan Ian yaitu Kezia Waoruw Puteri Indonesia 2016, Felice Hwang Puteri Indonesia Lingkungan 2016 dan Windy Yolanda Imran Supermodel Indonesia 2016.
Selanjutnya Cahaya Nur Hikmah Puteri Indonesia Kalimantan Timur 2018 dan pasangannya Yoga Pratama, melangsungkan pernikahan di kampung halaman Cahaya di Samarinda,Kalimantan Timur.
Pagi harinya Cahaya tampil cantik berbalutkan kebaya putih dipadukan dengan beskap warna senada yang dipakai Yoga, selanjutnya pada malam harinya resepsi mengusung konsep modern.
Terakhir alumni Puteri Indonesia yang melangsungkan pernikahan ditanggal cantik tersebut adalah Debby Kumala Sari Puteri Indonesia Riau 2011 dengan pasangannya Andry Permadi 4th runner up Manhunt International 2017, di Pekan Baru, Riau.
Mengusung adat Melayu bercampur dengan adat Minang pada pakaian pengantin wanita, prosesi pernikahan Debby dan Andry berjalan lancar. Uniknya lagi pernikahan Debby dan Andry akan dilangsungkan dua kali, pertama ditanggal 02 Februari 2020 di kampung halaman Debby di Pekanbaru, Riau. prosesi kedua akan dilangsungkan pada tanggal 22 Februari 2020 di Jakarta tempat Andry.
Selamat buat alumni Puteri Indonesia yang melangsungkan pernikahan ditanggal cantik 02 02 2020, semoga menjadi keluarga “Sakinah Mawaddah Warahmah“.
Jumat, 31 Januari 2020 team Pageantempire berjumpa dengan Jolene Marie Cholock Rontisulu Puteri Indonesia Lingkungan 2019 disalah satu restoran dikawasan Jakarta Pusat.
Mengenakan dress berwarna hitam dan dipadukan blazzer warna abu-abu, nona Manado berusia 23 tahun tersebut datang dengan tergesa-gesa bersama assitennya yang ada disampingnya.
“Kak makan dulu yuk, aku laper nih, kakak pesan apa, aku mau pesan tahu telor sama salad mangga”
Team Pageantempire hari itu pesan wedang ronde, kebetulan cuaca Jakarta lagi mendung mau hujan, rasanya sangat pas menyeruput minuman hangat berasal dari Tiongkok dengan nama Tangyuan, yang banyak ditemukan saat Festival Yuanxiao atau Festival Lampion dikarenakan bentuknya mirip Lampion dan di Indonesia sendiri, Ronde sangat terkenal di Pulau Jawa, khususnya kota Semarang. Banyaknya orang keturunan Tiongkok di Semarang dijadikan alasan lahirnya akulturasi Ronde di Indonesia.
Sambil menunggu pesanan datang, Jolene mengakuinya ia tergesa-gesa karena baru saja melakukan fitting baju dengan designer Anne Avantie untuk Top 3 Puteri Indonesia 2019 untuk malam final Puteri Indonesia 2020 dan opening number dari Levico Butik.
Tidak lama kemudian pesanan kamipun datang Jolene mulai makan, selesai makan kamipun melakukan sesi interview yang tayang di YouTube Pageantempire.
Banyak cerita mengalir dengan santai saat Jolene menceritakan proses ia terjun kedunia pageants yang tidak disengaja, saat itu ia masih remaja berusia 14 berawal ikut kerja dengan kakaknya di sebuah organizer.
“Aku sama kakak datang pas malam mau meeting, tapi dari pihak acara malah bilang ‘ini finalis kenapa datang malam-malam, kalian besok saja datangnya’ kakakku menjelaskan bahwa aku bukan finalis tapi team organizer, keesokan harinya aku disarankan oleh pihak panitia ikutan audisi ehh malah terpilih sebagai finalis” jawabnya tertawa
Jolene juga menceritakan perjalanannya selama setahun menjabat sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2019 sudah banyak yang ia lakukan, dari masuk top 8 di Miss International 2019, hadir diberbagai event, dan persiapan shooting untuk keperluan malam final Puteri Indonesia 2020 di Nusa Tenggara Timur, reunian dengan alumni Miss International 2019 sampai rencananya kedepan setelah selesai menjabat dan Jolene juga tidak segan-segan membagikan tips bagaimana lolos audisi dan selama karantina Puteri Indonesia 2020.
Seperti apa keseruan intervew team Pageantempire dengan Jolene Marie Cholock Rontisulu Puteri Indonesia Lingkungan 2019. Tonton videonya dibawah ini.
