Home Blog Page 117

Mengenal Lebih Dekat Muhammad Nurul Huda dan Egha Maulani Putera Puteri Kebudayaan Indonesia Kalimantan Selatan 2020

Biodata
Nama : Muhammad Nurul Huda
Nama Panggilan : Huda
Tempat tgl lahir : Pagatan, 25 Oktober 1997
Pendidikan : SLTA/SMK (2016)
Hobby : Menyanyi, melukis, Menulis, (hampir semua kesenian)
Motto : Hidup harus berprogres lebih baik dan bertanggung jawab atas segala apa yang dimiliki.
Prestasi Akademik :
1. Ketua Osis 2013-2014 dan 2014-2015
2. ketua Pramuka 2012-2013, 2013-2014, bindam 2015-2016
3. harapan 1 cerdas cermat MTQ Tanah Bumbu

Prestasi Non Akademik :
1. Juara 3 Kabupaten Tanah Bumbu Lomba Konten Video Kreatif tema Ir. Sukarno dalam rangka bulan bung karno
2. Juara lukis terbaik karya kreatif dirumahaja 2020
3. Lolos 14 besar wakil kalsel Liga Dangdut Indonesia 2019 kalsel 2019
4. Pernah bekerja sebagai Penyiar dan reporter Radio pemerintah daerah “swara bersujud 89.8Fm, Marsmart fm pagatan dan Jhonlin Radio
5. Putera Kebudayaan Indonesia Kalimantan Selatan 2020

Biodata
Nama : Egha Maulani
Nama Panggilan : Egha
Tempat tgl lahir : Banjarmasin, 06 Appril 1999
Pendidikan : Fakultas Hukum
Hobby : Menyanyi ,bermain musik , Menari
Motto : Be u your self
Prestasi Akademik :
1. Mahasiswa Berprestasi Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad AL-banjari
2. Sekretaris (BEM) Fakultas hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad albanjari
3. Juara 3 debat hukum tingkat provinsi Kalimantan Selatan
4. Ketua Bidang Apresiasi seni

Prestasi Non Akademik :
1. Wakil 1 Galuh (Duta Wisata) Kabupaten Tanah bumbu
2. Ikatan nanang Galuh provinsi Kalimantan selatan
3. Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu
4. Gita Bahana Nusantara
5. Puteri Kebudayaan Indonesia Kalimantan Selatan 2020

1. Ceritakan sosok kamu seperti apa ?

Putera :
Saya orangnya pejuang dalam melakukan sesuatu apapaun, pekerja keras dan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.

Puteri :
Saya adalah wanita yang mandiri, karena menurut saya pintu kesuksesan itu ada dan tergantung pada diri sendiri. Selain itu saya juga tipe seseorang yang menyukai keceriaan dan suka bergaul, kemudian menurut saya good attitude adalah yang paling utama.

2. Apa motivasi kamu mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020?

Putera :
Motivasi saya mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, karena tujuan yang saya jalani saya selama ini saling berkaitan, tujuan saya yaitu selalu berusaha bermanfaat bagi banyak orang khususnya daerah kebanggan saya baik kabupaten, Provinsi ataupun untuk Indonesia.

Puteri :
Motivasi saya dalam mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, saya sebagai pemudi Indonesia ingin mempelopori masyarakat lebih mengetahui betapa indah dan uniknya kebudayaan Indonesia, melalui advokasi yang saya jalani yakni Corak Banua yang terfokus pada pemberdayaan wanita khususnya pengrajin tenun pagatan dengan cara turut andil sebagai penggerak pemuda untuk mencintai kebudayaan dan produk lokal yang ada didaerah.

Mengenal-Lebih-Dekat-Muhammad-Nurul-Huda-dan-Egha-Maulani-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Kalimantan-Selatan-2020

3. Sebagai seorang Putera/Puteri daerah, bagaimana kamu melihat perkembangan kebudayaan didaerahmu?

Putera :
Untuk daerah saya tergolong baik karena kemajemukannya yang membuat daerah saya cukup dikenal diantara kabupaten lain di Kalimantan Selatan, namun justru dari kekayaan tersebut membuat saya semakin tertarik untuk turut mengembangkan dan memajukan kebudayaan didaerah saya, karena apabila hanya mengetahui tanpa aksi sama saja sia-sia karena budaya hanya akan jadi cerita belaka apabila tidak dijaga.

Puteri :
Saya sebagai puteri daerah , melihat perkembangan kebudayaan di daerah saya cukup baik karena bisa dibilang Kalimantan selatan adalah provinsi unik dengan beragam budaya dari suku suku yang berbeda, dan dari keberagaman ini membuat saya bangga dengan daerah saya yang multietnis.

4. Zaman now! Banyak millenial melupakan kebudayaan bangsa sendiri, dan lebih bangga memakai atau mengaplikasikan kebudayaan asing dari pada kebudayaannya sendiri, sehingga kebudayaan negeri sendiri terlupakan, bagaimana kamu melihat fenomena ini?

Putera :
Sangat wajar terjadi, namun inilah tantangan pemuda sebagai penerus bangsa. Salah satu hal yang harus dilakukan ialah saling mengedukasi dengan cara yang efektif. Sosial media adalah salah satu jalan sesuai sasaran yakni kaum milinial, hal inilah membuat saya menjadikan akun pribadi saya sebagai wadah informatif, edukatif dan inspiratif dengan konten menarik sesuai gaya milinial.

Puteri :
Menurut saya, hal tersebut sebenarnya hal yang lumrah terjadi di setiap negara manapun tak terkecuali Indonesia yang juga banyak pengaruh budaya lain baik dikarenakan bekas jajahan ataupun karena perkembangan jaman itu sendiri, namun hal inilah yang membuat saya pribadi tertarik belajar banyak hal tentang kepemudaan dan kebudayaan agar dapat berpartisipasi membawa dampak positif pada pemajuan kebudayaan Indonesia.

Mengenal-Lebih-Dekat-Muhammad-Nurul-Huda-dan-Egha-Maulani-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Kalimantan-Selatan-2020

5. Agar kebudayaan daerah kamu tidak hilang ditelan zaman, sebagai generasi muda apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Yang pasti dimulai dari diri saya sendiri, membiasakan mencintai budaya justu akan menjadi budaya bagi diri sendiri untuk melestarikan suatu kearifan. Dimulai dari satu orang yang konsisten Insha Allah kalimat tidak ada hasil menghianati usaha akan nyata terasa dimasa mendatang.

Puteri :
Yang akan saya lakukan adalah mempelopori atau mengajak para pengrajin seperti kain tenun pagatan yaitu dengan memodifikasi kain tersebut dengan membuat dompet,tas, sendal yang unik untuk diperjual belikan, kemudian adanya juga pengrajin purun yang terbuat dari daun purun yang biasanya dibuat bakul itu bisa dimodifikasi dengan ditambahkan nya kain tenun pagatan, dengan adanya seperti ini pastinya masyarakat lebih tertarik ingin membeli dan memakainya.

6. Di jaman era digital, orang dengan bebasnya mengakses sosial media dan berpendapat, pernahkah kamu mendapatkan bullying dan bagaimana kamu mengatasinya?

Putera :
Saya pribadi berusaha konsisten setidaknya setiap pagi sebelum berangkat kerja untuk memberikan konten-konten edukatif. Contohnya ialah postingan saya sebelum menjadi Putera Kebudayaan Kalimantan Selatan yang pernah mengangkat tema BULLYING dan Alhamdulillah beragam respon saya dapatkan dikolom komentar, artinya semenjak saya konsisten memposting hal-hal tersebut secara tidak langsung membuat beberapa followers saya mendapatkan ilmu pengetahuan melalui konten, caption dan isi komentar yang bermutu.

Puteri :
Alhamdulillah sampai sekarang belum pernah, tapi bagi saya bagaimanapun juga bullying tidak harus dilakukan karena dapat mempengaruhi mental korban dan hal ini harus diberantas. Dan apabila saya pribadi menjadi korban, pertama yang saya lakukan ialah diam terdahulu tidak memberi respon, kemudian kalau masih berlanjut maka harus di tindak tegas agar perlakuan bullying tidak dilakukan kembali.

7. Pernahkah kamu mengalami kegagalan dan bagaimana cara kamu untuk bangkit kembali?

Putera :
Pernah, salah satu alasan kenapa saya berada dititik ini sekarang ialah karena bangkit dari kegagalan yang pernah saya alami. Seperti keterangan yang saya jelaskan sebelumnya bahwa hidup harus berprogres maka saya akan selalu belajar dan memperbaiki kekurangan saya kemudian mencoba tidak mengulang kesalahan yang sama. Selain itu saya juga tipe orang yang menjadikan lingkungan dan pengalaman sebagai guru yang selalu hadir bersama saya.

Puteri :
Pernah, karena kesuksesan adalah hal yang memerlukan kerja keras, jika tidak ingin gagal janganlah melakukan apa pun, jika berani melangkah itu berarti berani pula menerima kegagalan jadi, bangun kesuksesan dari kegagalan. Keputusasaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan yang paling baik menuju kesuksesan dan salah satu keyakinan saya ialah bahwa hasil tidak akan pernah menghianati usaha.

Mengenal-Lebih-Dekat-Muhammad-Nurul-Huda-dan-Egha-Maulani-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Kalimantan-Selatan-2020

8. Seluruh dunia sekarang sedang dilanda wabah virus corona covid19 hingga mengakibatkan terjadinya resesi dan kasus positif di negara Indonesia terus meningkat, hingga berakibat banyak negara-negara melakukan pencegahan, dengan menolak warga negara Indonesia berkunjung ke negara mereka, menurut kamu sebagai anak muda Indonesia apa yang harus kamu lakukan agar wabah tersebut segera berlalu dan kita bisa hidup normal kembali?

Putera :
Yang pasti mematuhi protokol kesehatan adalah cara terbaik karena sudah diatur oleh orang-orang yang lebih paham dan berkompeten dalam hal ini. Pandemi kemudian New Normal membuat kita harus beradaptasi dan menjalankan gaya hidup baru dan gaya hidup yang lebih sehat dari sebelumnya. Selain itu saling mengedukasi satu sama lain tidak menjadi masalah demi menyudahi atau mengurangi wabah Covid19 ini.

Puteri :
Yang pasti dimulai dari diri sendiri harus mematuhi protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun khususnya apabila berada diluar rumah, selain itu saling mengingatkan satu sama lain juga harus dilakukan mengingat rantai penularan covid19 ini bersifat abstrak tak nampak secara kasat mata, maka dari itu new normal juga mengartikan bahwa kita harus menyesuaikan dan adaptasi gaya hidup sehat yang baru.

9. Jika kamu terpilih sebagai sebagai pemenang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Menang atau tidak, saya tetap akan seperti biasanya yakni menjalankan program Seni Kreatif Tanah Bumbu dan Gempardaya yang saya jalankan sejak 2018 lalu hingga kini. Bedanya hanyalah apabila saya diberi kesempatan sebagai pemenang Putera Kebudayaan Indonesia ialah tugas dan tanggung jawab akan lebih besar dan pengabdian serta kontribusi kepada negara akan lebih besar pula namun itu lah goals saya. Dan saya ingin mengabdi sesuai passion saya di seni, budaya dan pariwisata.

Puteri :
Yang pasti pertama bersyukur kepada Tuhan yang maha esa, mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak bersangkutan kemudian yang pasti ialah saya akan lebih gencar menjalankan advokasi yang saya lakukan selama ini.

Penulis : Irwans

Mengenal Lebih Dekat Nurrohman Adi Assajjad dan Jasmine Sylphia Valentine Putera Puteri Kebudayaan Indonesia Jawa Timur 2020

Biodata
Nama : Nurrohman Adi Assajjad
Nama Panggilan : Adi
Tempat tgl lahir : Mojokerto, 06 Juni 2000
Pendidikan : Mahasiswa
Hobby : Bela diri
Motto : Hidup Perlu DUIT
Prestasi Akademik :
1.
2.

Prestasi Non Akademik :
1. Finalis Duta Wisata Gus & Yuk Kabupaten Mojokerto 2017
2. RU II Putra Brawijaya 2018
3. Top 3 Model el kartika wijaya Batu 2019
4. Putera Kebudayaan Jawa Timur 2020

Biodata
Nama : Jasmine Sylphia Valentine
Nama Panggilan : Jasmine
Tempat tgl lahir : Banyuwangi, 12 Februari 2001
Pendidikan : Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Jember
Hobby : Modeling dan Menari
Motto : Having grateful heart is a magnet of a miracles. So be grateful of anything that comes to your life, because life will be meaningful when we’re more be grateful
Prestasi Akademik :
1.
2.

Prestasi Non Akademik :
1. Putri Batik 2016
2. Grand Winner Elok Fashion Week 2018
3.Finalis Miss Global Indonesia Jawa Timur 2018
4. Puteri Kartini Look 2019
5. Puteri Kebudayaan Jawa Timur 2020

1. Ceritakan sosok kamu seperti apa?

Putera :
Baik, saya Nurrohman Adi Assajjad, saat ini saya sedang menempuh pendidikan S1 Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Berjiwa mandiri, teguh dan pekerja keras itu lah saya. Menjadikan diri saya untuk selalu bermanfaat bagi orang lain menjadi tujuan saya, karena bagi saya kebahagiaan bukan sebatas akan satu hal bagi diri kita, namun bagaimana kita bisa merasakan kebahagiaan bersama orang lain.

Puteri :
Saya merupakan kakak dari 3 bersaudara yang sangat menjunjung tinggi rasa kekeluargaan. Saya tumbuh dengan didikan kuat dari Ibu yang menanamkan rasa tanggung jawab yang tinggi kepada segala sesuatu yang saya miliki termasuk keluarga, pendidikan, dan karir saya. Sebagai mahasiswi aktif saya menjadi bagian dari PSM Paranada FKIP Universitas Jember dan English Student Assosiation League agar lebih dapat mengembangkan skill team works yang saya miliki. Selain itu saya juga aktif dalam berbagai kegiatan modelling sejak duduk di bangku Sekolah menengah. Sebab beberapa hal tersebut saya berkembang menjadi pribadi yang easy to adaptation or adaptive dan presistent atau gigih dalam mengerjakan berbagai hal yang menjadi tanggung jawab saya.

2. Apa motivasi kamu mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020?

Putera :
Motivasi saya mengikuti ajang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020 adalah saya ingin menjadi seorang inspirator untuk muda dalam rangka mengenalkan, menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia, bersama generasi muda Indonesia dan masyarakat umum, jika bukan kita siapa lagi? Karena sejatinya budaya adalah citra terbaik bangsa sesungguhnya, Culture is our legacy, and Culture United the Nation.

Puteri :
Motivasi saya adalah ingin mengajak generasi muda untuk merealisasikan diri dalam hal melestarikan budaya Indonesia. Yang mana dapat dimulai dengan melakukan hal kecil yang nantinya akan berdampak besar pada pelestarian budaya. Selain itu saya juga ingin menginspirasi generasi muda Indonesia untuk pantang menyerah meraih mimpi mereka walau menerima berbagai judge ataupun bullyan, because at the end of the day values to the others means more.

Mengenal-Lebih-Dekat-Nurrohman-Adi-Assajjad-dan-Jasmine-Sylphia-Valentine-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Jawa-Timur-2020

3. Sebagai seorang Putera/Puteri daerah, bagaimana kamu melihat perkembangan kebudayaan didaerahmu?

Putera :
Menurut saya perkembangan budaya di daerah saya cukup pesat, seiring dengan perkembangan zaman yang ada. Kolaborasi serta akulturasi antara budaya dan teknologi kini tak dapat terelakkan, menjadikan budaya semakin modern tanpa meninggalkan kesan moral dan pesan di dalamnya, oleh karena itu sebagai generasi muda sudah sepatutnya kita mendukung dan mengembangkan potensi kebudayaan yang ada di daerah kita, agar tetap lestari hingga anak cucu kita nanti.

Puteri :
Perkembangan budaya tentunya perlu kerjasama dengan beberapa stakeholder, mulai dari pemerintah, masyarakat dan juga tokoh budaya. di Jawa Timur kerjasama dalam pengembangan budaya sangat baik dengan beberapa stakeholder, salah satu contohnya yakni Banyuwangi dengan mengadakan Festival Gandrung Sewu yang melibatkan 1000 lebih siswa sekolah dan siswa sanggar seni di seluruh Banyuwangi untuk menampilkan tari gandrung sewu secara bersama. Dari festival tersebut juga dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengenalkan kebudayaan di Jawa Timur. Sehingga adanya multiplayer effect terhadap pemerintah maupun masyarakat khususnya meningkatkan perekonomian sekitar.

4. Zaman now! Banyak millenial melupakan kebudayaan bangsa sendiri, dan lebih bangga memakai atau mengaplikasikan kebudayaan asing dari pada kebudayaannya sendiri, sehingga kebudayaan negeri sendiri terlupakan, bagaimana kamu melihat fenomena ini?

Putera :
Menurut saya kurang tepat jika disebut lupa, karena sejatinya jiwa nasionalisme akan selalu ada dalam diri setiap generasi muda, mungkin lebih tepatnya “sudah tidak tertarik” karena apa? Terkesan kuno dan ketinggalan zaman, oleh karena itu pentingnya menerapkan dan mengembangkan ide-ide kreatif dalam rangka menjaga budaya kita sangat penting agar fenomena ini tidak terus berulang dan akan kembali mengangkat kebudayaan bangsa kita sendiri, saya Nurrohman Adi saya cinta budaya, saya cinta Indonesia.

Puteri :
Menurut saya, fenomena ini merupakan dampak dari globalisasi yang tidak bisa di kontrol pasang surutnya. Sebagai generasi muda yang berbudaya Indonesia sudah seharusnya kita dapat mencintai kebudayaan khas negara kita. Oleh karena itu, saya berharap dalam keikutsertaan saya pada pemilihan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia, saya mendapat platform yang dapat menaungi saya dalam menyuarakan aksi pelestarian kebudayaan lebih luas agar kebudayaan negara kita tidak terlupakan dan fenomena diatas dapat di minimalisir.

5. Agar kebudayaan daerah kamu tidak hilang ditelan zaman, sebagai generasi muda apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Langkah saya untuk menghadapi hal tersebut adalah dengan mengenali dan melestarikan ragam kebudayaan yang ada di daerah saya pada khususnya dan budaya indonesia pada umumnya, dengan langkah itu kemudian kita kenalkan kepada lingkungan sekitar kita dengan memanfaatkan perkembangan internet of thing agar informasi dan nilai-nilai budaya tetap membumi dalam diri setiap generasi muda, dengan dimulai dari diri saya bersama kita jaga ,dan kita pertahankan budaya endemik bangsa indonesia,because our culture will be to grow with our millenial generation.

Puteri :
Saya pribadi memiliki langkah yang saya sebut 4M yakni Mengenal, Mencintai, Menggunakan, dan Mengkaryakan.
Mengenal: Dengan cara mengenalkan budaya, etika/moral melalui kehidupan sehari hari dan melalui pembelajaran berbasis muatan lokal di sekolah kepada generasi muda agar mereka mengetahui kekayaan budaya mereka sendiri.

Mencintai : Ada pepatah mengatakan “Tak Kenal, Maka Tak Sayang”, bermakna setelah mengenal dan memahami makna budaya beserta bagaimana penerapannya dalam kehidupan masyarakat, pastinya kita akan semakin cinta dan semakin memiliki keinginan kuat untuk menjaga maupun menerapkan kebudayaan yang kita miliki.

Menggunakan : Budaya bukan hanya sebagai hasil warisan para leluhur, budaya yang dimiliki hendaknya dilestarikan dengan cara digunakan dalam kehidupan sehari hari. Baik itu budaya benda dengan menampilkan, ikut melestarikan, atau dengan mempelajari kebudayaan tersebut. Budaya tak benda dengan cara kita memahami dan mematuhi adat istiadat, moral, nilai, etika yang berkembang dalam masyarakat tersebut.