Memiliki pengalaman yang matang sejak tahun 1985 nama Ai Syarif saat ini mulai dikenal sebagai seorang designer, khususnya untuk segmen pria. Namun belum banyak yang tahun bahwa kariernya didunia entertainment Indonesia sudah dilakukan sejak tahun 1985.
Ai, nama singkatan dari Harry adalah anak ke 5 dari 7 bersaudara, mengawali profesi sejak tahun 1985 sebagai penari di Swara Mahardhika pimpinan Guruh Soekarno Putra.
Kemudian pada tahun 1988 untuk pertama kali ikut pergelaran tari di Austria dan 5 kota di Jerman, Ai memutuskan menjadi penari profesional kemudian bergabung di Studio 26-Ati Ganda, Bagoes Indonesia-Ratna Doemillah, serta Pentasindo-Denny Malik.
Tahun 1993 -2004 bekerja sebagai pengarah gaya di majalah Gadis.
Kemudian di tahun 2004 hingga 2008 menjadi fashion editor di Majalah Dewi, 2008 – 2013 di Majalah Highend dan Highend Teen sebagai Managing Editor. Dari sinilah awalnya Ai mulai tertarik dan menekuni bidang fashion.
Tahun 2004 belajar di ESMOD
(I’ Ecole Superieure des Arts et teknik de la Mode). Kemudian tahun 2004 mulai aktif meliput Paris Fashion Week dan Milan Fashion Week.
Pada tahun 2003 belajar vokal dari Tony Sianipar – Elpas Singer, 2011 belajar Dining Etiquette (The Academy of Modern Etiquette Singapore) setelah itu aktif memberikan pelatihan kepribadian dan table manners. Tahun 2000 mendalami teknik ballet dan jazz ballet di Flex Point serta di Namarina Dance Academy.
Tahun 2006 mengikuti misi budaya dan mendirikan Warna Indonesia, 2008 membuka butik White Box, 2009 membuat label sendiri ‘Ai Syarif 1965’, sejak 2014 aktif menampilkan karyanya di Den Haag, Hong Kong, Kuala Lumpur, Bangladesh, London dan Nepal. Tahun 2014 – 2015 Host di sebuah TV swasta program “Shopaholic” dan “OMG Cantiknya”. Sejak tahun 2015 bergabung bersama Jakarta Fashion Week sebagai Creative Advisor.
2014-2019 sebagai Koreografer Putri Pariwisata Indonesia dan Miss Earth Indonesia.
2020 pemain serial Gossip Girl Indonesia beradu akting dengan Jihane Almira Chedid Puteri Indonesia Jawa Tengah 2020.
Memasuki tahun 2020 Ai Syarif terus berinovasi didunia fashion mengandeng penyanyi dan presenter Ari Sanjaya, keduanya meluncurkan brand khusus menyasar segala usia AS singkatan kedua nama mereka di Fashion Link, Senayan City, Jakarta Selatan 30 Januari 2020.
Mengusung konsep millenial dimana semua aktifitas bisa kapan saja, tidak mau ribet dengan segala kostum yang dipakai, AS menghadirkan busana siap pakai street fashion, edgy & sporty yang terdiri dari topi, pants, hoodie, sweater, t-shirt, shirt, short, belt dan sweatshirt. AS juga berkerjasama dengan sepatu sport buatan lokal Heiden Heritage.
“Saya mengandeng Ari Sanjaya yang sudah sejak 3 tahun yang lalu ingin membuat brand, karena ga berani beliau mengajak saya dan saya melihat AS bisa dipakai segala usia, nanti kita juga akan menonjolkan simbol atau icon Nusantara dalam setiap design yang kami buat, untuk sepatu kami berkerjasama dengan Hidden Heritage yang pernah tampil di Jakarta Fashion Week 2020 Oktober 2019”
Dalam trank show hadir model dari berbagai kalangan mulai presenter televisi, blooger sampai penyanyi ada Ojip Ismaputra, Frans Ferdinand, Erick Limans, Aquin Aldo Adrian, Jemmy Darusman, Mickey AFI, Twinda Rarasati, Liberty Fauquex, Angie Ang dan Sheila Purnama.
Daripada pacaran lama-lama, takut kebablasan dan ditingkung ditengah jalan, mending Nikah Yuk! itulah opini yang kini berkembang didalam bermasyarakat. Fenomena realita tersebut ditangkap baik oleh tiga produser muda dari rumah produksi Lens Cinema.