Mengkaryakan : Sebagai hasil dari perilaku kita menjaga serta menerapkan hasil budaya yang kita terapkan, maka masyarakat diharapkan dapat menjadi masyarakat berkualitas.

Mengenal-Lebih-Dekat-Nurrohman-Adi-Assajjad-dan-Jasmine-Sylphia-Valentine-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Jawa-Timur-2020

6. Di jaman era digital, orang dengan bebasnya mengakses sosial media dan berpendapat, pernahkah kamu mendapatkan bullying dan bagaimana kamu mengatasinya?

Putera :
Kebetulan saya tidak pernah mengalami hal tersebut. Namun jika saya mengalami, saya akan menganggap adanya sebuah bullying bukan suatu hal yang perlu di tanggapi dengan negatif, namun kita perlu untuk menanggapinya dengan positif, karena jika kita tidak bisa untuk mengontrol emosi dalam diri maka bullying itu akan menjadi boomerang dalam menjatuhkan diri saya sendiri, namun jika saya menanggapi dengan positif, bullying akan membuat saya untuk terus termotivasi dan memperbaiki akan diri saya, karena berpikir selalu positif akan membuat kita untuk selalu bergerak maju dengan tegar dan tetap semangat, enjoy your life and be positive vibes.

Puteri :
Tentu saja pernah, sebab sebagai manusia kita tidak akan bisa membuat semua orang suka terhadap kita. Ketika saya mendapat bullyan saya akan menerima hal itu dengan mengintropeksi diri saya sendiri dan berusaha untuk mengambil sisi positifnya. Dengan menceritakan hal tersebut kepada orang orang terdekat saya terutama Ibu saya, sebab ketika saya di bully Ibu saya selalu mengingatkan untuk mengambil sisi positif serta mensupport saya. Seperti contoh ketika saya dibully tidak lancar dalam public speaking, hal ini menjadi koreksi untuk saya, dan Ibu saya adalah orang yang paling keras mengingatkan bahwa saya harus mengasah skill public speaking saya. Bukan untuk menyenangkan hati mereka, tetapi untuk progres dalam pengembangan diri saya menjadi lebih baik.

7. Pernahkah kamu mengalami kegagalan dan bagaimana cara kamu untuk bangkit kembali?

Putera :
Setiap orang pernah mengalami suatu kegagalan, termasuk saya. Namun bagi saya kegagalan bukan akhir dari segalanya, bagi saya kegagalan adalah sebuah jeda untuk kita memperbaiki dan mempersiapkan untuk lebih baik lagi ke depannya, gagal bukan berarti kita kalah, gagal bukan berarti kita jatuh, gagal bukan berarti kita mati, namun makna kegagalan sesungguhnya adalah bagaimana cara kita untuk peka dan memahami akan suatu proses, mari kita coba kembali, perbaiki dan guncang dunia.

Puteri :
Pernah, cara saya untuk bangkit adalah meremind kembali bagaimana saat saya belajar menaiki sepeda. Saat itu Ibu saya berkata “To keep your balance, you must keep moving”. Begitu pula setelah kegagalan, saya memaknainya sebagai satu langkah lebih dekat pada keberhasilan. Dimana untuk sebuah keberhasilan saya harus tetap bergerak dan berusaha, saya harus kembali bangkit, berusaha memperbaiki diri, agar saya dapat meraih mimpi dan keberhasilan.

Mengenal-Lebih-Dekat-Nurrohman-Adi-Assajjad-dan-Jasmine-Sylphia-Valentine-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Jawa-Timur-2020

8. Seluruh dunia sekarang sedang dilanda wabah virus corona covid19 hingga mengakibatkan terjadinya resesi dan kasus positif di negara Indonesia terus meningkat, hingga berakibat banyak negara-negara melakukan pencegahan, dengan menolak warga negara Indonesia berkunjung ke negara mereka, menurut kamu sebagai anak muda Indonesia apa yang harus kamu lakukan agar wabah tersebut segera berlalu dan kita bisa hidup normal kembali?

Putera :
Memang hal tersebut jika terjadi secara berkepanjangan dapat berakibat buruk bagi negara kita, langkah kita bukan untuk mendesak negara lain untuk membuka kembali, namun yang kita bisa lakukan ada pencegahan dan penegakan terhadap adanya protokol kesehatan yang ada, kita berikan contoh nyata dan dampak baik dari kepatuhan terhadap protokol kesehatan, new normal bukan berarti kita bebas melakukan suatu hal, tapi kita harus selalu paham dan mengerti akan kondisi sekitar. Tetap sehat, jaga imunitas tubuh, dan tetap patuhi protokol kesehatan, mari bersama lawan corona, corona bukan untuk ditakuti, namun mari kita lawan dengan sigap, tanggap bersama.

Puteri :
Menurut saya, yakni dengan menerapkan standar protokol kesehatan pada diri saya sendiri dan mengingatkan orang-orang di sekitar saya. Dengan tetap mengikuti aturan maupun anjuran dari pemerintah membatasi kontak secara langsung dan apabila diharuskan untuk keluar rumah tertib menggunakan standar protokol kesehatan diimbangi dengan imunitas tubuh yang baik agar tetap prima saat harus berada di luar rumah. Demikian pula dengan masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari penularan COVID 19. Semakin kita tertib dan disiplin maka akan semakin cepat pula bumi kita pulih dari masa pandemi ini. We’re in this together, we will get through it together.

9. Jika kamu terpilih sebagai sebagai pemenang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Jika saya terpilih menjadi pemenang, hal pertama yang akan saya lakukan adalah bersyukur atas segala pencapaian saya hingga saat ini, selanjutnya saya akan berkontribusi dalam rangka mengenalkan dan melestarikan budaya yang ada di Indonesia, mengangkat advokasi saya SALAM SATU BUDAYA yang memiliki tag line #BUDAYAKUKINIDANNANTI akan membawa saya bersama generasi milenial lainnya untuk bersinergi dalam mengembangkan potensi budaya Indonesia.

Puteri :
Jika saya terpilih maka hal yang saya lakukan adalah menjadikan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia sebagai organisasi yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, dengan menggiatkan advokasi yang saya miliki dan menyebarluaskannya lagi melalui kunjungan aktif ke berbagai daerah diiringi dengan social media branding agar apa yang saya suarakan tersampaikan ke berbagai lapisan masyarakat. Sebab di era digital saat ini mengajak masyarakat utamanya generasi muda akan lebih efektif jika dilakukan melalui media sosial. Selain itu , terpilih atau tidak saya akan aktif berkontribusi memajukan organisasi PPKI dengan apa yang saya miliki.

Penulis : Irwans

Mengenal Lebih Dekat Reymond Leopard Alfareysi dan Tenya Nurfatima Putera Puteri Kebudayaan Indonesia Jawa Barat 2020

Biodata
Nama : Reymond Leopard Alfareysi
Nama Panggilan : Reymond
Tempat tgl lahir : Bogor, 30 Juli
Pendidikan : S1 – Industrial Engineering BINUS University
Hobby : Traveling, Culinary, Workout
Motto : sparkling but cold.
Prestasi Akademik :
1.
2.

Prestasi Non Akademik :
1. Juara Mojang Jajaka Cilik Kota Bogor
2. Juara Team Paduan Suara tingkat SMA Kota Bogor
3. Juara Team Paskriba LFPB & LKBB
4. The Most Favorite BINUS Career Ambassador 2018
5. Putera Kebudayaan Jawa Barat 2020

Biodata
Nama : Tenya Nurfatima
Nama Panggilan : Tenya
Tempat tgl lahir :Bandung, 19-07-1999
Pendidikan : Perguruan tinggi
Hobby : Olahraga, Menyanyi, Modeling, Berorganisasi
Motto : Jadi apapun kamu jangan kehilangan dirimu
Prestasi Akademik :
1.
2.

Prestasi Non Akademik :
1. Silver Medal Internasional Foklore Festival Choir 2019 (tingkat internasional)
2. Juara 4 Tolak Peluru Putri Pospenas (tingkat nasional)
3. Juara Supermodel Sukabumi (tingkat provinsi)
4. Juara 1 Lempar Cakram Kelas Olahraga Nasional (tingkat nasional)
5. Juara 3 Tolak Peluru Kelas Olahraga Nasional (tingkat nasional)

1. Ceritakan sosok kamu seperti apa?

Putera :
Saya Reymond Leopard seorang mahasiswa Teknik Industri di BINUS University merupakan sosok yang sangat aktif dan gemar dengan kegiatan non-akademik. Memiliki keprobadian yang aktif membuat saya tidak betah untuk hanya duduk diam membuang waktu saya dirumah, sehingga saya selalu menyibukan diri saya dengan berbagai kegiatan / aktifitas yang produktif, seperti berorganisasi, magang / part time, dan masih banyak lagi. Hal tersebut memberikan saya banyak ilmu dan pengalaman yang pada umumnya diumur saya ini belum banyak orang lain miliki, dan saya bangga akan hal tersebut. Di sisi lain saya sangat menyukai sesekali untuk memanjakan diri saya dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti jalan-jalan, perawatan face & body, kuliner, dan masih banyak lagi. Karena saya sadar hal tersebut memerlukan spending money yang cukup banyak, maka dari itu saya sadar betul bahwa saya harus bekerja keras agar dapat memenuhi kebutuhan saya tersebut.

Puteri :
Saya bukan dilahirkan menjadi sosok yang pintar tapi, saya dilahirkan menjadi sosok pekerja keras dan berani mencoba optimis dan mau belajar, saya adalah orang yang tidak mau menyianyiakan kesempatan untuk mengembangkan diri saya di ruang lingkup apapun itu, karena saya yakin setiap manusia diberikan kelebihan oleh tuhan dan hidup yang kita jalani tidak pernah ada yang sia-sia jika kita mau terus belajar, maka dari itu setiap orang memiliki kesempatan menjadi sosok yang luar biasa termasuk diri saya sendiri.

Mengenal-Lebih-Dekat-Reymond-Leopard-Alfareysi-dan-Tenya-Nurfatima-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Jawa-Barat-2020

2. Apa motivasi kamu mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020?

Putera :
Motivasi saya mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020 ini sendiri adalah karena kecintaan saya terhadap budaya Indonesia, khususnya ketika sudah dikemas sebaik mungkin, sangat disayangkan apabila banyak budaya kita yang pada akhirnya diklaim oleh negara lain. Dan saya rasa ajang ini merupakan ajang yang tepat bagi saya untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa masih banyak kebudayaan kita yang sangat cantik-cantik tertutup dibawah sana, yang kita bisa kemas dengan baik bersama-sama agar lebih dikenal dunia dan tidak ada lagi peng-klaiman dr negara lain.

Puteri :
Ruang lingkup hidup saya adalah orang-orang seni dan budaya dan saya tahu betul sakit hatinya disaat orang lain meremehkan seni dan budaya daerah yang kita miliki, maka dari itu saya ingin membuktikan bahwa Indonesia kuat, karena segala bentuk keindahannya yaitu budayanya, maka dari itu saya merasa saya sebagai anak muda memiliki kewajiban untuk terjun langsung mempertahankan budaya Indonesia dengan cara apapun itu dan salah satunya dengan mengikuti ajang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020.

3. Sebagai seorang Putera/Puteri daerah, bagaimana kamu melihat perkembangan kebudayaan didaerahmu?

Putera :
Sejauh pengamatan saya, sudah cukup lumayan banyak organisasi baru yang sedang memajukan kebudayaan di Jawa Barat, dan tentu semua kegiatan-kegiatan yang berhubungan juga disupport oleh pemerintah sekitar.

Puteri :
Selama saya berkecimpung didunia seni dan budaya saya bersyukur masih banyak anak-anak kecil bahkan remaja yang bersemangat mengikuti event-event budaya didaerah saya, termasuk event-event budaya yang saya dan komunitas seni saya buat, tapi disisi lain saya sedih karena masih banyak pula anak muda khususnya remaja mereka gengsi dengan bahasa daerahnya dan budayanya sendiri, karena mereka takut dianggap kuno, dan yang lainnya. Tapi disini saya ingin membuktikan justru dengan adanya budaya didaerah kita itu yang menjadikan keunikan yang kita miliki dan itu bisa menjadi salah satu jati diri dan kebanggaan ciri khas yang kita miliki.

4. Zaman now! Banyak millenial melupakan kebudayaan bangsa sendiri, dan lebih bangga memakai atau mengaplikasikan kebudayaan asing dari pada kebudayaannya sendiri, sehingga kebudayaan negeri sendiri terlupakan, bagaimana kamu melihat fenomena ini?

Putera :
Menurut saya ini merupakan moment yang tepat dimana kita dengan mudah tahu seperti apa yang kaum milenials sekarang inginkan, lalu setelah kita tahu target kita, kita hanya perlu memadukan antara budaya asing tersebut dengan budaya lokal kita, tujuannya agar lebih mudah diterima dan dikenal oleh masyarakat milenial kita sekarang.

Puteri :
Jujur saya sedih dan sakit hati, masih banyak anak muda yang lupa bahwa budaya adalah KARAKTER yang bisa membentuk seperti apa bangsa ini. Kenapa bangsa ini kuat dari kemerdekaan walau banyak penghianat-penghianat dari dalam maupun luar, karena budaya dengan segala keragamannya yang bisa membuat kita menjadi bangsa yang besar.

Mengenal-Lebih-Dekat-Reymond-Leopard-Alfareysi-dan-Tenya-Nurfatima-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Jawa-Barat-2020

5. Agar kebudayaan daerah kamu tidak hilang ditelan zaman, sebagai generasi muda apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Saya akan menjalankan advokasi saya yang khususnya #IndonesiaMendunia dengan campaign membuat yang awalnya orang indonesia maunya jadi orang luar, kita buat orang luar mau jadi orang indonesia, dengan mengemas sebaik mungkin budaya kita, saya yakin dan percaya Indonesia 2021 akan mendunia melalui ajang ini.

Puteri :
Saya akan aktif ikut serta bahkan membuat event-event budaya di daerah saya karena menurut saya, event ada hal yang disukai oleh semua kalangan dan membuat suatu event budaya itu adalah salah satu bentuk mengkolaborasikan antara yang modern tanpa meninggalkan yang tradisional, karena saya pikir sampai kapanpun yang namanya event atau perlombaan berbasis budaya akan selalu dibutuhkan guna menguji keterampilan kreatifitas anak-anak di jaman sekarang, dan kita memiliki media sosial pun bisa kita gunakan sebagai media berbagi ilmu budaya ataupun pemasaran event budaya yang kita buat.

6. Di jaman era digital, orang dengan bebasnya mengakses sosial media dan berpendapat, pernahkah kamu mendapatkan bullying dan bagaimana kamu mengatasinya?

Putera :
Pernah, cara saya mengatasinya adalah dengan cara memfilter melalui diri saya sendiri. Saya tahu mana yang perlu saya respon, saya tahu mana komentar yang membangun, saya tahu mana komentar yang menjatuhkan, dan ketika komentar tersebut bukan komentar yang membangun buat saya, saya rasa saya tidak perlu membuang-buang waktu saya hanya untuk meresponnya.

Puteri :
Pernah, salah satunya body shaming, jujur saya merasa sedih ada tapi saya tidak mau terlarut dalam kesedihan, karena saya pikir tidak selamanya hidup saya ataupun apapun yang kita lakukan akan disukai semua orang, maka saya tidak terlalu mau terbawa dan mengurusi komentar-komentar negatif mengenai saya, karena itu hak mereka dan akan selalu saya jadikan itu sebuah motivasi untuk membuat hidup saya menjadi lebih baik dan kuat

7. Pernahkah kamu mengalami kegagalan dan bagaimana cara kamu untuk bangkit kembali?

Putera :
Tentu pernah, saya bangkit kembali belajar melalui pengalaman dan kesalahan yang saya perbuat sebelumnya. Tentu manusia tidak ada yang sempurna, tetapi setidaknya akan jauh lebih baik ketika kita mau belajar dari kesalahan yang kita buat dan mau memperbaiki segala yang telah rusak sebelumnya.

Puteri :
Banyak kegagalan-kegagalan yang saya alami selama hidup, tapi itulah yang membuat diri saya menjadi lebih kuat dan pantang menyerah, disaat saya gagal saya jadi memiliki pelajaran-pelajaran dan tahu dimana saya harus merubah diri saya menjadi lebih baik, karena tuhan pun tahu mana yang terbaik untuk saya, dan itulah yang membuat saya menjadi lebih ikhlas jika mengalami kegagalan, karena kegagalan pula yang membuat diri saya menjadi lebih berani mencoba banyak hal baru yang positif dengan jalan yang berbeda-beda, karna saya pun yakin bahwa tuhan menguji saya dan memiliki suatu hal yang luar biasa untuk saya, dibalik kegagalan yang saya lewati.

Mengenal-Lebih-Dekat-Reymond-Leopard-Alfareysi-dan-Tenya-Nurfatima-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Jawa-Barat-2020

8. Seluruh dunia sekarang sedang dilanda wabah virus corona covid19 hingga mengakibatkan terjadinya resesi dan kasus positif di negara Indonesia terus meningkat, hingga berakibat banyak negara-negara melakukan pencegahan, dengan menolak warga negara Indonesia berkunjung ke negara mereka, menurut kamu sebagai anak muda Indonesia apa yang harus kamu lakukan agar wabah tersebut segera berlalu dan kita bisa hidup normal kembali?

Putera :
Terkadang kita tidak bisa memaksakan setiap orang untuk #StayAtHome, satu-satunya cara yang bisa kita lakukan adalah campaign penerapan protokol kesehatan yang tepat dan menjaga kebersihan selalu, karena masih banyak dari kita yang masih sangat kurang memperhatikan physical distancing, aturan protokol kesehatan, seolah itu semua hanya sebagai syarat saja, bukan kewajiban, dan saya rasa itu masih kurang tepat.

Puteri :
Pemerintah Indonesia harus lebih tegas dalam menangani kasus covid19 ini, tapi menurut saya yang berperan bukan hanya pemerintah tapi kita juga sebagai masyarakat, karena yang saya lihat kesadaran warga Indonesia akan bahayanya covid19 ini masih kurang, maka kita harus saling mengingatkan satu sama lain dan menolong warga-warga yang kesusahan dari segi ekonomi akibat dampak covid19 ini.

9. Jika kamu terpilih sebagai sebagai pemenang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Yang pastinya yang pertama kali saya lakukan adalah saya akan melanjutkan menjalankan advokasi saya, yang pastinya tidak hanya dalam lingkup sekitar pulau Jawa saja, tetapi saya pastikan akan saya usahakan juga untuk di luar pulau Jawa sebagai representasi Indonesia, bukan hanya sebagai represent satu pulau saja, dan yang pasti saya juga akan mencoba list beberapa wilayah yang akan saya kunjungi nanti untuk diangkat kebudayaannya.

Puteri :
Pertama saya akan mengabdikan diri saya untuk ajang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia ini, termasuk untuk ikut sertanya saya dalam program-program kampanye sadar budaya yang dimiliki oleh ajang PPKI, dan saya memiliki cita-cita membuat suatu event-event besar berbasis kebudayaan di Indonesia entah itu musik inovatif, fashion show, atau pun pertunjukan teater dan sastra, kita pun berkerja sama dengan para pakar-pakar budaya dan pemerintah di Indonesia, seperti advokasi saya yaitu event Pasanggiri Seni Sunda yang dimana para tokoh seni dan budaya dan pemerintah daerah ikut serta membantu dan mendukung kami anak muda merealisasikan acara tersebut, dan alhamdulillah sudah berjalan dengan lancar dan meriah, karena saya yakin jika seluruh pemuda pemudi di Indonesia di persatukan dan memiliki kerjasama dan tujuan yang sama untuk melestarikan budaya, kita akan bisa membuat sesuatu yang lebih besar dan luar biasa.