Adhe Dharmastriya selaku produser, penulis dan sutradara, Dwi Akraniza Aprilia produser dan pemain serta Andri Cahyadi produser dan penulis skenario. Melalui proses casting dan memakan waktu hampir 30 hari untuk proses shooting didua negara Indonesia dan Jepang.
Akhirnya terpilihlah dua bintang muda Yuki Kato dan Marcell Darwin didaulat sebagai pemeran utama, dengan jalan cerita yang mudah dan ringan. Nikah Yuk! bercerita tentang Arya (Marcell Darwin), fotografer, dipaksa menikah muda oleh orangtuanya. Arya menolak, karena masih ingin mengejar karir dan mempertahankan hubungan dengan pacar pilihannya, Neyna (Aliyah Faizah). Kedua orangtuanya membuat strategi untuk menjodohkannya. Namun, suatu hari Arya tidak sengaja bertemu Lia (Yuki Kato), komikus muda. Pertemuannya dengan Lia membawa Arya ke dalam kebimbangan: jatuh dan patah hati secara bersamaan.
Meski terkesan berat dengan judul Nikah Yuk! bagi Yuki Kato ada banyak makna yang mendalam dalam memainkan peran sebagai Lia.
“Disini pastinya ingin memberikan hiburan, dengan prespektif percintaan yang berbeda, saya juga ingin memberikan warna dan komedi yang baru bisa menjadi hiburan bagi pencinta film dan bagi orang tua bisa memberikan kerengangan kepada orang tua untuk tidak memaksa untuk cepat menikah” jawab aktris berusia 24 tahun tersebut
Sedangkan bagi Marcell Darwin berperan sebagai Arya banyak pengalaman yang ia dapatkan salah satunya menjadi inspirasi baginya akhirnya tahun ini.
“Kita hanya membuat film yang menghibur dan pesan didalam film ini bagus banget, bahwa setelah kita menikah kita bisa tetap dapat melanjutkan karier kita dan rezeki gak akan kemana” Ucap Marcell
Pria berusia 29 tahun dan bernama lengkap Benjamin Marcel Darwin itu mengaku sama sekali tak khawatir ketika memutuskan menikah, kariernya akan meredup justru pintu rezekinya selalu terbuka lebar. Marcell melepas masa lajangnya dengan sang kekasih Nabila Faisal pada 12 Januari 2020 lalu secara Islam.
Dalam Gala Premiere di CGV Grand Indonesia, 30 Januari 2020. Yuki Kato mengakui ia tidak canggung berakting dengan Marcell yang sudah lama dikenal, bahkan chemistry diantara mereka cepat terjalin.
Jika bagi Marcell Darwin film Nikah Yuk! menjadi inspirasinya menikah namun bagi Yuki Kato film Nikah Yuk! menambah rezekinya yaitu ia bisa pulang kampung ke Jepang, dimana Ayah kandung Yuki Kato adalah warga negara Jepang.
Selain dibintangi Yuki Kato dan Marcell Darwin, film ini juga dibintangi aktor senior Roy Marten dan Ivanka Suwandi serta banyak hadir juga bintang muda lainnya Aliyah Faizah, Dwi Akraniza Aprilia, Jessica Veranda, Ike Muti, Agung Sadana, Kevin Bzezovsky Taroreh, Messi Gusti, Ananta Rispo dan Fico Fachriza.
Bagi para penonton yang ingin menyaksikan film ringan dengan intrik komedi ga ribet, cocoklah film Nikah Yuk! Jadi film rekomendasi pilihan kalian yang akan tayang 6 Februari 2020 serentak diseluruh bioskop Indonesia, jika bagi siapapun yang sudah memiliki pasangan, film Nikah Yuk! bisa menjadi salah satu tontonan wajib kalian sebelum memutuskan Menikah atau Tidak.
Jika biasanya film Indonesia yang “melancong” ke Malaysia, kali ini justru film Malaysia yang datang ke Indonesia. Selasa, 28 Januari 2020, film Wira tayang dalam gala premiere di CGV Grand Indonesia.
Wira dalam kamus bahasa Malaysia berarti Pahlawan, film ini diperankan Hairul Azreen sebagai Hassan dan beradu akting dengan Fify Azmi, Ismi Melinda, Henley Hii dan aktor laga sekaligus koreografer action Yayan Ruhian. Di sutradarai Adrian Teh yang juga bertidak sebagai produser dan dirilis dari rumah produksi act 2 Pictures.
Wira menceritakan Hassan meninggalkan keluarganya sejak ia masih muda. Dia menjadi militer untuk mengatasi ‘iblis’ dalam dirinya dan untuk menjauh atas ketidakadilan yang dialami keluarga dan komunitasnya yang ditindas oleh Raja.