Penulis : Irwans

Mengenal Lebih Dekat Maderay Butar Butar dan Maria Evaline Pakpahan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia Sumatera Utara 2020

Biodata
Nama : Maderay Butar Butar
Nama Panggilan : Ray
Tempat tgl lahir : Tangerang 31 Juli 2000
Pendidikan : Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Jakarta
Hobby : Traveling , Cooking
Motto : Tidak ada yang berhasil jika kamu melakukannya dengan sungguh-sungguh.” – Maya Angelou

Prestasi Akademik :
1. Siswa Berprestasi SMKN 3 Kota Tangerang 2018

Prestasi Non Akademik :
1. Juara 3 Lomba Table Setup Nasional Competition Di Universitas Pelita Harapan 2019
2. Juara 1 Creativ Table Setup in Hotel Week Indoensia, Jakrta Convention Center 2019
3. Juara 3 Creativ Table Setup in Pesona Nusa Dua Fiestifa, Di Peninsula Island Nusa Dua, Bali 2019
4. Meraih Diploma Award Of Profesional Pasta Challage, La Cuisine Competition , Jakarta International Expo 2019
5. Meraih Diploma Award Of Convectionary Whole Cake, La Cuisine Competition, Jakarta Internatinal Expo 2019

Biodata
Nama : Maria Evaline Pakpahan
Nama Panggilan : Eva / Maria
Tempat tgl lahir : Padang Sidempuan, 31 Maret 1993
Pendidikan : S1 Kesehatan Masyarakat
Hobby : Menembak, bermain taganing dan badminton
Motto : Dan meskipun kamu telah jatuh berkali-kali, tetaplah bangkit untuk kesekian kalinya, karena hidup adalah perjuangan dan waktu Tuhan pasti yang terbaik

Prestasi Akademik :
1. Juara 1 Umum Program IPA (Kelas X – XII)
2. Lulus kuliah “Dengan Pujian” (IPK : 3,70)

Prestasi Non Akademik :
1. Anggota Duta Kampus USM Indonesia, Medan
2. Juara Harapan 1 Lomba Meme bidang Pemuda dan Olahraga PDI Perjuangan Tahun 2014

1. Ceritakan sosok kamu seperti apa?

Putera :
Saya adalah sosok yang mandiri terlihat dari segala persiapan saya menuju karantina saya melakukanya dengan sendiri, saya juga adalah sosok yang bekerja keras dan juga pantang menyerah terlihat jika saya mengalami kegagalan saya akan bangkit untuk mencoba lagi tetapi bisa menyaring kesalahan sebelumnya, saya juga termasuk orang yang peduli terhadap keluarga dan juga orang sekitar saya, saya juga sosok yang kreatif terlihat dari segi prestasi saya semuanya non akademik dan saya cenderung kurang dalam akademik, saya juga orang yang memiliki perasaan jujur dan mudah tersenyum dan saya juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi, saya juga adalah sosok yang gampang tersentuh hatinya, dan juga saya sosok yang penyayang teman dan keluarga saya, saya sangat bersyukur bisa di lahirkan dan dibesarkan oleh kedua orang tua saya yang dimana mereka sangat mencintai saya, dan juga selalu mendukung saya dan selalu memberikan segala masukan untuk diri saya yang lebih baik lagi.

Puteri :
Saya adalah orang yang introvert, tapi juga ambisius, mandiri dan selalu tertarik untuk mempejari hal-hal baru walaupun harus keluar dari zona nyaman.

Mengenal Lebih-Dekat-Maderay-Butar-Butar-dan-Maria-Evaline-Pakpahan-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Sumatera-Utara-2020

2. Apa motivasi kamu mengikuti Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020?

Putera :
Motivasi saya mengikuti ajang Putera Puteri kebudayaan Indonesia 2020, saya ingin membanggakan kedua orang tua saya dan juga saya ingin membuktikan kepada teman-teman saya yang mereka dulu pernah membuli saya bahwa saya bisa mencapai apa yang saya inginkan dan saya harapkan dengan dukungan kedua orang tua saya, dan saya juga ingin mengajak generasi milenials di Indonesia khususnya dari mulai anak-anak untuk selalu mencintai dan juga melestarikan budaya Indonesia sesuai dengan advokasi saya yaitu, Ayo Belajar Bahasa daerah, yang dimana saya memberikan edukasi kepada anak-anak dengan menggunakan media yang menarik agar anak-anak tidak lupa dengan budaya yang ada di Indonesia terkhususnya Bahasa Daerah di Indonesia, agar tidak terhilang oleh jaman.

Puteri :
Motivasi saya mengikuti Pemilihan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020 adalah ingin berkontribusi langsung dalam memperkenalkan budaya yang ada di provinsi yang saya wakili. Menambah pengalaman baru, karena saya sebelumnya belum pernah mengikuti pageant dan juga menambah relasi, karena akan punya teman-teman baru dari seluruh wilayah di Indonesia.

3. Sebagai seorang Putera/Puteri daerah, bagaimana kamu melihat perkembangan kebudayaan didaerahmu?

Putera :
Sebagai Putera Daerah, saya melihat perkembangan di budaya di daerah saya sangat berkembang pesat, terlihat dari banyaknya duta daerah budaya yang juga aktif mempromosikan budaya yang ada di daerah saya dan juga aktif memberikan edukasi kepada anaka-anak untuk selalu mencintai dan juga melestarikan budaya di Indonesia, tetapi masih ada banyak anak-anak yang termakan oleh budaya luar, oleh karena itu saya sebagai putera daerah ingin mengajak para generasi milenials di daerah saya untuk tatap mencintai dan juga melestarikan budaya di daerah saya.

Puteri :
Perkembangan kebudayaan di daerah saya sebenarnya sudah terbilang cukup baik karena rutin dilaksanakannya pagelaran budaya seperti Festival Budaya, tapi disisi lain peran pemuda untuk turut berpartisipasi di dalam pelestarian budaya masih kurang, untuk itulah saya ingin memperkenalkan budaya yang ada di Sumatera Utara agar tercipta kembali rasa keingintahuan dan sikap mau belajar pada generasi muda terkhusus dalam bidang alat musik tradisional.

4. Zaman now! Banyak millenial melupakan kebudayaan bangsa sendiri, dan lebih bangga memakai atau mengaplikasikan kebudayaan asing dari pada kebudayaannya sendiri, sehingga kebudayaan negeri sendiri terlupakan, bagaimana kamu melihat fenomena ini?

Putera :
Dari pandangan saya sendiri, memang benar adanya mengenai fenomena generasi millenial melupakan kebudayaan bangsanya sendiri. Menurut saya hal itu disebabkan oleh efek globalisasi yang tinggi. Banyaknya budaya asing dan tradisi asing yang masuk ke bangsa ini membuat para generasi milenial melupakan kebudayaan bangsanya sendiri. Menurut saya itu hal yang wajar karena generasi milenial banyak disuapi oleh budaya dan tradisi asing yang menurut mereka lebih asik dibanding dengan budaya bangsa sendiri yang dianggap lebih kuno atau ketinggalan jaman. Namun hal tersebut tentu menimbulkan efek yang berbahaya bagi masa depan bangsa negeri kita karena lama-kelamaan kebudayaan tersebut akan pudar termakan oleh waktu.

Oleh karena itu sebagai generasi milenial atau generasi penerus bangsa ini marilah kita lebih mencintai budaya kita yang harus kita jaga dan juga lestarikan agar tidak hilang termakan oleh zaman, oleh karena itu saya ingin mengajak generasi milenaisals khususnya anak-anak di Indonesia untuk mencintai budaya sendiri dimulai dari sejak dini agar budaya luar tidak akan bisa menggantikan budaya Indonesia.

Puteri :
Saya sangat prihatin dengan kondisi ini, karena sudah banyak milenial yang menganggap bahwa budaya lokal itu kuno (tidak ngetrend) tapi kita tidak boleh menjadi bagian dari fenomena tersebut. Yang harus kita lakukan adalah tumbuhkan rasa ingin tahu terhadap budaya sendiri, karena budaya itu identitas kita, maka kemanapun kita pergi, secanggih apapun budaya asing itu, kita tidak lupa identitas diri kita sendiri.

Mengenal Lebih-Dekat-Maderay-Butar-Butar-dan-Maria-Evaline-Pakpahan-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Sumatera-Utara-2020

5. Agar kebudayaan daerah kamu tidak hilang ditelan zaman, sebagai generasi muda apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Sebagai generasi muda dan juga putera daerah saya melakukan edukasi dari sejak dini kepada anak-anak di Indonesia untuk selalu mencintai dan juga melestarikan budaya yang ada di Indonesia, dengan media yang menarik agar mereka juga mereka senang melihat cara pembelajaran saya untuk mereka terapkan dan juga saya selalu memanfaatkan media sosial sebagai media promosi pariwisata dan juga budaya untuk terus di perluaskan agar orang-orang yang tidak mengetahui budaya Indonesia bisa mengetahui budaya di Indonesia. Bahwasanya Indonesia memiliki segudang kebudayaaan yang wajib kita ketahui, dengan postingan yang menarik dan juga informatif akan membuat generasi muda ingin mencoba untuk mencintai dan juga melestarikan budaya yang ada di Indonesia.

Puteri :
Disinilah peran pemuda sangat dibutuhkan untuk memotivasi pemuda lainnya agar tidak meninggalkan budayanya sendiri, karena kalau bukan kita, siapa lagi? Harus tertanam slogan dalam diri “Ikuti zamanmu, tapi jangan tinggalkan budayamu”, yang telah dan akan tetap saya lakukan adalah dengan menjalankan advokasi saya di bidang alat musik tradisional khususnya yang selama ini sudah berjalan di media sosial.

6. Di jaman era digital, orang dengan bebasnya mengakses sosial media dan berpendapat, pernahkah kamu mendapatkan bullying dan bagaimana kamu mengatasinya?

Putera :
Ya, tentu saja pernah, ditengah era digital yang modern seperti ini. Bukan hal yang aneh jika setiap orang pernah merasakan “cyberbullying” di sosial media banyak orang menganggap hal yang serius dianggap hanya candaan, tanpa memikirkan psikis dan mental dari sang korban. Netizen atau warganet umumnya hanya mengganggap kata-kata mereka sebagai candaan yang sebenarnya mungkin dapat menyakiti hati korban. Bahkan banyak dari mereka yang tidak menyadari perbuatan dan menganggap enteng hal tersebut.

Untuk diri saya sendiri saya hanya perlu percaya dan mencintai diri saya sendiri. Menurut saya jika saya sudah percaya dan mencintai diri saya sendiri saya tidak akan tergoyahkan oleh kata-kata orang lain yang dapat membullying atau merendahkan saya baik secara langsung ataupun di sosial media, karena saya tau diri saya lebih baik dari apa yang mereka katakan.

Puteri :
Ya, saya pernah mendapatkan bullying, ada yang mengatakan saya orangnya canggung dan kaku. Tapi, saya tidak down sama sekali, malah bullying itu saya jadikan motivasi untuk saya lebih baik ke depannya. Kalau kita mendapatkan bullying dari orang, berarti orang itu sendiri yang rugi karena dia menghabiskan waktunya untuk selalu mengurusi dan memperhatikan kita.

7. Pernahkah kamu mengalami kegagalan dan bagaimana cara kamu untuk bangkit kembali?

Putera :
Ya, tentu saja saya pernah mengalami kegagalan dalam hidup saya, cara saya untuk bangkit dari kegagalan adalah saya akan terus mencoba dan mencoba lagi, dengan menggunakan kegagalan sebagai pembelajaran saya untuk mencapai tujuan saya, kegagalan bukan sebagai penghambat untuk mencapai tujuan, saya menjadikan kegagalan adalah teman itu sangat penting agar jika kita mengalami kegagalan kita bisa menerimanya dengan lapang dada, dan juga mau belajar hal baru dan menjadi yang berbeda agar bisa menghidar dari kegagalan untuk mencapai tujuan kita, jika kita bisa menjadikan kegagalan sebagai pedoman kita untuk mencapai suatu tujuan.

Puteri :
Pernah, tapi kegagalan tersebut saya jadikan bekal untuk saya bisa mencobanya lagi di lain waktu dengan pengalaman yang sudah saya miliki dari kegagalan tersebut.

Mengenal Lebih-Dekat-Maderay-Butar-Butar-dan-Maria-Evaline-Pakpahan-Putera-Puteri-Kebudayaan-Indonesia-Sumatera-Utara-2020

8. Seluruh dunia sekarang sedang dilanda wabah virus corona covid19 hingga mengakibatkan terjadinya resesi dan kasus positif di negara Indonesia terus meningkat, hingga berakibat banyak negara-negara melakukan pencegahan, dengan menolak warga negara Indonesia berkunjung ke negara mereka, menurut kamu sebagai anak muda Indonesia apa yang harus kamu lakukan agar wabah tersebut segera berlalu dan kita bisa hidup normal kembali?

Putera :
Menurut pendapat saya sebagai salah satu anak muda di Indonesia, agar wabah ini segera berlalu adalah perlunya kesadaran dari dalam diri sendiri. Tidak hanya diri saya sendiri tetapi juga kesadaran diri setiap individu yang hidup di negeri ini. Yang saya maksudnya dengan kesadaran diri sendiri ialah kesadaran dalam iku serta membasmi wabah corona ini seperti tetap dirumah saja jika tidak ada kebutuhan mendadak, menjaga kesehatan dan juga kebersihan lingkungan sekitar. Saya pun juga perlu mengajak kerabat dan saudara terdekat untuk mengikuti hal yang saya lakukan. Menurut saya kesadaran diri yang tinggi dari masing-masing individu dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan siap menghadapi wabah seperti ini sehingga wabah segera berakhir.

Puteri :
Sebagai anak muda Indonesia, saya akan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, karena percuma jika pemerintah sudah berusaha kalau warganya tidak tertib mematuhinya. Dimulai dari diri sendiri saja dulu, maka wabah ini akan segera berlalu dan kita akan kembali ke kehidupan normal kita sebelum wabah ini ada.

9. Jika kamu terpilih sebagai sebagai pemenang Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, apa yang akan kamu lakukan?

Putera :
Jika saya terpilih menjadi Putera Kebudayaan Indonesia 2020, saya akan membantu dan berkontribusi dengan baik dengan melestarikan budaya yang ada di Indonesia dan memperkenalkan ke mancanegara dan budaya Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dan selalu menerapkan campaign “Sadar Budaya” untuk terus memperkenalkan budaya yang ada di Indonesia kepada generasi milenials terutama anak anak bahwa budaya Indonesia sangatlah beragam dan berlimpah untuk kita cintai dan juga lestarikan , sesuai dengan advokasi saya yaitu “Ayo Belajar Bahasa Daerah” saya akan terus memperkenalkan budaya salah satunya bahasa daerah yang dimana banyak sekali generasi milenials di Indonesia yang sudah lupa dengan bahasa daerah yang ada di indonesia, dikarenakan masuknya budaya asing dengan bahasa asing lainnya.
Saya Maderay Butar Butar Putera Kebudayaan Sumatera Utara 2020 siap untuk melestarikan dan juga mencintai budaya yang ada di Indonesia.

Puteri :
Jika saya terpilih sebagai pemenang Puteri Kebudayaan Indonesia 2020, saya akan mengenalkan arti pentingnya kebudayaan sebagai identitas kita, bukan hanya budaya yang ada di wilayah saya, tetapi semua kebudayaan yang ada di Indonesia.

Penulis : Irwans

Andreia Correia Dari Portugal Winner Miss Aura International 2020

0

Disaat negara-negara diseluruh dunia, tidak bisa menyelenggarakan kontes pageants karena masih dalam suasana pademi covid19 dan fokus pageants lover tertuju ke negara Thailand, yang sukses mengelar Miss Grand Thailand 2020 dan karantina Miss Universe Thailand 2020.

Turki satu-satunya negara didunia yang berhasil mengelar kontes internasional, yaitu Miss Aura International 2020. Bukan tanpa sebab kontes tersebut digelar, karena Turky sudah membuka kunjungan negara-negara luar. Pemerintah Turki memperkenalkan praktik pariwisata aman di tengah pandemi Covid-19 dalam pertemuan bertajuk “ReTurkey” digelar 19-20 Juni di Antalya, Turki.

Antalya adalah salah satu kota di Turki yang paling banyak dikunjungi. Pemerintah Turki melalui Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (The Turkey Tourism Promotion and Development Agency/TGA) menyatakan penyelenggaraan wisata aman dengan protokol keselamatan dilakukan dengan ketentuan “Program Sertifikasi Pariwisata Aman”, mulai transportasi hingga akomodasi. Sehingga siapapun yang datang ke Turki, mereka dijamin kesehatannya.

Miss Aura International 2020 diadakan sejak tanggal 13 sampai 27 September 2020 di Antalya, Turky. Kontes kecantikan ini sudah ada sejak tahun 2006, dahulu nama kontesnya adalah Miss Kemer International, semenjak tahun 2016 berganti nama menjadi Miss Aura International.

Owner Miss Aura International adalah Adnan Seker seorang bisnis man asal Turki. Dalam edisi tahun kelima ini, Miss Aura International 2020 diikuti 34 kontestan dari berbagai negara.

Andreia-Correia-Miss-Aura-International-2020-1

Burkina Faso, Czech Republic, Japan, Nigeria, Romania, Latvia, Ukrine, Usa, Brazil, Senegal, Russia, South Sudan, Estonia, South Korea, Bashkiria, Albania, Uzbekistan, Portugal, Tatarstan, Moldova, Turky, Kazakhstan, Belarus, Italy, Kyrgystan, Bulgaria, Croatia, Macedonia, Poland, Gerogia, Bosnia and Herzegovina, Serbia, Vietnam dan Montenegro.

Semua kontestan menginap di hotel bintang 5 Rixos Sungate 5, dengan agenda karantina sesi photoshoot national costume, swimsuit competition, talent show competition, volly pantai, dan kunjungan keberbagai tempat terbaik yang ada di Antalya, Turky.

Kontes ini diadakan bersamaan dengan parade musik hit tahunan teratas, di mana bintang dan DJ dunia paling terkenal tiba, seperti Timati, Svetlana Loboda, Monatic, Tina Karol, Via gra, Vera Brezhneva dan banyak lainnya.

Terpilih sebagai pemenang Miss Aura International 2020 adalah Andreia Correia dari Portugal, wanita berkulit eksotik dengan rambut kriwil yang juga seorang model, juga pemenang pertama Miss Portugal United Kingdom 2019.

Andreia-Correia-Miss-Aura-International-2020-2

Berikut hasil lengkap final Miss Aura International 2020.

Winner : Andreia Correia – Portugal
1st runner up : Laine Mezale – Latvia
2nd runner up : Guzel Mussina – Tatarstan
3rd runner up : Mamounata Nikiema – Burkina Faso
4th runner up : Nika Kan – Vietnam

Spesial Award
Miss Anex : Lilia Lakishek – Ukrine
Miss Bikini : Andrijana Ilioska – Macedonia
Miss Rixos Sungate : Romina Odobescu – Italy
Miss Roberto Bravo : Arina Verina – Russia
Miss Talent : Amanda Akunne – Nigeria
Miss Friendship : Stephanie Ellen Almeida – USA
Miss National Costume : Regiane Meire – Brazil

Andreia-Correia-Miss-Aura-International-2020-2

Mahkota Miss Aura International terinspirasi oleh keindahan tanah Turki dan bunga Tulip sebagai simbolisnya yang bisa dilihat di tengah mahkotanya.

Puncak mahkota melambangkan 4B, Beauty, Body, Brain dan Behaviour yang sangat bermartabat dan agung. Itu berarti bahwa Miss Aura International tidak hanya harus memiliki kecantikan luar dari wajah dan tubuh saja, tetapi juga kecantikan dari dalam, jadilah wanita pintar dan sopan dalam berperilaku.