Setelah menjalankan tugasnya sebagai tentara selesai, Hassan kembali ke keluarganya dengan hutang janji kepada saudara perempuannya, Zain dengan bertarung dalam pertandingan MMA. Hassan dan Zain harus melawan anak-anak Raja.
Adegan laga yang mencuri perhatian adalah akting Hairul Azreen dengan Ifrit diperankan Yayan Ruhian aktor laga Indonesia.
Tidak bisa dipungkiri, kekuatan jalan cerita akan menyedot penonton pada sosok aktor Yayan Ruhian yang sudah kenyang pengalaman akting laga, dimana ditahun 2019 Yayan beradu akting dengan aktor Hollywood, Keanu Reeves dalam film John Wick : Chapter 3, dengan total produksi 75 juta dollar film tersebut sukses tembus box office 326,7 juta dollar diseluruh dunia.
Yayan bisa mengimbangi akting Hairul bahkan dia sendiri yang mengarahkan gaya “baku hantam” dengan baik. Walaupun diawal film akting laga masih terasa kaku dan pertengahan sampai puncaknya adegan laga makin yahud.
Dengan biaya 8 juta ringgit Malaysia dalam 3 bulan penayangannya di Malaysia sejak 21 November 2019 sudah mendapatkan rating box office dengan perolehan 7,6 juta ringgit Malaysia dan sampai sekarang masih tayang. Wira bersiap mengivansi penonton Indonesia untuk melihat rasa baru perfilman Malaysia.
Namun bagi penonton Indonesia harus banyak bersabar dalam menonton film Wira, ada banyak kendala terutama dalam hal dialek atau ucapan yang hampir keseluruhan film mengunakan bahasa melayu yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia banyak makna yang berbeda.
Film Wira akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia, 30 Januari 2020.
Sebagai negara muslim terbesar di dunia, potensi pasar busana muslim di Indonesia sangat besar. Indonesia bahkan menjadi salah satu kiblat tren busana muslim dunia. Banyak negara yang menjadikan tren busana muslim Indonesia sebagai acuan di negara mereka. Untuk mengakomodir munculnya tren busana muslim terbaru, Indonesian Fashion Chamber dan Dyandra Promosindo akan kembali menggelar Muslim Fashion Festival 2020 (MUFFEST).
Memasuki tahun kelima penyelenggarannya MUFFEST 2020 akan digelar pada 20-23 Februari mendatang di Jakarta Convention Center. Tahun ini MUFFEST akan menggunakan lahan yang lebih besar dan akan dibagi menjadi beberapa zona di hall yang digunakan yaitu di Main Lobby, Plenary Hall, dan Cendrawasih Hall. Selain menggelar fashion show, gelaran ini juga akan diramaikan dengan kegiatan talkshow, seminar, area untuk exhibition retail (B2C), dan lain-lain. Yang menarik, program talkshow pada tahun ini juga akan menghadirkan Summer Albarcha fashion influencer dari New York.
MUFFEST menjadi ajang bertemunya para desainer busana muslim Indonesia baik yang sudah memiliki nama maupun desainer muda yang baru merintis jejak mereka di industri fashion Indonesia. Beberapa desainer yang akan menampilkan karya mereka pada MUFFEST 2020 antara lain Ria Miranda, Nuniek Mawardi, Monika Jufry, Sofie, Barli Asmara, Ayu Dyah Andari, ETU, KAMI, Deden Siswanto, Ivan Gunawan, Rani Hatta, Irna Mutiara, Wignyo Rahadi, Lisa Fitria, Raegitazoro, Hannie Hananto, Itang Yunasz, dan lain-lain.
Ada banyak acara yang dihadirkan di MUFFEST 2020 salah satu program pendukung gelaran tahun ini adalah Modest Young Designer Competition (MYDC) supported by Asia Pacific Rayon kompetisi untuk menjaring talenta desainer muda di bidang fashion muslim. Setelah melalui proses seleksi, Dewan Juri memilih 15 finalis MYDC 2020 untuk kemudian di lakukan coaching. Di hari ketiga MUFFEST 2020, 15 Finalis tersebut akan menampilkan karyanya untuk kemudian ditentukan pemenang MYDC 2020. Wardah NEXT FACE MUFFEST 2020, kompetisi untuk para perempuan muda muslim yang inspiratif dan Wardah Make Up & Hijab Do Competition 2020, kompetisi untuk mengapresiasi para make up enthusiast dan hijab stylist.