Top 5 pemenang Miss Aura International 2020 mendapatkan hadiah selain mahkota dan selempang, juga mendapatkan hadiah perjalanan wisata ke hotel Rixos untuk peserta dan anggota keluarga, hadiah dari sponsor kompetisi, produk sponsor, perhiasan, pemotretan dan video klip, kerjasama dengan merek terkemuka dan agen model di Turki dan luar negeri dan tiket gratis pesawat terbang.

Penulis : Irwans

6 Ratu Kecantikan Dunia Ini Makin Cantik Saat Memakai Busana Batik Indonesia

0

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.

Budaya membatik kini juga menyebar keseluruh Indonesia, dan disetiap daerah diaplikasikan motif khas masing-masing.

Pada tanggal 2 Oktober 2009 oleh UNESCO telah menetapkan bahwa Batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity)

Menyambut Hari Batik Nasional, yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, team Pageantempire menghadirkan 6 ratu kecantikan dunia yang terlihat makin cantik memakai busana batik Indonesia.

Miss-Universe-Dan-Batik

 

1. Miss Universe
Setiap tahun penyelenggaraan Puteri Indonesia selalu menghadirkan pemenang Miss Universe untuk hadir dimalam final dan berbagai kegiatan.
Mereka adalah Stefania Fernandez (Miss Universe 2009) Ximena Navarrete (Miss Universe 2010) Leila Lopes (Miss Universe 2011) Olivia Culpo (Miss Universe 2012) Gabriela Isler (Miss Universe 2013) Paulina Vega (Miss Universe 2014) Iris Mittenaere (Miss Universe 2016) Demi Leigh (Miss Universe 2017) dan Catriona Gray (Miss Universe 2019).

Miss-World-Dan-Batik

2. Miss World
Miss World 2013 diadakan di Bali, Indonesia. Saat itu 127 finalis tampil mengenakan kebaya dan kain batik serta kain nusantara lainnya saat sesi Gala Charity.

Selain itu Mireia Lalaguna Miss World 2015 yang hadir di Indonesia, sempat mampir dan mengenakan Alleria Batik.

Miss-International-Dan-Batik

3. Miss International
Selain Kevin Liliana Miss International 2017 dari Indonesia, dalam 4 tahun terakhir pemenang Miss International selalu suka dengan batik Indonesia.

Dimulai saat Edymar Martinez Miss International 2015 menghadiri malam final Puteri Indonesia 2016, selesai malam final Edymar dan Kezia Warouw Puteri Indonesia 2016 berkunjung ke Pendopo di Living World Alam Sutera, Tangerang pada hari Sabtu, 20 Februari 2016, disana Edymar diajak membatik bersama.

Kylie Verzosa Miss International 2016 berkunjung ke Indonesia pada bulan Oktober 2017 atas undangan sebuah perusahaan, disela-sela kegiatannya, Kylie juga melakukan shooting iklan dengan mengunakan batik Indonesia.

Mariem Velasco Miss International 2018 terlihat bahagia saat menghadiri karantina Miss International 2019. Saat itu Mariem mengenakan kain batik yang dibuat menjadi outer, postingan itu ia bagikan diakun Instagram pribadi, tidak lupa ia menuliskan bahwa batik yang ia pakai tersebut adalah batik Indonesia.

Miss-Earth-Dan-Batik

4. Miss Earth
Teresa Fajksova Miss Earth 2012 hadir di Indonesia atasa undangan Yayasan Eljohn Indonesia untuk menghadiri rangkaian kegiatan dan malam final Miss Earth Indonesia 2013.

Disela-sela kegiatannya, Teresa banyak mengenakan kain batik Indonesia dipadukan dengan baju kebaya.

Miss-Supranational-Dan-Batik

5. Miss Supranational
Sejak tiga tahun terakhir Miss Supranational secara rutin hadir dimalam final Puteri Indonesia. Namun yang membuat paling berkesan adalah saat Valeria Vasquez Miss Supranational 2018 asal Puerto Rico hadir di Indonesia, dalam berbagai kesempatan ia terlihat mengenakan batik Indonesia.

Miss-Grand-International-Dan-Batik

6. Miss Grand International
Semenjak Indonesia menang sebagai Miss Grand International 2016, melalui Ariska Putri Pertiwi. Setiap tahun Miss Grand International selalu hadir dimalam final Miss Grand Indonesia, dalam berbagai kesempatan mereka mengenakan Batik Indonesia.

Ariska Putri Pertiwi (Miss Grand International 2016) Maria Jose Loral (Miss Grand International 2017) Clara Sosa (Miss Grand International 2018) dan Valentina Figuerm (Miss Grand International 2019)

Penulis : Irwans

Inilah Empat Skandal Terbesar Yang Pernah Terjadi Dan Menghebohkan di Ajang Miss Universe Thailand

0

Skandal atau drama adalah bumbu kehidupan yang harus dijalankan, seberapa pun pahit dan manisnya. Dalam dunia pageants banyak sekali skandal dan drama yang sering terjadi, dan yang masih hangat adalah skandal finalis Miss Universe Thailand 2020.

Dalam kontes pemilihan beauty pageants, setiap penyelenggara acara mempunyai aturan main yang sangat jelas dan tertulis saat finalis menandatangani kontrak, jika melanggar salah satu pasal, konsekuensinya adalah di diskualifikasi.

Aturan main itu juga diterapkan di kontes Miss Universe Thailand, kejujuran dan integritas adalah “harga mati” yang harus dilakukan dan dijalankan sebagai finalis atau pemenang.

Tapi tahukah kamu! Selama penyelenggaraan kontes Miss Universe Thailand ternyata ada 4 skandal yang pernah terjadi dan menghebohkan. Berikut ulasannya.

Panitia-Minta-Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Mundur-Sendiri-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

1. Chayathanus ‘Cheraim’ Saradatta Resmi Didiskualifikasi Sebagai Finalis Miss Universe Thailand 2020.

Chayathanus “Cheraim” Saradatta salah satu favorit kontestan Miss Universe Thailand 2020, secara resmi didiskualifikasi karena menggunakan orang dalam untuk keuntungan pribadinya dan berbau nepotisme.

Piyaporn Sankosik, direktur eksekutif TPN 2018 dan penyelenggara MUT, mengadakan konferensi pers hari Rabu, 30 September 2020 untuk mengumumkan diskualifikasi Cheraim, menunjukkan bahwa kontrak dengan jelas menyatakan bahwa tidak ada orang luar yang dapat dibawa sebagai mentor dan bahwa penyelenggara berhak untuk mendiskualifikasi kontestan jika dia melanggar aturan.

Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Resmi-Didiskualifikasi-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Resmi-Didiskualifikasi-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Resmi-Didiskualifikasi-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Piyaporn juga mengatakan dia memiliki bukti untuk mendukung pemecatan jika Chayathanus ingin membawa kasus tersebut ke pengadilan. Dia menjelaskan bahwa dia memiliki rekaman CCTV dari “orang luar”, manajer Chayathanus, menghadiri lebih dari tiga pertemuan.

Dia mengatakan manajer Chayathanus, Sithichai Reoviroj, adalah satu-satunya anggota staf TPN yang belum menandatangani kontraknya, menambahkan bahwa kasus ini menjadi perhatiannya ketika seorang jurnalis bertanya mengapa pesaing khusus ini lebih diperhatikan.

Dalam sebuah wawancara televisi, Chayathanus mengatakan dia menerima keputusan tersebut dan meminta maaf karena tidak membaca kontraknya dengan hati-hati. Manajernya, sementara itu, mengaku belum pernah melihat kontrak tersebut.

Walaupun sempat melakukan pembelan, dan menggelar press conference pada Selasa, 29 September. Chayathanus mengaku kalau dirinya tidak bersalah, bahwa manajer tersebut bukanlah manajernya, ia pernah bekerja dengannya hanya sebatas freelance, dan dia juga memohon untuk diizinkan berkompetisi kembali, meski target juara sudah pupus.

Namun keputusan sudah final, Rabu 30 September 2020, penyelenggara Miss Universe Thailand resmi mendiskualifikasi Chayathanus dan tidak berhak mengikuti kontes Miss Universe Thailand 2020.

Weluree-Ditsayabut-Miss-Universe-Thailand-2014-Mengundurkan-Diri

2. Weluree Ditsayabut Miss Universe Thailand 2014 Mengundurkan Diri.

Miss Universe Thailand mengundurkan diri kurang dari sebulan setelah penobatannya. Hal ini dia lakukan setelah muncul kecaman keras di media sosial atas komentar politiknya. Weluree Ditsayabut, Miss Universe Thailand 2014 sambil menangis mengumumkan bahwa dirinya menyerahkan gelar dan menutup peluangnya sendiri untuk bersaing pada kontes internasional Miss Universe.

Mantan presenter dan juga Aktris ini dikritik karena komentar yang di posting di Facebook dianggap menyerang massa “Kaus Merah” pendukung mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, yang ia tuduh menentang monarki Thailand. Tak hanya itu, ia menyerukan eksekusi bagi para pemimpin mereka.

Weluree-Ditsayabut-Miss-Universe-Thailand-2014-Mengundurkan-Diri

“Kau Kaus Merah, Anda keluar dari sini,” tulisnya pada pertengahan November 2014 sebelum memenangi gelarnya. “Tanah Thailand menjadi kotor karena orang-orang anti-monarki seperti Anda.”

Banyak kalangan menyebut komentar Weluree memperkeruh krisis politik berkepanjangan di Thailand. Akibatnya hujan kritikan dan komentar yang membuat dirinya tidak tahan dan terpaksa mengundurkan diri.

Skandal-Foto-Syur-Sunannipar-Kritsanasuwan-2nd-Runner-Up-Miss-Universe-Thailand-2014

3. Skandal Foto Syur Sunannipar Kritsanasuwan 2nd Runner Up Miss Universe Thailand 2014.

Tahun 2014 adalah tahun tergelap sepanjang sejarah kontes Miss Universe Thailand. Selain pemenang pertama mengundurkan diri karena berbau politik dan hujan kritikan.

Sunannipar Kritsanasuwan, 2nd Runner-Up Miss Universe Thailand 2014 diberhentikan secara resmi oleh organisasi Miss Universe Thailand karena tersandung kasus foto syur-nya yang tersebar di internet.

Miss-Universe-Thailand-2014

Pada saat press conference, Sunannipar melakukan aksi tuduh menuduh yang sebenarnya akan menyeret korban berikutnya yang akan terjerumus ke masalah yang sama. Selain menunjukan fotonya yang tersebar di internet, ternyata Sunannipar juga menunjukan foto Pimbongkod Chankeaw yang juga memiliki foto yang sama dengan dirinya. Bahkan dalam isu penyebaran foto ke internet, foto Sunannipar disatukan dengan Pimbongkod oleh Pageants Lover Thailand.

Pimbongkod-Chankaew-Naik-Tahta-Menjadi-Miss-Universe-Thailand-2014

4. Pimbongkod Chankaew Naik Tahta Menjadi Miss Universe Thailand 2014

Meski sempat tersandung kasus yang sama dengan Sunannipar, namun karier pageants Pimbongkod Chankaew terselamatkan.

Dan gelar Miss Universe Thailand 2014 diberikan kepada Pimbongkod Chankaew 1st runner up Miss Universe Thailand 2014, Pimbongkod akhirnya mewakili Thailand di Miss Universe 2014 dengan hasil sebagai finalis saja.

Akhir kata demikianlah empat kasus skandal memalukan dan membuat heboh jagat dunia pageants, namun patut diapresiasi bagi organisasi Miss Universe Thailand yang mampu mengendalikan kejadian tersebut secara profesional dan membuat keputusan yang adil, walaupun menyakitkan.

Penulis : Irwans

Panitia Minta Chayathanus ‘Cheraim’ Saradatta Mundur Sendiri Sebagai Finalis Miss Universe Thailand 2020

0

Drama pageants terbesar tahun 2020 terjadi pada hari Senin setelah Mr Ben manajer favorit Miss Universe Thailand, Chayathanus ‘Cheraim’ Saradatta ditemukan merangkap sebagai karyawan perusahaan penyelenggara.

Kabar tersebut terungkap saat nomor telepon di akun Instagram Chayathanus ternyata adalah milik manajernya yang juga bekerja untuk penyelenggara TPN 2018. Pengungkapan itu memicu aliran kritik, dengan sesama kontestan mengatakan Chayathanus mengambil keuntungan yang tidak adil.

Baru-baru ini, Piyaporn Sankosik, direktur eksekutif TPN 2018, berkata: “Kami memberi Cheraim kesempatan untuk berhenti sendiri. Jika dia pergi sekarang, dia akan memiliki kesempatan untuk mencalonkan diri lagi tahun depan. Ini bukanlah keputusan yang tidak berperasaan, tetapi saya harus menjaga aturan untuk kredibilitas. Jika dia dibebaskan, bagaimana saya akan menjawab 29 kontestan lainnya? ” Chayathanus telah diam sejak berita itu menyebar dan telah memaafkan dirinya sendiri dari berbagai kejadian, mengatakan dia sakit.

Panitia-Minta-Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Mundur-Sendiri-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Chayathanus menjadi favorit di kalangan anak muda dan pageants lover Thailand tidak hanya karena kecantikannya tetapi juga karena keyakinannya, seperti melegalkan prostitusi. Beberapa mahasiswa pengunjuk rasa mengatakan dia bisa menjadi presiden pertama Thailand jika mereka mencapai tujuan mereka untuk memperkenalkan perubahan di negara tersebut.

Sementara itu, beberapa pageants lover Thailand juga mengecam penyelenggara, dengan mengatakan itu bukan kesalahan Chayathanus jika seorang anggota staf berperilaku buruk dan bahwa masalah ini seharusnya diselesaikan dari sumbernya.

Panitia-Minta-Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Mundur-Sendiri-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Dalam press conference yang dilakukan Selasa, 29 September. Chayathanus mengaku kalau dirinya tidak bersalah, bahwa manajer tersebut bukanlah manajernya, ia pernah bekerja dengannya hanya sebatas freelance, dan dia juga memohon untuk diizinkan berkompetisi kembali, meski target juara sudah pupus.

Selain disuruh berhenti sendiri sebagai finalis Miss Universe Thailand 2020, Chayathanus juga diremove dari group WhatsApp finalis, dan tidak dikabarkan agenda karantina hari berikutnya lagi.

Panitia-Minta-Chayathanus-Cheraim-Saradatta-Mundur-Sendiri-Sebagai-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Dari catatan resmi karantina Miss Universe Thailand 2020 tanggal 29 September, agenda karantina Photoshoot Challenge di Hyatt Regency Bangkok Sukhumvit, tidak terlihat lagi sosok Chayathanus diantara 29 finalis lainnya.

Sumber : Lifestyle. Inq dan PPTV HD 36

Penulis : Irwans

Kisah Inspirasi Hidup Sederhana 3 Finalis Miss Universe Thailand 2020

0

Banyak orang berasumsi kehidupan seorang beauty pageants, memiliki penampilan yang sangat mewah, mulai dari pakaian, aksesoris sampai berbagai benda yang menempel diseluruh badannya mengunakan barang-barang branded.

Gaya hidup ini semerta-merta bukan karena seseorang memang terlahir dari keluarga kaya raya atau sederhana tetapi juga karena pergaulan dan ambisi yang berlebihan.

Nyatanya ga semua penilaian itu benar, salah satu kontes pageants nasional yang lagi ramai diperbincangkan Miss Universe Thailand 2020. Ternyata ada loh, tiga finalis yang mempunyai kisah inspirasi dalam kehidupannya, Samina Sirilux, Piyathida Phothong dan Polfah Punika Kulsoontornrut.

Kisah-Inspirasi-Hidup-Sederhana-3-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Samina Sirilux finalis Miss Universe Thailand 2020 keturunan Thailand, Amerika Serikat dan Afrika memiliki kulit eksotik dengan rambut kribo.

Samina-Sirilux-finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Samina menjadi favorit pageants lover, dibalik penampilannya yang glamour dan khas black beauty tersebut. Samina ternyata pernah tinggal disebuah rumah kontrakan yang sangat sempit.

Kontrakan tersebut hanya satu ruangan, didalamnya ada satu ranjang dengan pakaian yang berserakan, tas yang dipajang di gorden jendela, tumpukan kardus diatasnya ada koper, kipas angin, sangking tidak muatnya perlengkapan memasak berada di pintu luar.

Saat diwawancarai media di Thailand, Samina tidak malu menceritakan kehidupan masa lalunya.

Piyathida-Phothong-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Kisah inspirasi kedua datang dari Piyathida Phothong, sebelum dikenal sebagai finalis Miss Universe Thailand 2020. Piyathida memulai karier beauty pageants saat mengikuti kontes Miss Grand Thailand 2020.

Saat itu Piyathida berhasil keluar sebagai juara ketiga atau 2nd runner up Miss Grand Bangkok 2020 dan juga meraih best in swimsuit, dan tidak dikirim ke nasional.

Dikenal dengan penampilan glamour, nyatanya Piyathida tidak malu dengan masa lalunya, ia masih menyimpan foto-foto saat ia berjualan makanan dipinggir jalan.

Berbagai macam makanan khas Thailand yang terhidang diatas sebuah gerobak, terlihat sangat enak dan menarik untuk dinikmati, bahkan Piyathida dengan percaya diri bergaya sambil memamerkan makanan yang ia jual.

Polfah-Punika-Kulsoontornrut-Finalis-Miss-Universe-Thailand-2020

Kisah inspirasi yang ketiga datang dari Polfah Punika Kulsoontornrut mega favorit juara Miss Universe Thailand 2020 dan juga veteran pageants yang pernah berlaga di kontes internasional, Miss Earth 2013 sebagai Miss Earth Water atau 2nd runner up dan di Miss International 2014 sebagai 2nd runner up.

Fotonya saat dirinya memeluk ibunya diruangan dapur memasak beredar luas, tampak perabotan memasak dan bumbu dapur tertata rapi dan sangat sederhana.

Apakah kisah inspirasi mereka bertiga akan membawa keberuntungan di Miss Universe Thailand 2020, kita tunggu saja grand finalnya akan berlangsung 10 Oktober nanti.

Penulis : Irwans

Polfah Punika Kandidat Kuat Juara Miss Universe Thailand 2020

0

Veteran Pageants yang pernah berlaga di kontes internasional, Miss Earth 2013 sebagai Miss Earth Water atau 2nd runner up dan di Miss International 2014 sebagai 2nd runner up.

Nama Polfah Punika Kulsoontornrut masuk dalam daftar mega favorit juara Miss Universe Thailand 2020, kasak kusuk tersebut beredar luas dikalangan Pageants Lover Thailand.

Dengan penampilan yang all out dan kenyang pengalaman dunia pageants, wanita dengan tinggi 174cm berusia 27 tahun, kelahiran 9 Oktober 1992 Prachuap Khiri Khan, Thailand, bahwa kemenangan Punika bukan sembarangan prediksi.

Polfah-Punika-Kandidat-Kuat-Juara-Miss-Universe-Thailand-2020

Prediksi Punika akan meraih mahkota Miss Universe Thailand 2020, saat dirinya menjadi headline cover surat kabar Siam Dara, dalam sesi swimsuit competition Miss Universe Thailand.

Banyak Pageants Lover Thailand percaya bahwa siapa pun yang menjadi sampul depan surat kabar SiamDara setelah babak pakaian renang akan memenangkan mahkota.

Karena sejak 2017 sampai 2019 surat kabar Siam Dara menempatkan 3 finalis Miss Universe Thailand dan berhasil menjadi juara yaitu Maria Poonlertlarp Miss Universe Thailand 2017, Sophida Kanchanarin Miss Universe Thailand 2018 dan Paweensuda Drouin Miss Universe Thailand 2019.

Polfah-Punika-Kandidat-Kuat-Juara-Miss-Universe-Thailand-2020

Apakah prediksi tersebut benar dan menjadi kenyataan? Kita tunggu saja ya hasil resminya ditanggal 10 Oktober 2020 saat grand final Miss Universe Thailand 2020.

Penulis : Irwans