Selain itu, gelaran ini juga menggandeng para pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi pendukung industri fashion melalui berbagai produk turunan fashion yang mereka hasilkan. MUFFEST diharapkan bisa berkontribusi bagi ekonomi nasional dengan memajukan dan mendorong potensi industri fashion muslim baik dari tingkat terkecil hingga terbesar.
“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, kita seharusnya bisa menjadi pemain penting di industri pakaian muslim dunia. Kita memiliki potensi baik dari segi kualitas, kuantitas, inovasi, teknologi, tren dan lain-lain. Melalui MUFFEST kami berharap semua pemangku kepentingan industri fashion muslim bisa mendukung tujuan ini dan menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dan pameran fashion muslim dunia,” ujar Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber pada Press Conference MUFFEST yang digelar di Jakarta Goodrich Suites, ARTOTEL Portfolio, Senin 27 Januari 2020.
MUFFEST mengajak para partisipan untuk berpartisipasi dalam ‘Sustainable clothing’ paling tidak menyadari dan peduli atas keberlangsungan kehidupan, keselarasan lingkungan, melalui berbagai upaya, baik berupa penyampaian informasi dan ajakan, maupun mengusung produk recycle (daur ulang). Konsep produk yang mendukung upcycling, recycling, redesign, zero waste akan menjadi highlight dalam acara ini, berikut program kepedulian lingkungan lainnya.
Sustainable clothing merupakan gerakan sadar lingkungan terhadap pakaian, berkembang mengingat industri fashion yang cepat menghasilkan polusi dan dampak negatif yang cukup besar terhadap perubahan iklim. Belum lagi banyaknya sumber daya yang digunakan untuk proses produksi sebuah pakaian.
Sebelum terkenal sekarang dan menjadi finalis Puteri Indonesia 2020 perwakilan Jawa Tengah, Jihane memulai karier dunia pageantsnya berawal mengikuti pemilihan Cover Girl Aneka 2011, salah satu majalah remaja yang hits era 90an.
Saat itu Jihane Almira berhasil meraih 1st runner up dan uniknya lagi saat itu masih berusia 11 tahun.
Jika remaja seusianya sibuk bermain dan boneka Barbie, Jihane malah sudah memulai mencari masa depannya.
9 tahun kemudian dara berusia 19 tahun dengan tinggi 174cm menjelma menjadi wanita cantik, yang siap meramaikan pemilihan Puteri Indonesia 2020 yang akan berlangsung 26 Februari – 6 Maret 2020.
Nama Megan Young makin bersinar diseluruh dunia, apalagi saat ia memenangkan ajang kecantikan dunia yang diadakan di Indonesia Miss World 2013 di Bali. Pesona kecantikannya bahkan mampu bertahan sampai sekarang, walaupun banyak bermunculan beauty queen yang baru.
Wanita berkulit eksotik dan juga seorang entertainment ini, resmi menikah dinegaranya Filipina dengan Mikael Daez yang juga seorang aktor, pada tanggal 24 Januari 2020 dalam upacara gereja ikatan janji suci.
Dibawah altar Megan semakin memancarkan aura pesonanya dengan dress warna putih bersanding gagahnya bersama Mikael dengan kemeja putih dan jas coklat muda, meski terlihat sederhana namun kesan sakral dan suci terlihat dengan jelas dari raut wajah bahagia kedua mempelai.
Sontak pernikahan Megan dan Mikael banjir ucapan selamat dari seluruh ratu kecantikan dunia, mereka dengan antusias menuliskan komentar diakun instagram Megan dan Mikeal.
Ada Kylie Verzosa Miss International 2016, Rolene Strauss Miss World 2014, Pia Wurtzbach Miss Universe 2015, Stephanie Del Valle Miss World 2016, Vanessa Ponce De Leon Miss World 2018, Agbani Darego Miss World 2001, Lương Thuỳ Linh Miss World Vietnam 2019, Princess Megonondo Miss World Indonesia 2019, Phuong Khanh Miss Earth 2018, Mireia Lalaguna Miss World 2015, Bea Santiago Miss International 2013, Mary Jane Lastimosa Miss Universe Philippines 2014, Thia Thomalla Miss Eco International 2018 dan Karen Gallman Miss Intercontinental 2018.
kylieverzosa Congratulations guys 😭❤️❤️❤️
rolenestrauss Yay!!!!! ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
piawurtzbach 😍 Congratulations Megan and Mikael!! ❤️❤️❤️❤️
stephdvd So happy for you sis!!!
stephdvd My favorite couple!!!! ❤️❤️❤️❤️
vanessaponcedeleon Im crying!!!!! Love you both so much!💙💙💙